Apa Perbedaan Antara Branding dengan Brand awareness 

Marketing atau pemasaran memegang peranan penting dalam keberhasilan sebuah bisnis. Dengan menerapkan strategi pemasaran, para pelaku bisnis bisa mengenalkan produknya ke konsumen dan meningkatkan volume penjualan. 

Selain itu, setiap pebisnis disarankan untuk melakukan strategi agar produknya tidak hanya semakin dikenal tetapi juga melekat di benak konsumen. Inilah yang sering disebut dengan membangun branding. 

Branding memang dibutuhkan agar bisnis semakin maju kedepannya. Karena apabila pebisnis berhasil membangun branding yang tepat, otomatis produk akan tertanam di benak konsumen. Sehingga pelaku bisnis tidak perlu terlalu effort untuk melakukan promosi. 

Sebagai pebisnis mungkin kamu juga pernah mendengar istilah brand awareness. Nah apa bedanya branding dengan brand awareness ? Yuk, baca terus artikel ini sampai selesai agar tahu perbedaan dari keduanya !

Mengenal Branding Dan Brand awareness 

Definisi Branding

Branding adalah proses yang dilakukan perusahaan untuk menanamkan brand atau identitas dari sebuah produk di benak konsumen. Tujuan utamanya agar konsumen mampu membedakan produk tersebut dengan produk lainnya.

Selain itu, branding juga berfungsi untuk membangun reputasi dan citra positif dari sebuah brand. Harapannya agar brand tersebut selalu bagus di mata konsumen. Sehingga lebih mudah untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap brand maupun perusahaan itu sendiri.

Singkatnya, upaya branding akan terlihat ketika nama dagang atau merek, logo, maupun slogan dari sebuah brand sudah sangat melekat di benak konsumen. Disaat itu konsumen cenderung akan selalu kembali pada brand yang sama dan tidak ingin beralih ke lainnya. Sehingga bisa dikatakan bahwa branding juga berpengaruh pada peningkatan penjualan produk.  

Fungsi Branding

Branding memiliki banyak fungsi yang tentunya bisa berpengaruh pada keberlangsungan suatu bisnis. Berikut fungsi branding dalam sebuah bisnis.

Sebagai Pembeda

Produk yang memiliki branding yang kuat lebih mudah dibedakan dengan produk dari brand lainnya. Branding akan menciptakan penanda dan ciri khas tersendiri yang akhirnya bisa menjadi pembeda antara produk yang satu dengan produk sejenis milik pesaing. Sehingga produk dari suatu brand bisa terus diingat oleh masyarakat luas.

Mendukung Pemasaran

Branding juga berfungsi untuk mendukung aktivitas pemasaran produk dari brand itu sendiri. Jika sudah dilakukan branding yang kuat pada sebuah produk, maka tidak lagi sulit untuk melakukan promosi.

Membangun Citra Perusahaan

Fungsi branding yang lainnya yaitu membangun citra perusahaan. Setiap perusahaan yang memiliki citra positif akan lebih mudah menjual produknya. Karena di mata konsumen produk tersebut sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. 

Apa Itu Brand awareness ?

Setelah mengetahui pengertian dan fungsi dari branding, mari simak ulasan mengenai brand awareness. Brand awareness atau kesadaran merek adalah sebuah istilah yang menunjukkan tingkat pengenalan konsumen terhadap suatu brand. Atau bisa juga diartikan sebagai kemampuan konsumen dalam mengenali (recognize) suatu produk dari brand tertentu dan mengingatnya kembali (recall).

Sebagai contoh, ketika kamu ingin membeli gadget hanya ada satu merek yang muncul pertama kali dalam ingatan kamu. Artinya, brand tersebut berhasil menerapkan brand awareness ke konsumennya. 

Keberhasilan perusahaan dalam melakukan brand awareness tentu berpengaruh besar pada keputusan pembelian konsumen. Semakin tinggi tingkat brand awareness dari sebuah produk dalam ingatan konsumen, maka semakin besar peluang produk tersebut dipilih konsumen.  

Jika konsumen telah memiliki brand awareness terhadap suatu produk, maka akan menunjukkan ciri sebagai berikut :

  • Membicarakan brand dari produk tersebut ke orang-orang di sekitar.
  • Selalu mengingat hal apapun dari brand tersebut, misalnya logo maupun iklan.
  • Melakukan pembelian ulang dan menggunakan kembali brand tersebut.

Manfaat Brand awareness

Terdapat beberapa manfaat dari brand awareness yang pelu kamu ketahui, diantarannya adalah sebagai berikut :

Menciptakan Persepsi

Brand awareness bisa menimbulkan persepsi positif di benak konsumen apabila dilakukan dengan tepat. Persepsi yang baik akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu perusahaan dan juga produknya.  

Meningkatkan Kesadaran Konsumen Terhadap Eksistensi Merek

Melalui brand awareness, kesadaran konsumen pada sebuah merek akan semakin meningkat. Konsumen lebih mudah dalam mengenali dan meningat merek tersebut. Sehingga keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk dari merek tersebut lebih cepat. 

Mendatangkan Lebih Banyak Konsumen Baru

Manfaat dari brand awareness yang terakhir yaitu mendatangkan lebih banyak konsumen baru. Semakin baik brand awareness yang tercipta, maka semakin banyak konsumen yang tertarik pada brand tersebut.

Perbedaan Branding Dan Brand awareness

Brand awareness sebenarnya merupakan bagian dari strategi dalam membangun branding. Meski keduanya tampak sama, namun antara branding dan brand awareness adalah dua hal yang berbeda. 

Fokus utama branding yaitu membuat sebuah brand lebih dikenal konsumen. Namun bukan hanya sekedar mengenal nama brand-nya tetapi juga bagaimana ciri khas, logo, karakter, dan hal-hal yang berkaitan dengan brand tersebut.   

Sementara brand awareness lebih kepada mengupayakan agar suatu brand benar-benar melekat di ingatan dan benak konsumen. Brand awareness dikatakan berhasil jika konsumen hanya menyebutkan satu nama merek dagang.