Begini Prosedur Kredit Rumah

Membeli sebuah rumah merupakan keputusan besar dalam kehidupan dikarenakan melibatkan sejumlah uang dengan nominal yang besar. Hal tersebut dapat membuat beberapa orang tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut secara tunai.

Akan tetapi, terdapat sebuah fasilitas untuk Kredit Rumah melalui beberapa bank yang digunakan untuk dapat meringankan usaha dalam mempunyai sebuah rumah tersebut. Mungkin saja Anda salah satu dari orang-orang yang mengalami beratnya untuk membeli sebuah rumah dengan tunai dan berniat untuk mengajukan kredit rumah saja.

Apa itu KPR?

Awalnya, masih terdapat banyak orang yang menganggap jika membeli rumah merupakan hal yang paling sulit dan bahkan tidak harus dilakukan. Kebanyakan orang merasa jika memiliki sebuah rumah tidaklah penting namun lebih baik mengontrak saja.

Dengan pola pikir seperti itu sebenarnya tidak tepat  sebab dengan mempunyai rumah dapat membuat Anda memiliki suatu aset yang nilainya terus meningkat. Rumah adalah bentuk sebuah aset yang bagus dikarenakan oleh kenaikan nilainya pada setiap tahun yang sangat cepat dan tentu saja Anda tidak akan merasa rugi karena mempunyai sebuah rumah.

Anda dapat membanyangkan apabila mengontrak dengan waktu lama namun Anda masih belum memiliki sebuah aset yang dapat Anda miliki. Bagi Anda yang merasa jika membelu sebuah rumah merupakan tugas yang sulit, Anda dapat mencoba mengajukan KPR. Kredit Pemilikan Rumah merupakan kredit yang digunakan dalam membeli sebuah rumah atau digunakan dalam memenuhi kebutuhan konsumtif dan memiliki jaminan.

Persyaratan

Apabila Anda merasa tertarik membeli rumah melalui KPR, maka Anda dapat mengetahui beberapa persyaratan yang dibutuhkan. Untuk mengajukan KPR tidaklah sulit, Anda hanya perlu untuk mengumpulkan dokumen identitas diri. Kemudian Anda akan diminta membuktikan kemampuan pada finansial sebelum dapat pengajuan KPR tersebut diterima. Berikut beberapa dokumen yang digunakan untuk persyaratan KPR.

Fotokopi Kartu Keluarga

Fotokopi KTP dari pemohon

Fotokopi Surat Nikah atau Cerai

Fotokopi KTP pasangan dari pemohon (Suami atau Istri)

Fotokopi NPWP pemohon

Fotokopi rekening koran

Surat rekomendasi dari perusahaan

Surat keterangan penghasilan atau slip gaji 1 bulan terakhir

Prosedur mengajukan kredit rumah

Supaya Anda dapat mewujudkan impian untuk membeli rumah, maka Anda harus mengikuti beberapa langkah-langkah dibawah ini untuk mengajukan KPR.

Menentukan rumah yang hendak dibeli

Langkah pertama dalam pengajuan kredit rumah yaitu Anda harus menentukan rumah yang hendak dibeli. Tidak dari seluruh rumah dapat dibeli dengan cara kredit, oleh karena itu Anda perlu menanyakan secara langsung kepada pihak broker properti atau Bank mengenai daerah rumah yang menyediakan cicilan kredit rumah.

Anda juga perlu melakukan survei tempat yang menyediakan kredit rumah tersebut. Cobalah melihat apakah lingkungan rumah tersebut bebas banjir serta memiliki air tanah yang bersih. Dengan memiliki tempat tinggal yang menggunakan air tanah bersih dapat menghemat pada biaya pengeluaran Anda dalam membayar tagihan untuk air. 

Menanyakan detail rumah yang hendak dibeli

Apabila telah melihat kondisi lingkungan dari rumah tersebut, Anda juga perlu menanyakan detail rumah yang hendak dibeli. Cobalah untuk menanyakan terlebih dahulu tentang harga rumah tersebut, biaya lingkungan, uang muka, sistem cicilan, dan lainnya.

Kemudian perhatikan derah rumah yang hendak ditempati tersebut, apakah ukuran rumah tersebut sesuai dan mencukupi? Lalu pastikan agar terdapat berbagai fasilitas di daerah sekitar perumahan supaya Anda dapat dengan mudah mengakses fasilitas tersebut, seperti angkutan transportasi dan pasar terdekat dari rumah.

Membayar uang muka

Jika merasa telah puas menanyakan perihal mengenai rumah yang hendak dibeli, maka Anda perlu memberikan uang muka yang digunakan sebagai tanda jadi membeli rumah tersebut. Uang muka tersebut merupakan sebuah bukti pemesanan supaya rumah tersebut tidak dibeli orang lain.

Megajukan kredit rumah melalui pihak bank

Langkah selanjutnya Anda perlu melakukan pengajuan kredit KPR melalui bank yang Anda pilih sebelumnya. Pada proses pengajuan, Anda nantinya akan dibantu oleh seorang developer yang telah menjadi patner bank tersebut. Jika Anda memilih mengajukan KPR pada bank yang tidak memiliki kerja sama dengan seorang developer perumahan maka Anda perlu mengurus pengajuan tersebut secara mandiri.

Kemudian lengkapi semua dokumen persyaratan, lalu pihak bank melakukan persetujuan pada pengajuan KPR Anda selama satu bulan. Dalam waktu tersebut, pihak bank yang merupakan pemberi KPR tersebut akan melakukan survei melalui beberapa pihak. Survei tersebut yaitu memeriksa semua aktivitas keuangan melalui Bank Indonesia dalam meninjau apakah Anda telah masuk blacklist perkreditan atau tidak.

Anda juga perlu mengetahui untuk dapat melakukan cicilan dengan menggunakan sistem KPR yaitu total cicilan maksimal sebesar 30 persen dari pemasukan bulanan yang Anda terima. Kemudian harga keseluruhan rumah, lama angsuran, uang mukan hingga besaran pada gaji Anda dapat menjadi penentu diterima atau tidaknya KPR yang Anda ajukan.

Usahakan semaksimal mungkin agar pendapatan bulanan Anda digunakan untuk mencicil sebuah rumah terlebih dahulu, kemudian hindari membeli rumah pada saat Anda memiliki sebuah cicilan lain seperti membeli sebuah kendaraan. Cicilan lain itu nantinya dapat membebani Anda jika mengajukan KPR dengan waktu yang bersamaan dan Anda kesulitan untuk melunasi cicilan rumah.