Besaran UMR Bali, Mulai dari Denpasar hingga Gianyar

UMR atau Upah Minimum Regional adalah besaran upah bagi buruh yang ditetapkan oleh gubernur pada setiap regionalnya. Di mana besaran dari UMR tiap daerah di Indonesia sendiri berbeda-beda. Maka sangat disarankan Anda jika mencari kerja harus mengetahui besaran UMR yang ada di daerah tersebut. Jika Anda mencari pekerjaan di Bali, maka harus mengetahui UMR Bali. 

Perbedaan UMR, UMP dan UMK 

Seperti yang sudah disinggung, bahwa UMR adalah upah yang ditetapkan oleh gubernur untuk buruh yang bekerja di provinsi tersebut, di mana Bali memiliki UMR yang tentu saja berbeda. Sebelum membahas Gaji UMR Bali. Tapi saat ini sendiri UMR sudah berganti menjadi UMP yang memiliki singkatan Upah Minimum Provinsi. 

Sehingga saat ini sendiri seluruh wilayah Indonesia menggunakan UMP sebagai patokan gaji minimum karyawan atau pegawai, di mana perusahaan atau instansi akan menggunakan patokan ini untuk memberikan gaji. Setelah UMP dan UMK atau Upah Minimum kabupaten/kota yang biasanya memiliki nominal lebih besar dari UMP. 

Perbedaan UMP dan UMK

besaran UMK bali

Lalu apa perbedaan dari UMP dan UMK ini sendiri? Secara garis besar UMP dan UMK adalah upah yang telah ditetapkan oleh provinsi dan diputuskan oleh gubernur setempat, di mana untuk UMK ini sendiri mengacu pada rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi dan rekomendasi dari bupati atau walikota. 

Selain itu, pengumuman untuk UMP ini sendiri setiap tahunnya akan diumumkan pada setiap tanggal 1 November, di mana UMK selambat-lambatnya diumumkan oleh gubernur pada tanggal 21 November. Karena UMK biasanya lebih besar, maka jangan kaget jika setiap kota memiliki UMK yang lebih tinggi dari beberapa kota lainnya termasuk UMK Denpasar

Selain mengenal perbedaan dari UMR, UMP dan UMK, adapun persamaannya. Di mana baik untk UMP dan UMK ini resmi aktif setiap tanggal 1 Januari. Sehingga mulai setiap tanggal 1 Januari apabila ada perubahan angka UMP dan UMK maka pegawai yang ada di daerah tersebut juga akan mengalami kenaikan gaji. 

Perbedaan mengapa nilai UMK dan UMP ini berbeda dari setiap daerahnya sendiri adalah perhitungan penentuannya dilandasi oleh Kebutuhan Hidup Layak atau KLH. Di mana kebutuhan ini dihitung dari kebutuhan pangan sehari, pakaian, perumahan, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. Dalam intinya KHL sendiri dilihat dari pertumbuhan dan produktivitas ekonomi pada daerah tersebut. 

Maka sudah tidak dapat dipungkiri apabila setiap UMR setiap daerah berbeda, karena memang kebutuhan pokok masyarakat sendiri dilihat dari ekonomi yang berlangsung di tempat tersebut. Hal inilah yang melandasi perhitungan gaji UMR bali yang memang tidaklah sama dari daerah lain. 

Gaji UMR dan UMK Bali 

Bali sebagai salah satu provinsi yang menjadi salah satu provinsi yang memiliki potensi sangat baik dalam bidang wisata. Penentuan besaran gaji UMR Bali ini sendiri ternyata memiliki angka sama, mengingat penentuan UMR sendiri ditetapkan untuk provinsi. Sedangkan untuk UMK setiap kabupaten dan kota di Bali sendiri berbeda-beda, di mana UMK Denpasar akan berbeda dengan wilayah Gianyar dan lainnya. 

Untuk gaji UMR Bali pada tahun 2021 ini sama dengan 2020 atau bisa dikatakan tidak naik yaitu Rp. 2.493.523,- perbulannya. Sedangkan untuk UMK di Bali berbeda dari setiap wilayahnya. Di mana hal ini sendiri dipengaruhi dari rekomendasi yang dilakukan oleh DPP dan juga bupati atau walikota. Berikut ini adalah UMK untuk seluruh wilayah di Bali: 

  • Kabupaten Badung 

Untuk upah minimum kota/kabupaten di Kabupaten Badung adalah Rp. 2.930.092,64 naik sekitar 200 ribu rupiah dibandingkan pada tahun 2019. 

  • Kota Denpasar 

Sedangkan untuk UMK Denpasar adalah Rp. 2.770.300,00 di mana dibandingkan 2019, kenaikannya sendiri juga sama sekitar 200 ribu rupiah. 

  • Kabupaten Gianyar 

Untuk Kabupaten Gianyar, UMK yang diterapkan pada tahun ini adalah sekitar Rp. 2.627.000,00.

  • Kabupaten Karangasem

UMK di Kabupaten Karangasem, Bali juga menetapkan UMK yang berbeda dari wilayah lain yaitu sekitar Rp. 2.555.469,09.

  • Kabupaten Jembrana 

Di Kabupaten Jembrana, pemerintah provinsi Bali menetapkan UMK sebesar Rp. 2.557.102,17.

  • Kabupaten Tabanan 

Sedangkan untuk Kabupaten Tabanan, Bali sendiri memberikan besaran keputusan untuk UMK adalah Rp. 2.625.216,99.

  • Kabupaten Kelungkung 

UMK yang ada di Kabupaten Klungkung pun berbeda yaitu sekitar Rp. 2.538.000,00.

  • Kabupaten Buleleng 

Jika Anda bekerja di Kabupaten Buleleng maka besaran UMK yang akan diterima adalah Rp. 2.538.000,00.

  • Kabupaten Bangli 

Untuk Kabupaten Bangli menetapkan besaran UMK yaitu Rp. 2.494.810,00. 

Dari besaran UMK yang ada di beberapa kabupaten yang ada di Bali tersebut, memang jika dilihat pada tahun 2019 terdapat penambahan. Sedangkan pada tahun 2021 tidak ada kenaikan baik itu dari UMR Bali dan UMK.