Butuh Modal Usaha Cepat? Ajukan KUR BNI Aja

pengajuan KUR BNI

KUR BNI merupakan sebuah fasilitas kredit bagi pelaku usaha mikro, koperasi serta usaha kecil sebagai kredit investasi atau KMK (Kredit Modal Kerja) yang berasal dari PT Bank BNI. Sejak 2007, KUR BNI sudah memberikan banyak solusi untuk pelaku usaha produktif yang modalnya kurang.

Sebagai salah satu bank Himbara atau Bank Milik Negara, BNI mengeluarkan beragam produk kredit yang berkualitas. Berikut adalah penjelasan mengenai simulasi, besar pinjaman, syarat pengajuan, bunga beserta tabel angsuran.

Ada juga informasi terkait pemberian subsidi pada bunga KUR sebesar 3% untuk UMKM yang sebelumnya pernah mendaftar dalam PraKerja, Program tersebut berlaku mulai Juli 2021 sampai dengan Desember 2021.

KUR BNI dan keunggulannya

Seperti pada lembaga perbankan pada umumnya, BNI juga memiliki berbagai jenis produk pinjaman untuk beragam kebutuhan. Seperti menawarkan Kredit Usaha Rakyat kepada UMKM sebagai pelaku usaha produksi.

Suku bunga di jenis KUR mempunyai nilai yang rendah dibandingkan pinjaman BNI lainnya, misal fleksi, instan, KTA (Kredit Tanpa Agunan) dan multiguna, yakni sebesar 6%.

Penyaluran KUR yang berasal dari BNI pada tahun 2020 hingga 31 Juli 2020 sudah mencapai angka Rp 9,76 triliun serta telah diterima oleh 257.616 penerima di seluruh Indonesia. Berikut dibawah ini adalah inovasi KUR BNI yang menjadi keunggulan :

  • Pemerintah telah menetapkan Bank Negara Indonesia sebagai penyalur terbaik tahun 2019.
  • Telah dapat melakukan penyaluran berdasarkan klaster dari unggulan lokal.
  • Telah melakukan sinergi dengan BUMN serta startup dalam memberikan pembinaan.
  • Telah melakukan kerjasama dengan mengedepankan pembiayaan yang efisien dalam meningkatkan hasil usaha.
  • Pengajuan KUR pada BNI dapat melalui online dengan e-form.
  • Bebas biaya layanan dan provisi.
  • Adanya pendampingan untuk nasabah KUR dari program one village on product.

Sebagai usaha pemulihan ekonomi dalam skala nasional, Bank BNI memberikan dukungan kepada nasabah KUR via BNI kluster OVOP (One Village One Product). Pola ini sendiri bertujuan untuk mendorong tiap desa agar dapat mengembangkan dan menemukan produk yang menjadi unggulan serta ciri khas, tentunya berbeda dengan desa lain.

Pihak BNI nantinya akan memberikan pendampingan pada masyarakat desa agar dapat menentukan produk unggulan mereka, memfasilitasi produksi dengan memberikan bantuan dana, serta memperluas akses pasar secara online maupun offline hingga memasarkan hingga keluar negeri.

Program KUR BNI

Saat ini BNI telah menyediakan beberapa kategori KUR, yakni :

  • KUR Mikro

Diberikan kepada nasabah yang memerlukan dana pembiayaan bagi pengembangan usaha, pinjaman hingga Rp 25 juta dengan jangka waktu selama 4 tahun.

  • KUR Ritel

Diberikan kepada nasabah yang memerlukan dana pembiayaan bagi pengembangan usaha, pinjaman hingga Rp 25 juta sampai dengan Rp 500 juta jangka waktu selama 4 tahun bagi yang meminjam untuk modal kerja serta 5 tahun kredit investasi.

Bagi Anda yang ingin melakukan pengajuan KUR Ritel harus memberikan agunan atau jaminan sesuai dengan ketentuan BNI.

  • KUR TKI

BNI memberikan keistimewaan bagi calon nasabah yang nantinya akan menjadi TKI (tenaga Kerja Indonesia) sebagai modal untuk mereka ketika berada di negara penempatan. Dana ini bisa juga menjadi bekal bagi keluarga di Indonesia.

Jumlah dari pinjaman ini sebesar Rp 25 juta dengan jangka waktu 3 tahun atau disesuaikan dengan kontrak kerja. Hanya saja tidak semua tenaga kerja mendapatkan manfaat dari layanan ini. Sementara ini BNI baru dapat memberikan pelayanan di negara Hongkong, Singapore, Taiwan, Jepang, Brunei, Korea dan Malaysia.

  • KUR Khusus (KUR Tani)

Program ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kapasitas usaha tani masyarakat, misalnya pedagang pupuk serta ekosistem pendukung lainnya. Jangka waktunya adalah 5 bulan atau setara dengan masa panen.

Harapannya adalah apabila setelah menuai panen, petani dapat mengembalikan modal yang dipinjamnya untuk melakukan usaha tani tersebut.

Jumlah dari pinjaman KUR ini menyesuaikan dengan luas lahan dan jenis tanamannya, misalnya seperti :

  • Luas dari masing-masing lahan adalah sebesar 2 ha dan suku bunga sebanyak 7% setiap tahunnya atau sekitar 0,03% tiap 5 bulan. Menurut informasi terbaru, jika suku bunga telah turun hingga 6% setahunnya.
  • Pinjaman dana usaha tani bagi tanaman jagung sebesar Rp 15 juta.
  • Pinjaman dana usaha tani bagi tanaman padi sebesar Rp 22 juta.

Syarat pengajuan KUR BNI

Apabila Anda ingin mengajukan pinjaman KUR BNI, Anda harus mempersiapkan umum serta melengkapi dokumen.

Syarat umum dari KUR BNI :

  • WNI (Warga Negara Indonesia).
  • Minimal berusia 21 tahun atau yang telah menikah.
  • Nasabah sudah menjalankan usaha tersebut minimal selama 6 bulan.
  • Nasabah tidak memiliki atau sedang melakukan kredit dengan bank lain.

Bila Anda ingin mengajukan KUR, BNI memberikan dua pilihan cara, yakni online melalui BNI e-form dengan mengunjungi situ eform.bni.co.id dan offline caranya datang langsung ke kantor cabang terdekat.