Begini Syarat-Syarat Pengajuan KPR BNI Syariah yang Mudah

KPR BNI Syariah

Memiliki rumah tinggal merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi setiap orang. Hanya saja pada kenyataannya tidak semua orang mampu membeli rumah akibat keterbatasan finansial. Selain itu, kita juga tahu bahwa dalam beberapa tahun terakhir harga properti semakin meningkat, inilah yang menjadi salah satu faktor kenapa masyarakat sulit memenuhi kebutuhan utama tersebut. Beranjak dari permasalahan ini, pihak bank akhirnya memberikan solusi berupa tawaran produk KPR atau singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah guna mempermudah masyarakat memiliki impian.

Nah, bagi Anda yang berencana membeli rumah tapi belum punya cukup uang bisa memanfaatkan produk KPR BNI Syariah.  Produk ini sudah banyak digunakan oleh para nasabah BNI karena merasa dipermudah dan diuntungkan dengan berbagai fitur unggulan. Selayaknya sebuah perbankan di Indonesia, program KPR BNI ini juga memiliki kelebihan yang tidak ada pada produk serupa dari bank lain.  Seperti syarat minimal penghasilan yang kecil, jumlah pinjaman lebih tinggi, hingga banyaknya pilihan hunian. Kredit Pemilikan Rumah BNI diketahui telah bekerjasama dengan lebih dari 1000 developer yang ada di Indonesia.

Dengan tawaran tersebut, tentu Anda dapat menjadikan KPR BNI syariah sebagai salah satu alternatif untuk membeli rumah. Untuk mengetahui lebih detail mengenai syarat-syarat pengajuannya, berikut kami punya informasi lengkap yang dapat membantu Anda.

Produk KPR BNI Syariah, Keuntungan, dan Fitur yang Tersedia

BNI syariah menyediakan layanan KPR dengan syariah syariah. Selain itu, lembaga keuangan ini juga menawarkan berbagai produk pinjaman yang bisa masyarakat gunakan. Nasabah dapat mewujudkan keinginan untuk membeli rumah baru melalui program KPR BNI Syariah ini tanpa khawatir riba. Membeli rumah secara mencicil atau dengan kredit ditentukan oleh masa tenor ketika mengajukan KPR. 

Tentu ada beberapa keunggulan yang diberikan KPR BNI Syariah yang menguntungkan nasabah. Sebut saja proses pengajuan yang mudah dan cepat, angsuran tetap, hingga sistem debet otomatis dari rekening KPR. Program KPR BNI syariah ini dinamakan dengan Griya iB Hasanah, yang nantinya akan menggunakan akad jual beli syariah murabahah. Sedari awal, nasabah akan diinformasikan dengan jelas bagaimana mekanisme pinjaman, pelunasan cicilan, dan sebagainya sehingga prosesnya akan lebih transparan. Selain akad murabahah, Griya iB Hasanah juga menggunakan akad musyarakah mutanaqisah yang mengaplikasikan prinsip kepemilikan bersama hingga nanti berpindah ke salah satu pihak. Nasabah juga tidak perlu mengkhawatirkan unsur riba, karena pembayaran bertahap nanti tidak akan ada bunga sama sekali.  

Selain tersedia untuk pembelian rumah dan tanah, produk KPR BNI Syariah ini juga bisa dimanfaatkan untuk membeli apartemen, rukan, hingga ruko dengan syarat dan ketentuan berlaku. Buat Anda yang ingin mengajukan KPR BNI Syariah, dapat melalui situs resmi dan pastikan sudah memenuhi syarat yang diminta. Pihak Bank BNI Syariah akan melakukan survei dan peninjauan terhadap nasabah yang mengajukan pinjaman, guna memastikan bahwa mereka dapat melunasi pinjaman tersebut dengan penghasilan yang dimiliki.

Berikut ini beberapa keuntungan dan fitur menarik KPR BNI Syariah:

  •       Down Payment atau uang muka diberikan cukup ringan
  •       Harga jual tidak berubah sampai pembayaran akhir. Sehingga dapat dipastikan bahwa bank BNI Syariah memang tidak memasukan unsur riba dalam pembiayaannya.
  •       Maksimal pembayaran cukup besar, bisa sampai 25 miliar rupiah. Namun dalam menentukan besar pinjaman yang diberikan kepada calon nasabah akan disesuaikan dengan penghasilan masing-masing.
  •       Masa tenor panjang, paling lama sampai 20 tahun atau 240 bulan.

Syarat-syarat Mengajukan KPR BNI Syariah

Siapa saja bisa menjadi nasabah KPR BNI Syariah, baik muslim maupun non muslim. Dengan syarat telah berusia minimal 21 tahun dan merupakan seorang Warga Negara Indonesia (WNI). Selain syarat tersebut, nasabah juga harus memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap. Berikut ini langkah-langkah dalam mengajukan KPR BNI Syariah:

  •       Datang ke kantor cabang BNI Syariah terdekat dan mengisi formulir pengajuan Kredit Pemilikan Rumah.
  •       Melengkapi dokumen yang diminta pihak bank seperti fotokopi mutasi buku tabungan 3 bulan terakhir, surat keterangan kerja, surat nikah, fotokopi kartu identitas, dan slip gaji.
  •       Menyiapkan biaya yang harus dipenuhi seperti notaris, administrasi bank, asuransi kebakaran, dan biaya asuransi jiwa.

Perbedaan KPR BNI Syariah dengan KPR Konvensional

Apa yang membedakan kredit pemilikan rumah konvensional dengan syariah? Bagi yang belum tahu dan penasaran dengan perbedaannya, maka berikut akan kami jelaskan secara lengkap sampai Anda paham.

  •       Akad perjanjian atau kontrak pembelian yang digunakan dalam KPR syariah adalah Musyarakah Mutanaqishah, kemudian akad ijarah muntahiya Bittamlik untuk sewa beli, dan akad sewa ijarah. Sementara KPR konvensional hanya menggunakan akad pertukaran antara uang dan rumah (jual-beli).
  •       Nilai angsuran KPR konvensional bergantung pada bunga pinjaman, masa tenor, dan harga rumah. Sedangkan KPR syariah tidak akan mengalami perubahan pada besar biaya angsuran.
  •       Bunga pinjaman KPR konvensional mengikuti suku bunga BI, sedangkan KPR Syariah tidak ada sistem bunga, namun bagi hasil.

Nah, itulah beberapa syarat pengajuan KPR BNI Syariah yang mudah. Kami juga sudah menyampaikan sekilas mengenai produk dan keuntungan yang didapat nasabah nanti. Semoga membantu ya informasinya!