Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi

lapor SPT tahunan pribadi

Surat Pemberitahuan Tahunan adalah surat yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak untuk masyarakat, di mana dalam surat ini sendiri tertera untuk pelaporan wajib pajak yang harus dibayarkan. Ada dua jenis SPT yaitu SPT pribadi dan juga SPT badan, di mana cara lapor SPT tahunan pribadi ini berbeda dengan SPT badan. Sebelum mengetahui caranya, ada baiknya melihat terlebih dahulu apa itu SPT untuk pribadi. 

Apa itu SPT Pribadi

SPT Pribadi adalah surat laporan yang diwajibkan oleh masyarakat dari berbagai profesi baik itu pekerja perusahaan, pengusaha, perkerja bebas dan lain sebagainya. Di dalam surat pemberitahuan ini sendiri ada laporan total pendapatan  kotor pokok dan juga pajak yang telah dibayarkan kepada negara. 

Di mana pembayaran pajak dapat dilakukan secara online maupun dengan menggunakan aplikasi yang telah bekerja sama dengan Dirjen Pajak. Jadwal pelaporan SPT tahunan pribadi tiap tahunnya jatuh tempo pada tanggal 31 Maret. Jadi, ada baiknya sebelum tanggal tersebut Anda telah melaporkan SPT Anda. 

Dalam Undang Undang Nomor 28 Tahun 2007 sendiri telah mengatur Ketentuan Umum Pajak, dikatakan bahwa akan memberikan denda kepada wajib pajak yang tidak melaporkan atau telat melaporkan SPT ini. Jadi, jangan sampai Anda tidak melapor dan jika memang belum ada segerlah membuat wajib pajak. 

SPT ini sendiri akan menjadi salah satu bukti bahwa Anda sudah membayarkan pajak kepada negara dan menjadi bukti bahwa Anda menjadi warga negara Indonesia yang taat terhadap aturan. Sebisa mungkin Anda membayar pajak dan melaporkannya tepat waktu. 

Cara Melaporkan SPT Pribadi 

cara lapor SPT tahunan pribadi

Karena melaporkan SPT tahunan pribadi ini sangatlah penting, maka Anda harus mengetahui bagaimana caranya. Namun, sebelumnya Anda perlu memahami bahwa untuk pelaporan SPT yang pribadi terdapat tiga formulir yang perlu untuk diketahui. Berikut ini adalah formulirnya 

  • Formulir 1770 

Untuk formulir yang satu ini sendiri khusus untuk pengusaha dari kelas kecil hingga atas. Di mana bagi Anda yang memiliki usaha kecil hingga menengah, pelaporannya hanya membutuhkan data pajak yang dibayarkan tiap bulannya. Sedangkan jika Anda memiliki usaha kelas atas atau beromzet lebih dari 4,8 milyar/per tahun, maka Anda harus melampirkan beberapa syarat tambahan seperti laporan keuangan, laba, rugi dan neraca keuangan yang dihitung hingga 31 Desember tiap tahunnya. 

  • Formulir 1770s 

Sedangkan formulir 1770s ini adalah formulir SPT pribadi bagi Anda yang seorang pegawai dan dalam setahun mendapatkan gaji di atas 60 juta rupiah. Selain melaporkan untuk gaji bulanan, apabila mempunyai usaha yang sedang berjalan dan mendapatkan keuntungan pun juga diwajibkan untuk melapor. 

  • Formulir 1770ss 

Untuk formulir yang satu ini khusus bagi pegawai yang mendapatkan gaji di bawah 60 juta per tahunnya. Semisalnya adalah guru, karyawan perusahaan, ataupun profesi lain yang mendapatkan gaji per tahun kurang dari angka tersebut. 

Dari jenis formulir di atas, maka Anda bisa mengatahui kategori mana yang akan Anda isi untuk melaporkan SPT. Perlu diperhatikan bahwa pelaporan SPT ini harus sesuai dengan kenyataan dan juga tidak dikurangi atau ditambahi. Karena jika ada perbedaan maka Anda harus segera melapor agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Jika Anda sudah tahu formulir apa yang akan diisi untuk lapor SPT, maka selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara melaporkan SPT tahunan pribadi ini. Berikut ini adalah caranya: 

  • Cara online 

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk melaporkan SPT ini adalah melalui online. Pertama-tama Anda bisa mengunjungi situs Dirjen Pajak di laman http://djponline.pajak.go.id. Untuk melapor wajib pajak ini, Anda harus memiliki terlebih dahulu Electronic Filing Identification Number atau EFIN. 

Untuk mendapatkan EFIN ini Anda harus mendaftar dulu di Kantor Pelayanan Pajak atau KPP di mana tempat Anda daftar pajak. Nanti mana nantinya setelah mendapatkan nomor ini, Anda akan mengisi e-filling untuk melaporkan SPT yang sesuai dengan formulir. Setelah e-filing selesai diisi maka secara resmi Anda telah melaporkan SPT pajak tahunan. 

  • Cara offline 

Untuk cara offline ini, Anda hanya perlu datang ke kantor KPP, tempat Anda mendaftar pajak. Di mana nantinya Anda juga akan diminta untuk mengisi formulir yang sesuai dengan pendapatan dan profesi. Di mana nanti petugas akan membantu Anda untuk mendapatkan tanda bukti bahwa SPT telah dilaporkan.

Itu adalah cara lapor SPT tahunan pribadi yang sangat penting untuk Anda lakukan. Di mana melapor SPT ini sendiri akan menjadi bukti bahwa Anda peduli terhadap negara. Karena uang hasil pajak akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Jadi, jangan sampai Anda tidak melapor SPT, apalagi aka nada sanksi bagi yang tidak melapor ataupun telat.