Berjualan di Rumah yang Menguntungkan

berjualan dari rumah

Berjualan dalam skala kecil bukan berarti Anda tidak akan mendapatkan keuntungan. Karena pada dasarnya apapun yang Anda perjualbelikan pasti akan memberikan untung, seberapa besar hasilnya semua kembali kepada Anda. Nah, berikut di bawah ini adalah contoh ide jualan di rumah, namun tetap menguntungkan :

Berjualan sate-satean

Bila Anda perhatikan, sekarang ini banyak sekali yang menjual sate-satean, seperti cumi bakar, gurita bakar, sosis bakar, bakso bakar dan masih banyak lagi yang biasanya akan ditemukan pada acara bazar atau pasar malam.

Namun, sebenarnya bila memang Anda mau membuka usaha ini tidak harus menunggu ada acara-acara tertentu. Kemudian, pastikan bila bahan-bahan yang digunakan selalu fresh (segar), terutama untuk seafood agar tidak meninggalkan aroma amis dan tidak sedap. Anda juga bisa membuat beberapa jenis saus yang berbeda, misalnya seperti saus barbeque, pedas manis, saus tomat, mayonnaise dan lainnya.

Bisnis kue basah

Biasanya orang akan membeli kue basah ketika mereka pergi pasar tradisional saat pagi hari. Tetapi karena masa pandemi, banyak yang memilih untuk berbelanja di waktu-waktu tertentu saja. Jadi, sekarang pasti sudah jarang membeli kue-kue basah, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk dijadikan sebuah peluang usaha.

Sebelum memulai jualan, pastikan Anda membaca tips berbisnis kue basah :

  • Ketika Anda membeli bahan, usahakan memilih bahan di penjual yang murah, namun memiliki kualitas baik.
  • Jangan menggunakan kresek atau plastik sebagai pembungkus, usahakan memakai kertas roti (bungkus nasi) atau bisa juga kardus makanan yang berukuran kecil. 
  • Apabila Anda tidak memiliki waktu untuk membuatnya sendiri, bisa membeli pagi-pagi ke pasar dalam jumlah banyak dan variasi yang berbeda-beda.
  • Untuk awal buat atau belilah kue basah dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Ini bertujuan untuk tes pasar di sekitar rumah. Anda bisa menyiapkan setidaknya 30 kue beraneka ragam, lakukan dalam waktu seminggu. Jika semakin banyak pembelinya, maka bisa ditambahkan lagi.

Menjual minuman kesehatan

Peluang usaha yang mulai bermunculan di masa pandemi ini adalah menjual minuman kesehatan. Seperti wedang uwuh yang berisikan beberapa rempah-rempah, wedang jahe, air bunga telang dan lain sebagainya.

Namun, sebelum menjualnya Anda harus memastikan terlebih dahulu bila memang bahan-bahan tersebut memiliki efek baik bagi tubuh. Anda bisa melakukan riset dengan mencari tahu melalui internet atau bertanya pada orang-orang yang memang ahli dalam bidang minuman tradisional.

Bisnis preloved

Menjual barang preloved atau bekas pakai saat ini sedang sangat diminati. Apalagi Anda tidak perlu membeli barang-barang tersebut, karena kebanyakan yang dijual adalah benda milik pribadi. Seperti gaun pesta, jilbab, pakaian kerja, kosmetik dan lain sebagainya. 

Anda hanya harus memastikan bila barang tersebut masih layak untuk digunakan dan untuk kosmetik, kadaluarsanya masih lama serta bukan barang cacat. Untuk harga tentu saja tidak bisa mahal, karena itu barang bekas pakai.

Mengapa usaha preloved ini menguntungkan?

  • Modalnya tidak terlalu besar.
  • Tidak perlu susah-susah mencari barang dagangan. Karena Anda bisa menjual barang milik pribadi atau orang-orang sekitar dimana memang benda-benda tersebut sudah tidak digunakan, namun tetap masih layak pakai.
  • Peluangnya masih tinggi.
  • Platform yang bisa Anda gunakan untuk berjualan ada banyak, seperti tiktok, facebook, ata instagram.

Warung kopi

Bisnis apa ya yang bisa dilakukan hanya dengan uang Rp 100.000 dan bisa dilakukan di rumah? Banyak sebenarnya, salah satunya adalah membuka warung kopi dengan memanfaatkan teras rumah sebagai lokasi berjualannya.

Pangsa pasar yang menjadi sasaran untuk di awal bisa warga di sekitar rumah atau ojek online, Anda bisa mencoba melihat arus uang pada seminggu pertama apakah berjalan dengan baik atau tidak. Jika ternyata hasil yang didapatkan cukup banyak, maka Anda bisa menambahkan dagangan Anda. Misal gorengan atau bisa juga mie rebus dan lainnya.

Namun, sebelum memulai, silahkan simak tips membuka usaha warkop :

  • Apakah lokasi rumah Anda banyak dilewati orang?
  • Apakah banyak ojek (ojol/pengkolan) yang mangkal di sekitar rumah?
  • Pastikan bila memang rumah Anda berada di tempat yang strategis.
  • Perhatikan jam-jam ramai orang lewat.
  • Terakhir, pastikan bila tempat Anda berjualan aman dan tidak ada pungli baik oleh preman maupun oknum lainnya.

Warung nasi

Pasti Anda berpikir, kenapa warung nasi? Modalnya terlalu besar dan tidak bisa dijual murah karena bahan makanan sekarang sedang naik. Jangan panik dulu, Anda bisa loh menyiasatinya dengan memperkirakan porsi dan komponen lain selain lauk utama.

Misalnya bila Anda berjualan nasi uduk, bahan utama selain nasi tentunya adalah lauk-pauk seperti telur dan juga ayam. Nah, disinilah Anda harus pintar mengatur strategi. Dalam nasi uduk tentu terdapat menu pelengkap yang harganya jauh lebih murah dari beras dan ayam

Anda bisa menambah jumlah orek tempe, kentang kering, bihun dan komponen lain yang biasanya dipakai pada nasi uduk. Anda juga dapat memberikan pilihan lauk lainnya pada pelanggan, misal telur balado atau jengkol balado. Untuk Ayam juga bisa dipotong menjadi lebih kecil atau akan lebih baik bila disuwir-suwir.