Bagaimana Caranya Memulai Bisnis Online

cara memulai bisnis

Pertumbuhan yang pesat akan dunia internet khususnya sosial media membawa sebuah keuntungan tersendiri bagi banyak orang, salah satunya memaksimalkan peluang bisnis secara online. Hal ini bisa dilakukan oleh siapapun baik itu orang dewasa, lansia hingga remaja-remaja yang baru menuju masa puber sekalipun semuanya bisa melakukan bisnis ini.

Langkah tersebut juga disebut lebih mudah sebab tidak terikat dengan ruang dan waktu sehingga dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Akan tetapi untuk memulai bisnis ini Anda perlu tahu bagaimana cara dalam memulai bisnis online supaya bisa mengetahui alur bisnisnya dengan benar.

Memulai Bisnis Online yang Tepat

Pastinya sebagai orang yang baru terjun ke dunia bisnis online akan penasaran terkait bagaimana cara melakukannya dari awal. Saat ini informasi untuk bisa mengetahui cara berbisnis online sangatlah mudah didapatkan dan semuanya tersedia di internet dengan gratis. Seperti menjalankan bisnis online tanpa modal lewat reseller shop.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui tips berbisnis online supaya siap saat menyusun perencanaan. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, simak beberapa cara dalam memulai bisnis online di bawah ini.

1.       Mengidentifikasi Kebutuhan Konsumen

Anda harus memahami dahulu produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, dengan begitu Anda akan mendapatkan peluang bersaing di pasaran. Agar dapat melakukannya, Anda harus mengidentifikasi mengenai masalah yang dihadapi pelanggan, artinya perlu adanya observasi untuk mencari tahu dimana potensi usaha yang sekiranya sedang dibutuhkan konsumen.

Pada poin ini Anda jangan sampai terjebak oleh keinginan pribadi sebelum Anda mengetahui apa yang terjadi di pasaran. Apabila Anda telah menemukan inti masalah serta kebutuhan pasar kemudian barulah menentukan potensi bisnis yang akan sekiranya memiliki peluang besar untuk dijalankan.

2.       Melakukan Riset Trending Pasar

Tips memulai bisnis online berikutnya yakni dengan melakukan sejumlah riset guna menunjang informasi objektif bagi bisnis online yang ingin dibuka. Anda bisa menerapkannya dengan melakukan metode riset keyword. Dimana Anda harus memantau tren terkait pencarian produk agar mengetahui kata kunci untuk barang apa yang sering dicari konsumen.

Tak kalah penting yakni memantau tren permasalah produk dan kebutuhan, entah di mesin pencarian atau media sosial. Bila perlu Anda bisa bergabung dengan forum para konsumen serta melakukan survey disana agar bisa memperoleh informasi kebutuhan serta perilaku para pelanggan.

3.       Melakukan Analisis Terhadap Pesaing

Agar bisa membentuk mental seorang pebisnis, Anda harus tahu siapa saja rival atau pesaing di dalam bisnis yang akan dijalani. Hal tersebut sebagai upaya untuk mengetahui cara kompetitor tersebut memabngun bisni, menarik minta pelanggan hingga kekurangan yang dimiliki. Di dalam dunia bisnis sendiri, pesaing terbagi menjadi 3 jenis, antara lain:

  •         Pesaing utama yakni yang mempunyai bisnis hampir sama atau bahkan sama dengan produk Anda.
  •         Pesaing sekunder yakni kompetitor yang mempunyai produk sama tapi target pasa yang berbeda.
  •         Pesaing tersier yakni mereka yang secara tak langsung berkompetisi untuk meraih target pasar.

Maka dari itu, penting kiranya untuk Anda sesekali mengunjungi situs web atau sosial media dari para pesaing agar bisa mengidentifikasi pergerakan bisnisnya serta mengetahui review dari produk yang sudah berhasil mereka jual.

4.       Menentukan Produk yang Akan Dijual

Supaya lebih mudah menjalankan bisnis, cara membuka bisnis online adalah menentukan produk yang akan Anda jual. Apabila Anda telah melakukan riset pasar, pesaing dan target bisnis, maka selanjutnya menentukan produk yang akan Anda jual berdasarkan dengan kebutuhan pasar. Misalnya produk seperti alat kesehatan, oleh-oleh, gadget dan lain sebagainya.  Selain itu juga bisa berupa layanan jasa, baik itu online marketing, pemesanan tiket serta layanan pengiriman.

5.       Membuat Website atau Lapak Online

Untuk memulai usaha online Anda perlu mempunyai tempat atau wadah. Tujuannya agar dapat menguji kredibilitas bisnis tersebut. Dimana survei membuktikan bahwa kebanyakan konsumen tidak percaya dengan bisnis online tidak mempunyai website atau lapak sendiri. Anda harus menyakinkan mereka bahwa usaha Anda memang benar adanya dan bukan operasi penipuan yaitu dengan mempunyai website resmi dan terpercaya. Untuk situs tersebut Anda bisa menggunakan layanan pembuatan website supaya website yang Anda miliki terlihat profesional. Selain itu lengkapi juga oleh testimoni positif dari para pelanggan agar bisa menarik minat calon konsumen baru.

6.       Menerapkan Strategi yang Tepat

Berbisnis online merupakan wadah untuk mengetes kemahiran Anda dalam menjalankan bisnis. Maka dari itu, Anda perlu memiliki strategi pasar dalam memasarkannya. Beberapa cara yang bisa dilakukan yakni memanfaatkan kecanggihan google my business agar mempermudah pelanggan mengetahui informasi lengkap dari bisnis Anda, dan juga Anda bisa mengoptimalkan sosial media atau SEO. Kedua cara ini berpeluang besar dapat memperkenalkan barang ke pelanggan serta membuat rating usaha Anda naik pada mesin pencarian produknya nanti.