Beberapa Langkah Yang Dapat Dilakukan Dalam Pengelolaan Keuangan

langkah kelola keuangan

Setiap orang pastinya mempunyai keinginan menjadi sukses dalam mengelola keuangannya. Namun, masalahnya tidak banyak yang mengerti cara untuk melakukannya dan akhirnya menjadi keuangan mereka menjadi berantakan.

Karena itu pengelolaan keuangan ini bertujuan agar Anda bisa meminimalisir adanya kendala yang berkaitan dengan finansial di masa mendatang. Jadi, mulailah untuk mengelola urusan keuangan Anda dengan baik agar mudah meraih kesuksesan.

Mengelola uang tidak dapat sembarangan dalam penerapannya, Anda butuh langkah-langkah cermat supaya bisa mencapai tujuan. Berikut adalah tahapan yang harus dilakukan :

Tahapan dalam pengelolaan keuangan 

1. Mencatat aset atau harta yang dimiliki

Untuk Anda yang mempunyai aset, sebaiknya perlu melakukan pencatatan dari harta yang dimiliki. Baik berupa itu aset dengan sifat produktif maupun konsumtif. Harta ini juga dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Aset produktif merupakan suatu harta yang bisa memberikan keuntungan untuk Anda ketika harta tersebut dapat dijual kembali dan karena nilainya pasti meningkat. Misalnya seperti tabungan dan properti (bangunan/tanah).
  • Aset konsumtif merupakan harta yang tidak akan memberikan keuntungan, maksudnya adalah saat aset tersebut dijual kembali harganya pasti akan turun. Misalnya seperti : gadget atau alat rumah tangga.

2. Catat semua arus keuangan (keluar-masuk)

Anda harus mencatat seluruh arus keuangan, baik yang masuk atau keluar. Untuk uang keluar, Anda perlu benar-benar langsung mencatatnya begitu digunakan atau mengumpulkan struk/bukti penggunaan.

Dengan Anda memiliki catatan ini, maka Anda bisa menganalisa bagaimana keadaan keuangan yang ada. Apakah melebihi budget atau tidak dan apabila terdapat pemakaian yang diluar anggaran. Maka Anda harus melakukan penekanan budget di bulan selanjutnya.

3. Perhatikan pengeluaran secara rutin

Hal ini harus Anda lakukan agar bisa mengetahui apa-apa saja yang dibutuhkan setiap bulan, minggu atau harinya. Jadi pada pembuatan anggaran selanjutnya, Anda sudah tahu akan dipakai apa saja penghasilan di bulan depan.

Kemudian, jangan lupa untuk tetap menyisihkan antara 10% sampai 20% dari gaji untuk ditabungkan secara rutin. Bila memang memiliki hutang, pastikan jika pembayarannya tidak lebih dari 30% setiap bulannya.

4. Penyusunan anggaran

Seperti poin sebelumnya bahwa Anda harus membuat rencana atau menyusun anggaran. Sebelum itu Anda harus mengetahui terlebih dahulu dua hal berikut :

  • Anda harus bisa membedakan mana yang kebutuhan dan mana keinginan.
  • Tentunya Anda harus mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan.

5. Merencanakan untuk masa depan

Perencanaan masa depan ini dapat berupa menabung pada jenis tabungan berjangka panjang atau melakukan investasi pada deposito, emas, reksadana, atau instrumen investasi lainnya. Pastikan Anda memilih investasi dengan tingkat resiko yang rendah, karena akan jauh lebih aman tetapi tetap menghasilkan.

Laliu, bila Anda ingin membuat target. Anda bisa memilih deposito jangka panjang. Berkonsultasilah dengan pihak perbankan mengenai produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Menabung secara berkala untuk masa depan

Mempersiapkan dana pribadi untuk masa mendatang adalah yang penting dan memang harus diprioritaskan. Anda dapat melakukannya dengan cara menabung atau berinvestasi.

Bila memilih untuk menyisihkan uang dengan cara menabung, tentunya uang tersebut tidak akan terkumpul secara cepat. Berbeda bila Anda memilih untuk menginvestasikannya, dimana nantinya Anda bisa mendapatkan imbal hasil yang pastinya memuaskan. 

Manfaat dari mengelola keuangan

Melatih untuk menjalankan gaya hidup hemat

Hidup hemat bukan berarti Anda harus hidup pelit atau pas-pasan, namun hidup secara berkecukupan dan sudah pasti masih bisa meraih cita-cita. Semua itu dapat Anda wujudkan dengan mengelola keuangan dan pintar dalam menentukan mana yang lebih diperlukan bukan mendahulukan yang diinginkan.

Mengurangi stres

Depresi atau stres adalah kendala pada kesehatan yang sering dirasakan oleh banyak orang. Tekanan akan tuntutan pekerjaan atau masalah-masalah lainnya dan bisa berdampak pada kesehatan tubuh maupun mental.

Masalah ekonomi merupakan penyebab terbesar munculnya depresi dan stres hingga bisa menimbulkan beragam penyakit. Mulai dari mental yang terganggu karena terjerat hutang demi memenuhi kebutuhan hidup, hingga penyakit lainnya.

Perencanaan masa depan menjadi lebih baik

Apabila Anda sudah bisa menabung dan berhemat, selanjutnya adalah membuat perencanaan agar kedepannya keuangan Anda menjadi lebih baik. Perhitungkan dengan baik apa yang memang menjadi target utama.

Lalu, hal yang tidak boleh Anda lewatkan adalah bersedekah. Seperti yang Anda ketahui bila sedekah merupakan pintu gerbang kesuksesan. Karena, apabila Anda ikhlas Tuhan pasti akan memberikan kepada hambanya berlipat ganda.

Menghindari dari utang

Apabila Anda memang memiliki hutang, maka berusahalah untuk melunasi hutang-hutang tersebut. Dengan begitu hidup Anda akan jauh lebih nyaman dan tidak lagi terbebani. Bahkan, bila hutang tersebut telah selesai, Anda sudah selangkah menuju financial freedom (merdeka finansial).

Kemudian, jika sudah tidak ada beban hutang. Sebaiknya Anda tidak lagi berhutang pada siapapun sekalipun di bank. Apalagi bila Anda berhutang hanya untuk sesuatu yang tidak jelas, seperti memenuhi keinginan untuk membeli sesuatu yang tidak diperlukan.