Bagaimana Kisah Berdirinya Bank Mandiri? Berikut Profil Bank BUMN Ini

berdirinya bank mandiri

Bank Mandiri resmi berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998, saat ini telah menjadi salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia dengan nasabah yang sangat signifikan perkembangannya. Berdasarkan kisah berdirinya, diketahui bank ini terbentuk dari penggabungan usaha PT Bank Bumi Daya, PT Bank Dagang Negara, PT Bank Pembangunan Indonesia, dan PT Bank Ekspor Indonesia yang kalau itu menjadi upaya pemerintah Indonesia dalam melakukan restrukturisasi perbankan untuk menanggulangi krisi ekonomi tahun 1997.  

Seperti informasi yang tercatat dalam profil bank BUMN ini, bank Mandiri selalu berupaya menyesuaikan kebutuhan dasar masyarakat melalui beberapa kali transformasi. Hingga hari ini Bank Mandiri telah berhasil menjangkau segmen lintas kelas dengan cara menawarkan program-programnya kepada nasabah yang membutuhkan.

Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi mereka, yakni menjadi pilihan utama masyarakat dalam hal partner keuangan (financial).  Adapun misi yang dijalankan nantinya sesuai dengan perkembangan teknologi dan dunia, serta program dari perusahaan yakni menyediakan layanan perbankan digital yang simpel dan bisa diandalkan nasabah untuk mempermudah kehidupan finansialnya.

Dengan berpegang teguh pada visi dan misi tersebut, Bank Mandiri menawarkan layanan perlindungan melalui Mandiri Inhealth dan AXA Mandiri. Berikut ini beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh kedua asuransi tersebut:

  •       Mengembalikan premi 110% jika tidak diklaim dalam 10 polis asuransi berjalan.
  •       Menanggung biaya rawat jalan.
  •       Mengganti biaya kamar rawat inap di rumah sakit, dalam setahun maksimal 90 hari.
  •       Menanggung biaya pembedahan.
  •       Menanggung biaya rumah sakit.
  •       Perpanjangan polis asuransi hingga nasabah berusia 99 tahun.
  •       Dan masih banyak lagi.

Profil Bank Mandiri: Program CSR, Produk, Serta Fiturnya

Bank Mandiri selayaknya sebuah perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial terhadap masyarakat juga dikenal luas karena mempunyai program Corporate Social Responsibility atau CSR.  Program ini dibuat dengan tujuan menumbuhkan kesejahteraan masyarakat yang diimplementasikan melalui program-program secara berkelanjutan sampai kesuksesan bisnis tercapai. Masyarakat yang dilibatkan juga akan mencapai kemakmuran. Diketahui ada tiga program CSR utama dari Bank Mandiri untuk membangun kemandirian masyarakat, yakni:

  •       Spirit memakmurkan negeri, merupakan program yang memberikan solusi untuk masalah sosial, lingkungan, serta pendidikan.
  •       Mandiri bersama mandiri, program yang dibangun untuk menjalin kesinambungan antara masyarakat dengan visi misi Bank Mandiri demi mewujudkan masyarakat yang mandiri secara kebutuhan hidupnya serta bermanfaat secara keuangan.
  •       Wirausaha muda mandiri adalah program dukungan yang membidik mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan dan menciptakan usaha sendiri.

Selain program CSR, profil bank Mandiri juga dapat dilihat dari fitur dan produknya. Seperti sebuah perusahaan yang melayani berbagai kebutuhan terkait keuangan, bank ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk bisnis perusahaan maupun kepentingan individu pribadi. Berikut daftar kebutuhan personal yang bisa diperoleh saat menjadi nasabah Bank Mandiri:

  •       Pengiriman uang
  •       Internet banking
  •       Pinjaman
  •       Deposito
  •       Tabungan
  •       Tabungan goti
  •       Asuransi dan investasi
  •       Kartu kredit

Sedangkan untuk para pebisnis yang menjadi nasabah Bank Mandiri sudah mengambil keputusan yang tepat dalam melancarkan usaha dan bisnisnya. Karena bank terbesar milik BUMN ini menawarkan beberapa program khusus yang bisa diakses nasabahnya, seperti berikut:

  •       E-Banking
  •       Trade finance
  •       Cash management
  •       Treasury
  •       Corporate card
  •       Simpanan
  •       Pinjaman

Bank Mandiri dan Layanan Call Center untuk Nasabah

Untuk melayani nasabah yang ingin menyampaikan keluhan, Bank Mandiri telah menyiapkan layanan call center dengan mekanisme penyampaian pengaduan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Nasabah dapat melakukan pengaduan secara lisan maupun tulisan saat mengalami kesulitan untuk mengakses program dan layanan bank. Pengaduan secara tulisan dapat dilakukan melalui enam cara, yakni:

  •       Mengirim pesan ke Telegram Mandiri melalui nomor 08118414000
  •       Mengirim surat resmi kepada manajemen bank
  •       Mengakses situs Bank Mandiri dan mencari kontak yang bisa dihubungi
  •       Mengirim pesan ke sosial media @mandiricare
  •       Mengirim pengaduan melalui email mandiricare@bankmandiri.co.id
  •       Mendatangi kantor cabang terdekat

Sementara untuk pengaduan secara lisan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor cabang terdekat langsung atau menghubungi via telepon yang terhubung dengan call center Mandiri di 14000. Berikut ini alur proses penanganan pengaduan nasabah:

  •       Nasabah menyampaikan pengaduan di layanan Bank Mandiri
  •       Data nasabah akan diverifikasi petugas
  •       Petugas mencatat dan menerima pengaduan
  •       Petugas memberikan nomor pendaftaran pengaduan
  •       Pengaduan nasabah akan ditindaklanjuti dan diselesaikan petugas dalam kurun waktu yang tak dapat disamakan.
  •       Jika nasabah sudah sepakat dengan penyelesaian dari petugas, pengaduan tersebut bisa dianggap selesai.
  •       Namun jika tidak sepakat, maka nasabah dapat mengajukan penyelesaian pada OJK atau LAPSPI (Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia) yang menjalankan fungsi mediasi perbankan dibawah naungan Bank Indonesia.

Demikian sejarah singkat berdirinya Bank Mandiri, salah satu bank BUMN terbesar serta profilnya. Jika masih memiliki pertanyaan seputar perbankan, silahkan cari informasinya dari artikel kami yang lain.