Apa Itu BEI? Pengertian Bursa Efek Indonesia, Sejarah, dan 10 Fungsinya

Apa itu BEI? Simak pengertian bursa efek Indonesia, sejarah, dan fungsinya (tangkap alayar idx.co.id)

Atur Duit – Apa itu BEI? Simak pengertian bursa efek Indonesia, sejarah, dan fungsinya, di sini.

Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sebuah lembaga yang bertanggung jawab atas pelaksanaan transaksi aset untuk investasi di Indonesia. Tugas lainnya adalah mengawasi pasar modal agar berjalan dengan baik.

Untuk memahami lebih lanjut tentang BEI, termasuk sejarah dan fungsi-fungsinya, silakan simak penjelasan berikut ini.

BEI, juga dikenal sebagai Indonesian Stock Exchange (IDX), merupakan hasil penggabungan antara Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES).

Penggabungan ini dimulai pada tanggal 1 Desember 2007. Bursa efek atau pasar modal, seperti yang didefinisikan oleh Otoritas Jasa Keuangan, adalah lembaga yang menyediakan sistem dan sarana perdagangan efek.

Efek sendiri merujuk pada aset yang diperdagangkan untuk tujuan investasi. Melalui sistem dan sarana yang baik, anggota bursa efek dapat melakukan transaksi secara teratur, wajar, dan efisien.

Selain itu, pengawasan terhadap anggota bursa efek juga dapat dilakukan dengan lebih efektif.

Secara historis, bursa efek telah ada sejak zaman kolonial sebelum Indonesia merdeka.

Pada tahun 1912, bursa efek didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) untuk kepentingan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

Namun, pertumbuhan bursa efek tidak berjalan sesuai harapan dan bahkan mengalami kevakuman dalam beberapa periode, termasuk akibat dari Perang Dunia I dan II.

Pada tahun 1977, pemerintah menghidupkan kembali bursa efek, dan beberapa tahun kemudian, pasar modal mulai mengalami pertumbuhan.Akhirnya, bursa efek menjadi seperti yang kita kenal sekarang.

Menurut jurnal yang membahas peran BEI dalam pengawasan perdagangan waran, fungsi pengawasan dilakukan oleh Organisasi Tingkat Kedua (OTK) dan PT BEI.

Tujuan dari pengawasan ini adalah untuk mewujudkan pasar modal yang teratur, efisien, dan mengikuti prinsip keterbukaan.

Berikut ini adalah fungsi-fungsi lain dari organisasi bursa efek:

1. Fungsi Keanggotaan

Menetapkan peraturan mengenai persyaratan menjadi anggota bursa dan mengeluarkan pencabutan keanggotaan bursa kepada anggota yang tidak memenuhi persyaratan.

2. Fungsi Pencatatan

Menetapkan aturan dan persyaratan pencatatan saham di bursa efek, termasuk proses penawaran umum, surat pencatatan awal dan akhir, serta menetapkan sanksi bagi perusahaan yang melanggar peraturan.

3. Fungsi Perdagangan:

Menetapkan peraturan dan mekanisme perdagangan, serta menyosialisasikan informasi kepada Wakil Perantara Pedagang Efek.

4. Fungsi Pengawasan Perdagangan

Melakukan pengawasan terhadap perdagangan selama jam perdagangan berlangsung, dengan tujuan mencegah kegiatan penipuan harga, manipulasi harga, permainan harga, cornering, dan short selling.

5. Fungsi Ketaatan Aturan

Melakukan pengawasan terhadap anggota bursa dan memastikan ketaatan terhadap peraturan bursa.

6. Fungsi Pemeriksaan Internal

Melakukan pemeriksaan terhadap semua unit kerja dalam organisasi perusahaan, termasuk unit direksi dan anggota bursa.

Selain itu, bertugas melaporkan masalah-masalah material yang dapat mempengaruhi Perusahaan Efek atau Bursa Efek.

7. Fungsi Teknologi Informasi

Bertanggung jawab untuk inovasi teknologi perdagangan dan teknologi informasi yang terkait dengan perkembangan komputerisasi.

8. Fungsi Riset dan Pengembangan

Melakukan kajian untuk menemukan produk-produk baru yang dapat diperdagangkan di pasar modal.

9. Fungsi Administrasi dan Keuangan

Menyediakan dukungan operasional dalam hal administrasi dan keuangan, termasuk menyusun laporan keuangan periodik.

Juga bertanggung jawab dalam koordinasi pembuatan anggaran tahunan dan menyediakan bahan untuk auditor.

10. Fungsi Hubungan Masyarakat

Bertugas menjalin hubungan dengan perusahaan publik, pemerintah daerah, dan instansi lain yang terkait dengan kegiatan umum di Bursa.

Demikianlah penjelasan apa itu BEI, pengertian bursa efek Indonesia, sejarah, dan fungsinya.***