Cara Daftar Tabungan Haji BNI

cara buka tabungan haji

Haji merupakan impian bagi setiap muslim tapi tidak semua muslim dapat memenuhi panggilan Haji dikarenakan biaya yang tinggi. Untuk itu, bank membuat program Tabungan Haji. Tabungan Haji  adalah salah satu cara untuk dapat mewujudkan mimpi beribadah di Tanah Suci.  

Haji berbeda dengan Umroh. Haji membutuhkan waktu yang lama karena menunggu antrian, sedangkan Umroh tidak. Apalagi di tahun 2021 masih belum ada kejelasan kapan diadakan lagi program Haji dikarenakan pandemi sehingga makin lama menunggu antriannya. 

Untuk pergi Haji membutuhkan biaya yang tinggi, setoran awalnya bisa mencapai diatas Rp. 25.000.000,-. Setoran awal berbeda-beda tergantung dari domisili anda. Dan yang pasti, untuk Haji tahun 2021 kemungkinan akan ada kenaikan pajak sebesar 15%. Hal itu berdampak membesarnya biaya operasional Haji. Nah, salah satu cara mengantisipasi untuk dapat memenuhi hal tersebut adalah dengan menabung. Dengan menabung dapat juga menjaga dana tabungan yang terkuras akibat kebutuhan lain.  Jadi tabungan Haji terpisah dengan tabungan lainnya.

Sudah banyak bank yang melayani tabungan Haji, salah satunya adalah Bank Nasional Indonesia (BNI).  Sebenarnya cara kerja tabungan Haji ini sama dengan tabungan lainnya, yang membedakan hanya tujuan dari menabung itu. 

Manfaat Tabungan Haji 

Dikutip dari laman bni.co.id, beberapa manfaat Tabungan Haji adalah : 

  • Meringankan persiapan dana untuk menunaikan Ibadah Haji.
  • Membantu perencanaan dana kebutuhan Ibadah Haji melalui fasilitas Autodebet (sistem setoran tetap) dengan jangka waktu dan jumlah setoran yang fleksibel dari rekening afiliasi BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, BNI Giro Rupiah Perorangan.
  • Kemudahan penyetoran dana ke rekening BNI Haji melalui seluruh Kantor Cabang BNI, fasilitas layanan BNI ATM, BNI SMS Banking dan BNI Internet Banking.

Keuntungan Tabungan Haji

Selain manfaat Tabungan Haji diatas, ada beberapa keuntungan yang didapat dari Tabungan Haji, yaitu :

  • Nasabah mendapatkan bebas premi perlindungan asuransi jiwa yang dikarenakan kecelakaan. Nasabah mendapatkan pertanggungan asuransi maksimal sebesar nilai BPIH. 
  • Selain itu, ahli waris nasabah mendapatkan beasiswa maksimal sebesar Rp. 30.000.000,-.
  • Bebas biaya pengelolaan rekening.
  • Nasabah tidak dikenakan biaya buka dan tutup rekening.

Tabungan Haji ini tidak bisa dicairkan, berbeda dengan tabungan lainnya. Selain itu dana akan aman tersimpan. Dan di tabungan Haji ini tidak ada biaya administrasi dan bunga.

Syarat Membuka Tabungan Haji

Syarat membuka Tabungan Haji cukup mudah. Dikutip langsung dari laman bni.co.id yaitu :

  • Pembukaan rekening BNI Haji dilakukan di seluruh Cabang BNI sesuai domisili nasabah dalam satu provinsi yang sama.
  • Melampirkan copy KTP/Identitas yang masih berlaku dengan menunjukkan aslinya.
  • Setoran awal Rp. 500.000,-.
  • Setoran selanjutnya minimal Rp. 5.000,-.

Setoran awal yang ringan mempermudah anda untuk menabung di Tabungan Haji. Dan jangan khawatir, meski dengan setoran awal yang ringan, anda tetap mendapatkan asuransi jiwa syariah. 

Tabungan Haji memiliki fasilitas autodebet. Fasilitas ini dapat dilakukan rekening afiliasi seperti BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, dan BNI Giro Rupiah Perorangan.

Cara Membuka Tabungan Haji

Jika syarat-syarat di atas sudah terpenuhi, anda bisa langsung datang ke kantor cabang BNI terdekat atau sesuai dengan domisili.Dan cara membuka Tabungan Haji cukup mudah. 

Silahkan anda mendatangi kantor cabang BNI terdekat sesuai dengan domisili anda dalam satu provinsi yang sama. Sesampai di kantor cabang, utarakan tujuan anda datang ke bank ialah untuk membuka Tabungan Haji. 

Anda akan diarahkan ke Customer Service. Kemudian Anda akan diminta untuk mengisi formulir pembukaan rekening. Siapkan dokumen yang diperlukan untuk kemudian diserahkan beserta dengan setoran awal yang ditentukan.

Nah, setelah rekening siap, anda dapat rutin menabung hingga mencapai dana yang ditentukan bekisar Rp. 25.000.000,-.  Setelah dana tercapai, dana tersebut akan diserahkan ke Kementerian Agama untuk didaftarkan sebagai jamaah Haji yang kemudian mendapatkan nomor porsi.

Jika anda ingin mengetahui simulasi setoran per bulan, berikut simulasinya dengan asumsi setoran awal adalah Rp. 500.000,- :

  1. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-1 Rp 2.100.000 per bulan.
  2. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-2 Rp 1.050.000 per bulan.
  3. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-3 Rp 700.000 per bulan. 
  4. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-4 Rp 525.000 per bulan. 
  5. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-5 Rp 420.000 per bulan. 
  6. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-6 Rp 350.000 per bulan.
  7. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-7 Rp 300.000 per bulan.
  8. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-8 Rp 265.000 per bulan.
  9. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-9 Rp 235.000 per bulan.
  10. Memperoleh nomor porsi di tahun ke-10 Rp 210.000 per bulan.

Nah, demikian penjelasan mengenai Tabungan Haji mulai dari cara membukanya sampai dengan simulasinya. Semoga informasi cukup membantu anda.