Biaya Membangun Rumah Minimalis

Mempunyai rumah adalah impian dari semua orang. Semua orang pasti berharap memilikinya entah harus dengan KPR, kontan dengan usaha menabung ataupun membangun rumah dari tanah yang dimiliki. Semua itu harus diperhitungkan dengan matang supaya tidak terjadi pembengkakakn anggaran yang tentu saja akan sangat merugikan.

Untuk yang sudah memiliki tanah, kita bisa mempertimbangkan untuk membangun rumah dibandingkan mengambil kpr ataupun membeli rumah dari developer. Dengan membangun rumah yang kita miliki, kita bisa lebih luwes dalam membangun rumah yang kita inginkan. Dengan keterbatasan dana kita bisa membangun rumah dengan system cicil atau yang banyak dikenal dengan system rumah tumbuh yang bisa terus berkembang sesuai dengan rancangan awal yang sudah ditetapkan.

Tak bisa dipungkiri biaya untuk membangun rumah tidaklah murah. Harga dari material bahan bangunan juga terus saja naik dari waktu ke waktu. Hal itu jug serupa dengan biaya jasa tukang yang juga ikut naik seiring dengan naiknya harga bahan-bahan material. Untuk mempermudah perhitungan kita bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jasa borong dalam membangun rumah. Dengan jasa borong, kita bisa memperkirakan kebutuhan dana yang harus dipersiapkan untuk membangun rumah. 

Dalam merencanakan membangun rumah, kita harus mempertimbangkan biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Mulai dari biaya material, biaya jasa tukang hingga pengeluaran-pengeluaran yang tidak terduga. Dana tak terduga yang dipersiapkan sebagai dana cadangan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah rumah minimalis adapun yang harus kita keluarkan adalah:

  • Biaya Jasa Tukang

Biaya jasa tukang adalah salah satu biaya yang cukup menguras dana pada saat pembangunan rumah. Ada beberapa jenis dari jasa tukang yang mempunyai harganyanya masing masing mulai dari jasa gali tanah, bangunan, kelistrikan, hingga pada asisten tukang mempunya rentang harga jasa yang berbeda-beda. Biasanya jasa tukang harian adalah Rp. 100.000,- perharinya dan untuk asisten tukang mempunyai harga yang ada dibawahnya berkisar antara Rp. 75.000,- hingga Rp. 90.000,- tergantung kemampuannya. Selain harga harian, kita juga bisa memanfaatkan jasa borongan ketika menyewa jasa tukang. Jasa borongan biasanya dihitung per meter persegi. Untuk biaya borongan ada dua pilihan yaitu borongan jasa saja ataupun sudah total berikut materialnya sehingga kita tidak perlu lagi memikirkan biaya material yang harus dikeluarkan. Untuk biaya jasa borongan yang sepaket dengan bahan material berkisar Rp. 3.000.000,- hingga tak terbatas sesuai dengan bahan material dan kerumitan dari rancangan bangunan yang diinginkan per meter perseginya. Sedangkan untuk jasa tukang saja, harga borongannya berkisar pada Rp. 600.000,- hingga  Rp. 700.000,-. Kita bisa mempertimbangkan mana yang sekiranya bisa lebih tepat dengan budget yang dimiliki. 

  • Luas bangunan 

Biaya berikutnya yang menjadi pertimbangan adalah luas bangunan yang akan kita bangun. Semakin luas dari bangunan yang akan kita bangun, tentu saja akan membuat dana yang harus kita persiapkan akan semakin membengkak. Sebagai contoh, untuk membangun rumah dengan luas 100 meter persegi dengan jasa borongan kita harus menyiapkan dana 100 x Rp. 3.000.000,- yaitu sekitar tiga ratus juta rupiah. Itu pun masih bangunan dengan satu lantai. Bila kita menghendaki rumah dengan 2 lantai, maka biaya yang harus kita keluarkan akan berlipat sesuai dengan rancangan rumah yang akan kita bangun. Apabila kita mempunyai budget yang terbatas, kita bisa mempertimbangkan untuk membangun rumah dengan system rumah tumbuh. Dengan menggunakan system rumah tumbuh, kita bisa berfokus pada pondasi dan ruang-ruang yang vital untuk mengawali pembangunan. Pembangunan rumah bisa berlanjut ke ruang-ruang yang lain dan tinggal meneruskan pembangunan sesuai cetak biru yang sudah direncanakan sejak awal pembangunan ketika kita sudah memiliki dana. Dengan demikian kita bisa memulai dari rumah yang minimalis tapi akan terus berkembang menjadi rumah yang kita inginkan kedepannya.  

  • Dana darurat

Penting untuk dipersiapkan ketikan membangun rumah sebagai backup dana ketika terjadi hal yang tidak diinginkan ketika proses membangun rumah. Biasanya dana darurat yang dipersiapkan setidaknya adalah 10% dari total biaya yang diperlukan. Dana darurat ini bisa menjadi backup ketika terjadi kenaikan harga material ataupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya. Dengan menyiapkan dana darurat kita juga bisa lebih nyaman ketika ingin melakukan beberapa perubahan pada rancangan bangunan.

Itulah perkiraan biaya yang harus dipersiapkan ketika akan membangun rumah minimalis. Apabila kita memutuskan untuk membangun rumah dengan bantuan jasa pemborong, pastikan kita memilih jasa pemborong yang jujur dan baik supaya tidak menimbulkan kerugian-kerugian yang mungkin terjadi bila kita salah memilih pemborong nakal. Pastikan juga material-material yang digunakan adalah material yang baik dan berkualitas untuk memastikan kokohnya bangunan rumah yang akan dibangun.