Bank Indonesia Punya Tugas dan Fungsi Berikut Ini

Bank Indonesia merupakan bank yang jadi pusat independen yang tidak ada campur tangan dari pihak pemerintah dan juga dari pihak manapun. Bahkan sudah ada pada UU No. 23 tahun 1999, bahwa Bank Indonesia sudah diresmikan di tanggal 17 mei 1999 yang lalu.

Jika kamu ingin mengenal bagaimana Bank Indonesia lebih jelas, akan lebih puas jika langsung datang ke Museum BI atau bank indonesia itu sendiri. Alamat dari museum tersebut berada di jalan Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat.

Lokasi tersebut dulunya adalah De Javasche Bank yang jadi awal mula Bank Indonesia berdiri. Adapun fasilitas yang disediakan di bank Indonesia cukup untuk mendapatkan informasi penting terkait sejarah dan hal di dalamnya yakni sejarah, fungsi dan juga tugas dari Bank Indonesia itu sendiri.

Fungsi Bank Indonesia

Untuk penetapannya, Bank Indonesia sudah dengan resmi ditetapkan jadi sebuah bank sentral yang bebas dari campur tangan pemerintah dan sudah ada dalam Undang-Undang No. 23 tahun 1999. Dalam Undang-Undang dasar tahun 1945, pasal 23D menyatakan terkait Bank Indonesia mempunyai susunan, kedudukan, kemudian kewenangan, dan juga tanggung jawab yang dilakukan mandiri, dan independen atau tidak ada campur tangan dari siapapun bahkan dari pihak pemerintah sekalipun. 

Dari Undang-Undang itu, Bank Indonesia sendiri memiliki fungsi yang sudah ada pada undang-undang sah. Sebagai bank sentral yang independen tentu Bank Indonesia memiliki tujuan tunggal. 

Tujuan tersebut adalah mencapai dan melakukan pemeliharaan tentang kestabilan dari nilai mata uang rupiah. Adapun kestabilan yang ada pada nilai rupiah yakni : 

  1. kestabilan nilai mata uang dengan barang dan jasa. Maksudnya, untuk memberitahu tentang perkembangan dari adanya laju inflasi.
  2. kestabilan dengan mata uang negara lainnya. Artinya, akan memberi tentang bagaimana perkembangan nilai tukar dari mata uang rupiah dengan mata uang negara lainnya.

Maka dari itu, akan jadi tercapai ataupun tidak dari fungsi Bank Indonesia tersebut bisa jadi mudah dipantau dengan dua aspek yang sudah dijelaskan itu. Supaya bisa tercapai tujuan tersebut, maka Bank Indonesia memiliki tugas.

Tugas Bank Indonesia

Agar dapat mencapai tujuan yang ada dari Bank Indonesia sendiri, sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas maka ini adalah tugas dari Bank Indonesia. Simak yuk!

  1. Pertama, menetapkan dan juga menjalankan kebijakan moneter, yakni kebijakan yang ada kaitannya dengan suku bunga bank serta surat berharga lainnya.
  2. Kedua, mengatur dan juga sekaligus menjaga kelancaran pada sistem pembayaran. Maksudnya adalah munculnya sistem pembayaran yang banyak harus ada pengaturan yang baik.
  3. Ketiga, mengatur dan sekaligus memberikan pengawasan perbankan yang ada di Indonesia.

Krisis Moneter

Diketahui di tahun 1998 sampai 1999, Indonesia mengalami masalah dalam bidang ekonomi yang cukup sulit. Hal utama yang dialami adalah dalam hal bisnis yang susah karena dampak buruk dari keadaan finansial di berbagai bidang bisnis, bahkan untuk bank sendiri.

Kedua, adanya kompleks dan juga besarnya dari skala masalah yang ada harus dihadapi dari adanya berbagai macam kebijakan yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ketiga, tingginya risiko terhadap bisnis dalam negeri, apalagi menyangkut keadaan sosial dan politik yang tidak stabil.

Keempat, perekonomian yang ada dalam tingkat global. Apalagi pada sebagian negara yang merupakan mitra dagang utama yang tidak memberikan dukungan untuk memulihkan perekonomian dalam negeri itu sendiri, terutama pada kinerja ekspor dan juga arus masuk modal asing yang meningkat.

Ekonomi yang Diperkuat

Pada akhir tahun 1998 dan 1999 dengan adanya krisis ekonomi yang mulai membaik, serta berbagai macam masalah dan rintangan yang dilewati serta usaha yang dilakukan agar perekonomian kembali normal, Bank Indonesia mulai berkembang.

Perkembangan dari sebagian indikator dalam bidang ekonomi yang utama sudah memberikan hasil yakni kinerja dalam bidang ekonomi yang paling utama dan sudah membuktikan bahwa kinerja dalam ekonomi yang sudah mulai melewati titik yang paling dasar.

PDB atau produk domestik bruto yang sudah mulai naik dari satu tahun lamanya setelah mengalami yang namanya kontraksi cukup dalam.

Pada laju inflasi mulai dari bulan Oktober tahun 1998 yang lalu pun juga sudah menghadapi yang namanya penurunan dan juga nilai tukar mata uang rupiah yang semakin kuat. Maka dari itu, akan timbul dorongan penurunan dari suku bunga.

Langkah rekonstruksi yang dikerjakan oleh sebagian bank dan utang luar negeri pun ikut menunjukkan adanya kemajuan yang cenderung signifikan. Oleh sebab itu, bisa memberikan bantuan untuk lebih stabilkan keadaan moneter dan dalam bank.

Dalam kinerja pasar modal sudah mulai meningkat sebagai adanya tanda awal muncul dari keyakinan investor yang semakin membaik atas prospek yang tidaklah buruk dalam bidang ekonomi di Indonesia.