Apa yang Dimaksud Dengan Asuransi Fungsi dan Jenisnya

jenis asuransi

Asuransi sekarang ini menjadi salah satu cara masyarakat untuk mendapatkan keamanan finansial. Dengan bergabung dengan asuransi, maka Anda akan mendapatkan banyak sekali manfaat untuk masa depan. Tapi, sebenarnya apa yang dimaksud dengan asuransi? Lalu apa saja tujuan serta jenisnya? Mari simak pembahasannya di bawah ini. 

Pengertian dari Asuransi 

Asuransi adalah bentuk dari pengendalian resiko yang mana Anda akan mengalihkan resiko tersebut ke pihak lain atau perusahaan asuransi. Sehingga resiko yang mungkin akan terjadi di masa depan tidak akan merugikan diri Anda. Jadi, jelas bahwa asuransi sendiri akan memberikan keuntungan yang tidak akan dinikmati secara langsung. 

Asuransi sendiri diambil dari kata “Insurance” yang berasal dari bahasa Inggris. Dimana artinya adalah pertanggungan. Sehingga bisa dikatakan bahwa asuransi adalah sebuah perjanjian yang dilakukan oleh nasabah sebagai pihak tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung. 

Nantinya jika terjadi yang sudah disepakati dalam perjanjian, penanggung akan menanggung biaya yang harus diperlukan. Secara garis besar, perusahaan asuransi akan mengganti rugi kerugian yang Anda alami. 

Selain dari pengertian umumnya, beberapa ahli juga pernah mengatakan pengertian dari asuransi. Berikut ini adalah pengertian dari para ahli: 

1. Subekti

Subekti menyatakan bahwa asuransi adalah sebuah perjanjian yang masuk dalam perjanjian yang untung-untungan. Dimana perjanjian ini dibuat dengan sengaja dan berdasarkan dari sebuah kejadian yang belum terjadi. Dari kejadian tersebut akan menjadi penentu pihak mana yang untung dan rugi. 

2. Emmy Pangaribuan 

Sedangkan bagi Emmy Pangaribuan, asuransi ialah perjanjian yang mana penanggung akan terikat dengan tertanggung, dimana dalam hal ini tertanggung memiliki tujuan untuk terhindar dari kerugian yang disebabkan kehilangan, ketiadaan, kerusakan. Dimana keuntungan diharapkan akan diperoleh dari kejadian yang belum terjadi. 

3. Abbas Salim 

Abbas Salim mengungangkapan bahwa asuransi adalah sebuah kemauan dalam menentukan kerugian yang kecil ataupun sedikit dimana sudah pasti dijadikan pengganti dari kerugian yang besar yang masih belum ada kemungkinan akan terjadi di masa datang. Sehingga bisa disimpulkan bahwa orang lebih senang membayarkan kerugian kecil saat ini untuk dapat menghadapi kerugian di masa yang akan datang.

Dari ketiga pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa asuransi merupakan salah satu perjanjian yang telah disepakati oleh nasabah dan perusahaan asuransi. Dimana nantinya akan ada penanggungan yang diberikan jika sampai terjadi sesuatu kejadian yang sudah ada dalam perjanjian tersebut. 

Fungsi dari Asuransi 

Dengan memahami pengertian yang ada, maka Anda pun bisa mendapatkan gambaran secara umum tentang fungsi dari asuransi. Tapi, tentu saja Anda membutuhkan penjelasan yang lebih dalam dari fungsi dari asuransi dalam kehidupan: 

1. Mengumpulkan dana 

Fungsi pertama dari asuransi adalah untuk mengumpulkan dana untuk keperluan di masa depan. Dimana tentu saja dana yang sudah terkumpul ini bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang lebih produktif. 

2. Mengurangi resiko 

Setiap apapun yang ada di kehidupan sudah pasti akan ada resiko. Dimana asuransi sendiri difungsikan untuk mengurangi resiko tersebut. Contoh yang paling terlihat adalah resiko finansial. Dimana Anda tidak perlu khawatir lagi dengan dampak dari resiko-resiko itu. 

3. Resiko dapat dibagi

Fungsi selanjutnya dari asuransi adalah mampu membagi resiko tersebut. Dimana resiko tidak hanya berkurang tapi juga dapat dibagi kepada pihak lain. Jadi, Anda pun tidak akan memperoleh kerugian besar dari resiko yang mungkin bisa terjadi di masa depan. 

4. Bagi pebisnis bisa lebih fokus terhadap usahanya 

Banyak sekali jenis asuransi, termasuk untuk bisnis. Dengan adanya asuransi inilah pebisnis bisa lebih fokus terhadap usaha yang mereka jalankan. Kenapa? Karena kerugian yang mungkin bisa terjadi bisa berkurang atau ditanggung oleh perusahaan asuransi. 

Fungsi-fungsi tersebut telah memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya mempunyai asuransi. Dimana manfaatnya yang diberikan pun terbilang sangatlah besar dan akan membantu Anda di masa depan. 

Jenis-jenis Asuransi 

Sepertinya yang sudah sempat disinggung sebelumnya tentang jenis asuransi. Dimana memang ada beberapa bidang yang bisa masuk dalam asuransi ini. Seluruh fungsinya pun sama, hanya saja kejadian yang diperjanjikan berbeda. Berikut ini adalah jenis-jenis dari asuransi: 

1. Asuransi kesehatan

Untuk jenis asuransi yang satu ini sendiri adalah yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Asuransi kesehatan akan menanggung biaya pengobatan yang diperlukan oleh nasabah. Tentu saja bilangannya berbeda atau tidak semua biaya bisa dicover. Tergantung dari diagnosis dokter. 

2. Asuransi kendaraan 

Jenis asuransi kendaraan juga termasuk yang banyak dipilih masyarakat. Untuk jenis asuransi yang satu ini dikhususkan untuk kendaraan, baik mobil, motor, truk, kapal dan lain sebagainya. Asuransi ini sendiri akan menanggung segala jenis kerusakan, kehilangan dan lain sebagainya. 

3. Asuransi jiwa 

Asuransi jiwa sendiri menanggung banyak hal, biasanya dipilih oleh masyarakat karena mereka ingin memberikan warisan kepada keluarga. Asuransi jiwa sendiri akan bisa dicairkan bila nasabah meninggal dunia. 

Selain jenis asuransi di atas, masih banyak lagi asuransi lain yang juga bisa Anda pilih. Contohnya adalah asuransi pendidikan, asuransi jaminan hari tua dan lain sebagainya. 

Dari seluruh penjelasan ini, maka Anda sudah dapat memahami sebenarnya apa yang dimaksud dengan asuransi. Apa saja fungsi serta jenisnya. Semoga artikel ini dapat membantu Anda mendapatkan informasi tentang asuransi.