Cara Mengatur Keuangan Perusahaan

Pada bidang ilmu keuangan perusahaan, ada beberapa cara untuk mengelola keuangan perusahaan. Menciptakan aturan keuangan yang sehat yang memungkinkan bisnis Anda dapat  bertahan, berkembang, dan bersaing dengan bisnis lain adalah untuk satu tujuan. Sebaliknya, jika Anda kurang memperhatikan pengelolaan keuangan perusahaan, akibatnya dapat mengurangi keuntungan, mengalami ketertinggalan dari perusahaan lain, atau bahkan bangkrut. Oleh karena itu, penting untuk Anda dalam belajar bagaimana mengelola keuangan Anda. Ada delapan cara mengelola keuangan perusahaan yang dapat dilakukan oleh Anda semua agar bisnis Anda selalu berkembang. Anda bisa mempelajari penjelasan berikut. 

  • Tetapkan tujuan keuangan 

Cara pertama untuk mengatur keuangan Anda adalah dengan menetapkan tujuan keuangan. Berapa banyak keuntungan yang Anda butuhkan untuk membuat dalam sebulan, tiga bulan, atau setahun? Anda harus membuat ketetapan tujuan yang realistis! 

  • Buat anggaran perusahaan 

Cara kedua untuk mengelola keuangan perusahaan Anda adalah dengan mencatat anggaran bulanan atau tahunan. Catatlah berbagai pengeluaran yang akan Anda perlukan setiap bulannya, lalu tetapkan batas harga pengeluaran pada setiap jenisnya. Pastikan untuk bertindak sesuai dengan anggaran yang  dibuat. 

  • Perhatikan arus kas keuangan perusahaan 

Cara ketiga dalam mengatur keuangan perusahaan adalah dengan memantau/menghormati arus keuangan teman perusahaan Anda. Mencatat semua transaksi yang terkait pada perusahaan dan menentukan siapa yang memiliki wewenang untuk menangani dana perusahaan dalam upaya mengurangi risiko korupsi. 

  • Pisahkan dana pribadi dan perusahaan 

Cara keempat untuk mengatur keuangan Anda adalah dengan memisahkan uang Anda dari uang perusahaan Anda. Pencampuran kedua dana tersebut merupakan salah satu cara untuk menempatkan bisnis Anda pada risiko kebangkrutan.

  • Manajemen hutang dagang 

Cara kelima untuk mengatur keuangan perusahaan Anda adalah dengan mengelola hutang dagang Anda. Apabila Anda terpaksa mengambil hutang, kami akan membayar Anda kembali tepat waktu. Selain itu, Apabila tidak ada urgensi, Anda dapat membayar hutang dagang Anda terlebih dahulu daripada menghabiskan uang untuk hal-hal lain. Dengan cara ini, perusahaan Anda bisa mendapatkan hutang yang sehat.  

  • Gunakan keuntungan untuk pengembangan bisnis 

Semua manfaatnya sangat berarti. Cara mengatur keuangan selanjutnya yaitu dengan menggunakan keuntungan untuk pengembangan bisnis. Tentunya Anda juga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan mendapatkan keuntungan lebih. 

  • Perhatikan perjanjian dengan pihak ketiga 

Perusahaan sering bekerja sama dengan mitra bisnis dan perusahaan lain. Pada proses kerjasama, kesepakatan bersama ditandatangani oleh kedua belah pihak. Cara mengatur keuangan selanjutnya adalah dengan memperhatikan perjanjian dengan pihak ketiga, khususnya dalam bidang keuangan. Hal tersebut diperlukan untuk menghindari penipuan yang menyebabkan Anda kehilangan uang. 

  • Penyusunan laporan keuangan 

Cara terakhir untuk mengelola keuangan Anda adalah dengan menyusun laporan keuangan dengan teratur dan berkala. Seperti yang disebutkan sebelumnya, Anda dapat menyusun laporan keuangan bulanan dan tahunan. Dengan cara ini, Anda dapat memantau dan mengevaluasi kinerja transaksi perusahaan Anda. Penilaian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk menilai tujuan keuangan dan menyusun anggaran Anda berikutnya.

Secara umum, ada dua perbedaan antara mengelola keuangan bisnis dan mengelola keuangan pribadi. Berikut adalah beberapa perbedaan dalam mengatur keuangan perusahaan dan keuangan pribadi. 

  • Tujuan keuangan 

Tujuan ekonomi suatu perusahaan tentu tidak hanya untuk membeli makan sebanyak tiga kali sehari atau untuk memenuhi kebutuhan bulanannya. Ini merupakan tujuan keuangan pribadi. Sedangkan tujuan keuangan bisnis adalah untuk menghasilkan keuntungan, yang digunakan guna mengembangkan bisnis dan menghasilkan lebih banyak uang. Bagaimana jika Anda menggunakan laba perusahaan untuk penggunaan pribadi? Pada umumnya pemilik/pemilik suatu perusahaan biasanya menerima gaji bulanan layaknya seorang karyawan. Oleh karena itu, ada bagian yang diberikan pada posisi manajerial, dan sisanya digunakan untuk biaya operasional perusahaan. 

  • Anggaran 

Alokasi dana pribadi tentunya memiliki perbedaan yang sangat jelas jika dibandingkan dengan alokasi dana perusahaan. Jika Anda ingin mengelola uang pribadi Anda, Anda dapat membagi item anggaran seperti sembako dan kebutuhan rumah tangga. Saat mengelola sumber daya operasional, Anda biasanya mengalokasikan dana  untuk menjalankan bisnis Anda, seperti akuntansi tahunan seperti tagihan listrik kantor, tagihan air kantor, peralatan perusahaan, pajak penghasilan, dll. Pada umumnya, ketika mengelola keuangan individu, orang tidak sering menyiapkan laporan keuangan bulanan. Manajer keuangan perusahaan, di sisi lain, perlu memperhatikan setiap transaksi dan menghasilkan laporan bulanan dan tahunan secara teratur. 

Demikianlah beberapa informasi tentang bagaimana mengambil kendali penuh atas metode atau cara mengatur keuangan perusahaan Anda. Jika Anda mau memiliki bisnis yang sukses, Anda harus menggunakan metode pengelolaan keuangan ini. Selain itu, Anda bisa belajar dan berguru pada ahlinya untuk mendapatkan saran yang lengkap tentang pengelolaan keuangan bisnis yang baik dan benar dari para praktisi dan trainer bisnis yang terpercaya