Administrasi BPJS Kesehatan yang Perlu Dibawa Saat Daftar

asuransi BPJS

Sakit merupakan sebuah keadaan yang tak bisa ditebak kapan datangnya. Tentu tidak ada yang menginginkan hal tersebut, namun sayangnya kita tidak dapat menolak jika sudah ditakdirkan sakit.  Tapi bagaimana jika tidak ada uang untuk biaya berobat? Kebanyakan masyarakat memang jarang ada yang peduli dan mempersiapkan biaya pengobatan, sehingga kalang kabut mencari uang bahkan sampai menguras isi tabungan.

Nah, disinilah peran BPJS Kesehatan yang dapat digunakan masyarakat untuk menutupi biaya pengobatan melalui iuran setiap bulan.  Dengan BPJS, Anda tidak perlu khawatir mengenai masalah biaya, karena semua akan lebih mudah dan murah bila terdaftar sebagai peserta. Ingin daftar BPJS tapi belum tahu caranya? Simak informasi berikut, ya!

Mengenal BPJS Kesehatan Lebih Dekat

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau disingkat dengan nama BPJS merupakan program sosial dari pemerintah untuk membantu masalah kesehatan masyarakat yang terkendala biaya.  Selain kesehatan, juga ada program jaminan Ketenagakerjaan khusus untuk para pekerja. Tujuan dari pembentukan BPS kesehatan adalah untuk memberi jaminan pelayanan dari berbagai kelas masyarakat Indonesia. Terlebih dahulu Anda harus mendaftar untuk bisa menggunakan layanan dari BPJS. Cara daftarnya bisa melalui online tanpa perlu hadir di kantor cabang langsung.

Cara Daftar BPJS Kesehatan, Mulai dari Syarat Hingga Cara Menggunakannya

Saat mendaftar, Anda akan diminta untuk melengkapi dokumen pribadi seperti KTP, kartu keluarga dan fotokopi buku tabungan. Jika ingin daftar secara online bisa melalui aplikasi mobile JKN pada ponsel atau datang langsung ke kantor BPJS terdekat dengan domisili. Persiapkan syarat-syaratnya dari awal agar saat proses administrasi nanti tidak dibuat repot.

Meskipun program jaminan kesehatan ini sudah berjalan bertahun-tahun, bukan berarti Anda telat mendaftarkan diri sebagai peserta.  Apalagi pendaftaran jadi lebih mudah dan praktis melalui platform BPJS kesehatan atau aplikasi mobile JKN yang terdapat di Playstore atau Appstore.  Pastikan Anda telah melengkapi dan menyiapkan syarat-syarat berikut ini:

  •       Pas foto 3×4 sebanyak 1 lembar
  •       Fotokopi buku tabungan peserta BPJS yang akan mendaftar
  •       Fotokopi paspor atau KTP masing-masing 1 lembar
  •       Fotokopi kartu keluarga

Serahkan berkas-berkas di atas pada pihak BPJS kesehatan. Jika datang langsung ke kantor cabang, sebaiknya Anda membawa dokumen asli agar mudah melakukan verifikasi keaslian nantinya.  Setelah mendaftar, Anda akan langsung diminta membayar iuran BPJS kesehatan dimulai dari bulan pertama pendaftaran. Namun sebelum itu, silahkan pilih salah satu dari kelas BPJS kesehatan berikut ini:

  •       Kelas I dengan iuran per bulan mulai dari Rp. 150 ribu/orang
  •       Kelas II dengan iuran per bulan mulai dari Rp. 100 ribu/orang
  •       Kelas III dengan iuran per bulan mulai dari Rp. 35 ribu/orang

Besar iuran tersebut bisa meningkat sewaktu-waktu. Pastikan Anda membayar tagihan sesuai dengan kelas yang dipilih sebagai syarat membuat BPJS Kesehatan.

Berikut cara membuat BPJS Kesehatan langsung di kantor:

  1.       Membawa dokumen lengkap.
  2.       Mengisi formulir DIP (daftar isian peserta) dengan melampirkan syarat yang sudah dibawa dari rumah. Agar tidak terjadi kendala, pastikan data yang ditulis sudah benar dan valid.
  3.       Setelah mendaftar, Anda akan diberikan nomor virtual account yang digunakan untuk membayar iuran sesuai pilihan kelas dan bank yang telah bekerjasama seperti BNI, Mandiri dan BRI.  
  4.       Silahkan simpan bukti pembayaran setelah membayar melalui bank.
  5.       Serahkan bukti pembayaran pada kantor BPJS Kesehatan dan tunggu hingga Anda mendapatkan cetakan kartu kepesertaan.

Untuk penerima bantuan iuran, pembuatan BPJS Kesehatan akan langsung didaftarkan oleh Kementrian Kesehatan. Nah, bagi yang menggunakan aplikasi mobile JKN, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1.       Download aplikasi di Appstore atau Playstore.
  2.       Buka aplikasi dan isi data dengan benar. Mulai dari data diri, pilihan kelas, alamat, fasilitas kesehatan yang diinginkan, dan sebagainya.
  3.       Tunggu email notifikasi nomor virtual account bank dan registrasi peserta BPJS kesehatan.
  4.       Cetak lembar tersebut dan lakukan pembayaran melalui ATM maupun teller bank. Bukti pembayaran jangan dibuang.
  5.       Email kepesertaan BPJS yang sudah aktif akan dikirimkan dan Anda sudah dapat mencetak sendiri e-ID Card BPJS.
  6.       Bawa semua data seperti bukti pembayaran, virtual account, dan formulir ke counter BPJS bila Anda ingin mencetak kartu tersebut langsung di kantor.

Lalu, bagaimana cara berobat dengan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit?

  1.       Datangi faskes 1 sesuai dengan data BPJS untuk melakukan pemeriksaan awal.
  2.       Jika dirujuk berobat ke rumah sakit, Anda akan diberi surat rujukan dari dokter yang bertanggung jawab.
  3.       Datangi rumah sakit sesuai rujukan faskes 1.

BPJS yang sudah aktif dapat langsung digunakan untuk berobat. Untuk mengecek status BPJS Kesehatan sudah dibayar atau belum bisa melalui situs resmi atau aplikasi Mobile JKN. Itulah panduan administrasi BPJS online terlengkap mulai dari syarat, hingga tahapan mendaftar. Semoga membantu.