Cara Budidaya Ikan Gurame dan Perhitungan Modalnya

budidaya gurame

Ternyata, ikan gurame tidak hanya enak dimakan, tetapi juga enak dijadikan untuk menumpuk pundi-pundi rupiah. Betul sekali, saat ini banyak sekali pebisnis yang mencoba peruntungan dengan cara budidaya ikan gurame.

Hal tersebut karena budidaya gurame bisa mendatangkan untung besar bahkan hingga ekspor. Kabarnya, budidaya ikan gurame mudah dilakukan karena ikan gurame mudah berkembang biak dengan pesat secara alami. Bahkan harga bibit ikan gurame pun terjangkau.

Bagaimana menurut Anda, apakah Anda penasaran dengan cara budidaya ikan gurame dan perhitungan modalnya? Berikut akan dijelaskan cara budidaya ikan gurame beserta perhitungan modalnya. Mari, simak panduannya berikut ini.

Mengenal Ikan Gurame Lebih Mendalam

Perlu diketahui, ikan gurame ini tidak hanya ada di Indonesia saja. Melainkan juga ada di negara lain, seperti: Australia, Cina, India, Sri Lanka, Thailand dan Malaysia. Di Indonesia sendiri, pesebaran ikan gurame banyak terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa.

Nah, apa saja jenis-jenis ikan gurame itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari pahami informasi tentang asal-usul dan jenis-jenis ikan gurame berikut ini.

Sekilas Tentang Habitat Ikan Gurame

Perlu Anda ketahui, ikan gurame dalam bahasa latin adalah osphronemus gourami. Ikan ini hidup di air tawar yang tenang, seperti: danau, waduk, kolam dan rawa. Pastinya, ikan gurame ini jarang ditemui di sungai yang memiliki aliran deras.

Habitat ikan gurame ini termasuk dalam ikan air payau. Ikan gurame tergolong dalam jenis ikan omnivora. Artinya, ikan gurame memakan beberapa jenis tumbuhan, ikan kecil, serangga sampai dengan benda-benda yang sudah membusuk di perairan.

Selain dikonsumsi, ikan gurame juga dapat dijadikan ikan hias. Itu karena beberapa jenis ikan gurame memiliki bentuk dan tekstur yang unik. Umumnya, ikan gurame yang dijadikan ikan hias adalah ikan gurame yang memiliki kepala mirip kerucut atau kepalanya berbentuk lonjong. Bahkan ada juga ikan gurame yang memiliki kumis dan berjenggot.

Beberapa Jenis Ikan Gurame yang Ada di Dunia

Mungkin di antara Anda sudah sering melihat ikan gurame yang bertubuh pipih dan lebar. Ikan gurame jenis itu, pada umumnya tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Namun, ternyata masih banyak lagi jenis-jenis ikan gurame yang ada di dunia ini. 

Adapun beberapa jenis ikan gurame, antara lain: gurma angsa, gurame jepang, gurame paris, gurame bastar, gurame kapas, gurame bluesaphir, gurme batu dan gurame porselin. Rata-rata beberapa jenis ikan gurame memiliki berat antara 2 kg – 8 kg.

Cara Budidaya Ikan Gurame yang Perlu Anda Pahami

Kabarnya, budidaya ikan gurame ini mudah dipraktekan. Namun, tergantung dari pembagian masa penetasan telur. Oleh karenanya, disarankan ketika melakukan budidaya gurame, Anda haru membagi cara budidaya gurame dengan beberapa segmen.

Berikut akan dijelaskan cara budidaya ikan gurame. Untuk lebih tepatnya, simak penjelasan berikut ini dengan saksama.

1. Segmen Menyeleksi Bibit Indukan Gurame

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk budidaya gurame adalah menyeleksi bibit atau masa seleksi indukan. Kabarnya, keberhasilan masa panen ditentukan oleh masa seleksi indukan ini. Adapun cara menyeleksi indukan yang tepat untuk budidaya gurame adalah sebagai berikut.

  • Pastikan indukan yang Anda pilih memiliki ukuran tubuh yang sama.
  • Pilih indukan yang tidak memiliki luka ditubuhnya atau tidak cacat.
  • Pastikan indukan yang Anda pilih gesit atau dapat bergerak dengan lincah.
  • Pilih indukan yang memiliki sisik mengkilap, sisiknya utuh dan kulitnya licin.
  • Pastikan tubuh indukan tidak terdapat tanda-tanda penyakit. 

2. Segmen Penyiapan Kolam Ikan

Setelah memilih indukan yang berkualitas, tahap selanjutnya adalah menyiapkan kolam ikan. Untuk pemilihan kolam ikan ini, Anda dapat memilih menggunakan kolam tanah atau kolam beton. Pilih kolam ikan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Umumnya, kolam ikan untuk budidaya gurame memiliki luas 40 – 50 m2. Sementara, tinggi kolam untuk gurame yang ideal memiliki tinggi kurang lebih 100 – 120 cm. Perlu diingat, sebelum kolam digunakan, sebaiknya dibersihkan dan dikeringkan terlebih dulu.

3. Segmen Penetasan Telur Indukan

Pada tahap penetasan telur ini, ternyata ketika benih akan ditebar dilakukan aklimatisasi dulu. Kemudian, wadah berisi benih (indukan) diapungkan terlebih dulu di air kolam. Proses pengapungan benih ini dilakukan kurang lebih 10 – 15 menit. 

4. Segmen Pemeliharaan Benih Gurame

Langkah pemeliharaan benih gurame ini cukup mudah. Setelah benih tersebar di kolam ikan, selanjutnya adalah masa pemeliharaan benih gurame, yaitu dengan cara memberi pakan.

Pastikan, memberi pakan secara rutin, yaitu 2 kali sehari di pagi dan sore hari. Umumnya, pakan yang diberikan berupa pakan hijau atau tumbuh-tumbuhan supaya gurame tumbuh sehat. Contoh pakan hijau untuk gurame adalah kembang kol, sente dan beberapa jenis talas.

Selain itu, Anda dapat memberi gurame dengan pakan buatan. Namun, pemberian pakan buatan ini bukan sembarang pakan. Melainkan, Anda harus memeriksa kadar protein pada pakan. Kadar protein pada pakan gurame sebesar 28%.

5. Segmen Masa Panen

Masa panen adalah masa yang ditunggu-tunggu. Adapun tips yang perlu dilakukan petani ikan gurame pada masa panen adalah sebagai berikut.

  • Tidak dianjurkan untuk memberi pakan sehari sebelum masa panen.
  • Dianjurkan untuk melakukan panen ikan di sore hari supaya gurame tidak mengalami stres.
  • Sebaiknya air kolam disusutkan dulu sekitar 20 cm dari tinggi kolam.
  • Gunakan jaring halus untuk memanen gurame supaya kulit gurame tidak cacat.

6. Perhitungan Modal Budidaya Ikan Gurame

Pastinya, budidaya ikan gurame membutuhkan modal. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena modal budidaya gurame relatif terjangkau. Perlu diingat, besarnya modal tergantung dari luas kolam yang Anda butuhkan, jumlah bibit indukan gurame yang akan dibudidayakan dan beberapa faktor lainnya.

Berikut akan disajikan, contoh perhitungan modal budidaya ikan gurame.

  1. Biaya pemeliharaan kolam ikan gurame selama 12 bulan Rp3.500.000,00.
  2. 50 kg bibit gurame (perkiraan ukuran kolam 40 x 50 m2) seharga Rp3.000.000,00. Perkiraan harga bibit gurame Rp60.000,00 per kg. 
  3. 150 kg pakan gurame @Rp13.000,00. Jadi, total biaya pakan gurame adalah Rp13.000,00 x 150 = Rp1.950.000,00.
  4. Peralatan panen, seperti ember dan jaring ikan. Perkiraan total peralatan panen sebesar Rp500.000,00.
  5. Biaya tenaga kerja Rp1.)00.000,00.
  6. Perkiraan dana cadangan untuk kebutuhan biaya pemeliharaan dan lain-lain Rp2.000.000,00.=

Beradasrkan rincian modal budidaya gurame tersebut, maka perhitungan modal awal untuk budidaya gurame selama 1 tahun adalah Rp3.500.000,00 + Rp3.000.000,00 + Rp1.950.000,00 + Rp500.000,00 + Rp1.000.000,00 + Rp2.000.000,00 = Rp11.950.000,00.

Jadi, modal awal yang Anda butuhkan untuk budidaya gurame sebesar Rp11.950.000,00. Modal tersebut cukup terjangkau, bukan? Betul sekali, cukup terjangkau dan akan balik modal dengan hasil panen. 

Pastikan, Anda melakukan budidaya ikan gurame dengan tekun. Dapat dipastikan, jika Anda tekun menerapkan budidaya gurame, maka hasil panen yang Anda nantikan akan melimpah dan menguntungkan. Semoga sukses dalam menjalankan berbisnis dan budidaya ikan gurame.