Apa Itu Remote Working, Keuntungan dan Kerugiannya

keuntungan bekerja remote

Teknologi internet semakin berkembang pesat sehingga memudahkan masyarakat dalam berbagai akses. Seiring dengan perkembangan tersebut, kini para pekerja atau karyawan tidak diharuskan berangkat dan kerja di kantor. Mereka bisa bekerja dari mana saja, baik itu di rumah atau di tempat umum asal memiliki alat yang dibutuhkan dan tentunya jaringan internet. Kini tak sedikit perusahaan yang telah memberi keleluasaan tersebut, dan sistem kerja ini disebut dengan remot working.  

Jumlah orang yang melamar pekerjaan dengan remote working terus meningkat hingga 44 persen selama 5 tahun terakhir ini. Hal tersebut menjadi bukti bahwa sistem kerja remote semakin diminati dan akan terus berkmebang seiring berjalannya waktu. Untuk praktek kerja remote di tanah air sendiri sudah lumayan banyak diterapkan sejumlah perusahaan. Meski tidak harus datang ke kantor setiap hari, gaji para pekerja remote pun cukup menjanjikan. Bisa setara bahkan malah lebih tinggi dari pekerja pada umumnya.

Tentu kini banyak masyarakat yang tertarik mencoba setelah mengetahui fakta tersebut, dan mungkin Anda juga demikian. Sebelum beranjak lebih dalam pada profesi tersebut, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa itu remote working beserta keuntungan dan kerugiannya berikut ini.

Mengenal Sistem Remote Working

Pengertian remote working merupakan sistem kerja yang dapat diselesaikan atau dilakukan dimana saja tanpa mengharuskan pekerja datang ke kantor. Artinya para remote coworker dibebaskan dalam hal menentukan lokasi kerjanya, baik itu di cafe, rumah, coworking space, atau lokasi lainnya. Sistem kerja ini dipercaya mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas, memberikan kenyamanan pada pemberi kerja maupun karyawan.

Dalam sebuah survey, terungkap bahwa seseorang yang bekerja dengan remote working lebih mampu menjaga kesehatan mentalnya. Orang-orang dengan fleksibilitas terhadap lokasi kerjanya sendiri mampu memperoleh keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan yang terjaga baik. Produktivitas juga meningkat, sehingga mereka lebih mampu menyelesaikan pekerjaan dengan hasil maksimal. Dalam praktiknya, jenis profesi ini menggunakan koneksi internet untuk terus berkomunikasi dan berdiskusi antar rekan kerja terkait dengan tugas yang harus diselesaikan. Jadi, tidak banyak tenaga, waktu dan uang yang terbuang untuk membayar ongkos transportasi.

Macam-macam Profesi yang Bisa Diremote

Berikut ini jenis pekerjaan yang biasa dilakukan atau diselesaikan secara remote:

1. Programmer

Profesi dengan metode kerja remote pertama tentu saja yang berhubungan dengan bidang teknologi informasi atau IT. Programmer bebas memilih tempat kerjanya sendiri dan memakai perangkatnya sendiri, wajar kalau remote working biasa dilakukan.

2. Content Writer

Hobi dan kemampuan membuat konten bisa Anda manfaatkan untuk menekuni profesi sebagai content writer. Jenis pekerjaan ini juga bisa dilakukan dari rumah karena deskripsi jobnya hanya seputar menulis dan mengedit kalau ada revisi, lalu mengirim dokumen melalui pesan singkat, email, atau telepon. Kebutuhan tatap muka memang tak begitu dibutuhkan.

3. Desain Grafis

Rata-rata pekerja di bidang desain grafis lebih memilih sistem remote karena tidak terikat dengan waktu. Bahkan mereka memutuskan menjadi pekerja lepas karena gajinya yang lebih besar. Asal mempunyai portofolio meyakinkan dan bagus, tentu tidak ada kesulitan untuk dapat memperoleh klien. Desain grafis dapat menuntaskan proyek di tempat mana saja asal punya jaringan internet.

3. Data Entry

Posisi data entry cocok bagi Anda yang gemar berkutat dan mengolah data. Sistem kerjanya juga remote, tak harus selalu berada di kantor untuk menyelesaikan tugas input data.

Keuntungan Remote Working

Manfaat yang sering dirasakan para remote worker adalah work-life balance atau keseimbangan antara urusan hidup dan pekerjaan. Anda yang sehari-hari mengerjakan pekerjaan rumah tetap bisa menjalani profesi ini tanpa hambatan. Remote working memang mempunyai kecenderungan dapat menambah produktivitas, bukan hanya itu pengeluaran untuk makan siang, transportasi dan semacamnya bisa lebih dihemat.

Berikut keuntungan lainnya dari remote working:

  •       Dapat mengurangi stres akibat tekanan karyawan lain, bos, serta pekerjaan yang menumpuk. Tidak hanya itu, tingkat stres juga bisa bertambah akibat perjalanan menuju kantor maupun pulang dari kantor.
  •       Dapat bekerja dengan nyaman karena suasana dan lingkungan kerja yang tidak monoton.
  •       Jam kerja lebih fleksibel karena diatur sendiri oleh karyawannya. Ini dapat membuat karyawan menjadi lebih santai dan sehat.

Selain memberi keuntungan, ternyata juga ada beberapa kerugian dari metode kerja remote working yang perlu dipertimbangkan.

  •       Membuat karyawan menjadi kurang bersosialisasi dengan rekan kerjanya, sehingga dapat menimbulkan miskomunikasi.
  •       Bekerja di luar kantor juga bisa menyebabkan sulit fokus dalam menyelesaikan pekerjaan. Suasana di rumah tak selalu kondusif, apalagi kalau kerja sudah berkeluarga dan memiliki anak. Begitu pun dengan suasana di luar, misalnya café yang didatangi bisa tiba-tiba ramai dan berisik.

Remote working memang memberikan banyak keuntungan tapi juga di sisi lain memiliki kekurangan. Meskipun begitu, antara pemberi kerja dan pekerjanya dapat menghemat biaya transport maupun operasional lainnya.