Biaya Fisioterapi di Rumah Sakit Jabodetabek

biaya fisioterapi

Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar tentang perawatan fisioterapi. Ya, perawatan yang satu ini sendiri sangatlah umum dilakukan untuk pasien yang membutuhkan rehabilitasi fisik. Di mana tujuan dari fisioterapi ini adalah untuk memperbaiki atau meminimalkan keterbatasan pada fisik yang diakibatkan oleh cedera atau sakit. Bagi Anda yang tinggal di area Jabodetabek maka bisa mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit, di mana adapun perkiraan biaya fisioterapi yang perlu Anda ketahui. 

Kondisi yang Membutuhkan Fisioterapi 

Namun, sebelum Anda mengetahui berapa besaran biaya yang perlu dikeluarkan untuk fisioterapi, maka perlu sekali mengetahui kondisi apa yang membutuhkan perawatan ini. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang perlu dilakukan perawatan fisioterapi: 

  • Gangguan saraf 

Gangguan pada sistem saraf yang diakibatkan beberapa penyakit seperti stroke, cedera kepala, multiple sclerosis, hingga penyakit Parkinson umumnya membutuhkan perawatan fisioterapi. Di mana gangguan saraf dari beberapa kondisi tersebut akan membuat pasien susah menggerakan anggota tubuh dan berbicara. 

  • Gangguan otot 

Gangguan lain yang juga membutuhkan fisioterapi adalah gangguan pada otot di rangka tubuh. Biasanya pasien gangguan otot seperti sakit pinggang, kram, cedera karena berolahraga, arthritis, bahkan pasca operasi tulang maupun otot perlu melakukan fisioterapi agar penyembuhan dapat lebih cepat. Selain itu juga agar pasien cepat bergerak normal seperti sedia kala. 

  • Gangguan jantung serta pembuluh darah 

Pasien yang mengalami gangguan kardiovaskular juga membutuhkan perawatan fisioterapi. Di mana pasien yang mengalami sakit jantung kronis atau sehabis terkena serangan jantung sangat membutuhkan fisioterapi. Perawatan ini sangatlah perlu agar dapat membuat hidup pasien menjadi lebih berkualitas dan juga emosi dapat terjaga dengan baik. 

  • Gangguan pernapasan 

Bagi penderita asma, fibrosis kistik serta penyakit paru biasanya membutuhkan fisioterapi untuk mengatur pernapasan agar meringankan gejala dari penyakit tersebut. Nantinya, rehabilitasi dipusatkan pada latihan pernapasan agar pasien bisa mengatasi masalah batuk yang sering terjadi karena gangguan pernapasan. 

Bentuk dari Perawatan Fisioterapi 

Setelah mengenali gangguan apa saja yang membutuhkan perawatan fisioterapi, maka selanjutnya Anda harus mengetahui apa saja bentuk dari perawatan ini. Berikut ini adalah bentuk-bentuk atau metode perawatan fisioterapi: 

  • Program latihan 

Metode pertama adalah dengan melakukan program latihan yang diperuntukan untuk membantu pasien agar dapat aktif bergerak sehingga gerakan tubuh akan kembali normal. Selain itu, pada metode ini juga akan dibantu berolahraga dengan benar agar tidak terjadi cedera. Beberapa latihan yang masuk pada program ini adalah seperti memperbaiki postur pada tubuh, gerakan untuk memperkuat otot, senam serta peregangan otot. 

  • Elektroterapi 

Metode selanjutnya yang juga dilakukan di fisioterapi adalah metode elektroterapi atau terapi listrik. Terapi yang satu ini sendiri biasanya akan mengalirkan listrik ke beberapa titik pada tubuh yang terganggu, biasanya pada titik-titik yang terdapat saraf yang terganggu. 

  • Fisioterapi Manual 

Untuk metode ini sendiri dilakukan dengan cara peregangan, pijat, manipulasi sendi serta mobilisasi. Perawatan fisioterapi ini sendiri ditujukan untuk mengurangi rasa nyeri, relaksasi serta meningkatkan fleksibilitas pada tubuh.

Biasanya fisioterapi manual ini sendiri banyak sekali ditemukan dengan mudah, seperti tempat pijat relaksasi, spa dan lain sebagainya. Namun, bagi Anda yang ingin melakukan fisioterapi manual ada baiknya mengetahui bahwa perawatan dilakukan dengan benar. 

  • Terapi okupasi 

Terapi yang satu ini sendiri dilakukan kepada pasien yang mempunyai keterbatasan fisik, kognitif sera sensorik. Di mana tujuan dari terapi ini sendiri agar pasien dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah. Selain itu, terapi ini juga ditujukan agar pasien dapat menggunakan alat bantu dengan tepat dan cepat. 

Selain metode di atas, masih ada lagi metode fisioterapi yang ada, seperti akupuntur, hidroterapi, terapi panas serta ultrasound. Setiap metode fisioterapi sendiri dipilih sesuai dengan kebutuhan dari setiap pasien. Karena kondisi setiap gangguan sendiri membutuhkan terapi yang tepat agar bisa efektif, sehingga pasien dapat menerima manfaat dari fisioterapi yang dijalankan. 

Biaya Fisioterapi di Rumah Sakit Jabodetabek 

biaya fisioterapi

Setelah mengetahui kondisi apa saja yang membutuhkan fisioterapi serta metode yang dijalankan, maka selanjutnya adalah mengetahui berapa biaya dari perawatan ini. Bagi Anda yang akan menjalankan fisioterapi di rumah sakit di sekitar Jabotabek, biasanya akan dikenali biaya mulai dari Rp. 110.000,- hingga RP. 300.000,- per sesi.

Biaya tersebut dapat berubah sewaktu-waktu dan bergantung pada kebijakan dari rumah sakit yang Anda pilih. Jangka waktu dari fisioterapi juga berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan pasien. Namun, bagi Anda yang ingin mendapatkan keringanan biaya bisa menggunakan asuransi seperti BPJS. 

BPJS sendiri menyediakan layanan untuk mengcover seluruh fisioterapi yang dibutuhkan pesertanya, hanya saja perlu sekali diingat bahwa Anda harus memenuhi ketentuan dan syaratnya. Semisalnya adalah tidak pernah menunggak bayar BPJS dan juga kartu BPJS masih aktif. Selain itu, perawatan fisioterapi yang dicover BPJS juga harus disertai dengan surat rujukan dari dokter. 

Itulah perkiraan biaya fisioterapi di rumah sakit yang ada di sekitar Jabodetabek, di mana besaran biaya tersebut hanyalah data perkiraan saja. Untuk memastikan biaya yang tepat Anda bisa bertanya ke pihak rumah sakit yang dipilih.