Cara Mengelola Gaji Kecil

kelola gaji kecil

Apakah Anda tergolong orang yang langsung mencari barang impian di sebuah toko online atau memesan makanan online selepas menerima uang gaji? Umumnya seorang yang seperti ini nantinya akan merasa kenapa isi kantong menjadi sedikit padahal baru saja memperoleh gaji, sementara tanggal gaji berikutnya masih beberapa minggu lagi. Jika seperti ini terus menerus, bisa jadi orang-orang dengan gaji kecil hanya sekedar lewat sekejap saja.

Apabila Anda hidup dengan pengelolaan gaji begini setiap bulan, maka akan sulit bagi Anda untuk dapat menabung dan melakukan investasi. Nah, untuk mengatasi kebiasaan tersebut, dibawah ini terdapat beberapa tips atau cara mengelola gaji kecil agar kehidupan Anda tetap stabil dan sejahtera.

1.       Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran

Mencatat setiap pendapatan yang Anda terima setiap bulan, entah itu dari gaji pokok atau pendapatan lainnya. Begitu juga dengan setiap pengeluaran yang Anda lakukan. Tidak boleh malas untuk catat setiap rinciannya. Hal ini sangat penting agar dapat mengetahui bagian mana yang termasuk pengeluaran terbesar Anda, entah itu transportasi, konsumsi, internet, belanja pakaian dan keperluan lainnya.

2.       Membuat Budgeting

Sesudah mengetahui aktivitas pengeluaran Anda tiap bulannya, Anda dapat mulai menyusun budgeting. Upaya tersebut agar menjaga supaya Anda tidak mengeluarkan dana lebih dari nominal yang telah ditentukan. Jika dari catatan keuangan telah memakai metode kakeibo, Anda dapat melanjutkan lewat metode yang serupa

3.       Membayar Kewajiban dan Menyisihkan untuk Ditabung

Ketika menerima gaji, sebelum Anda membeli barang apapun itu, pastikan dahulu Anda membayar angsuran atau tagihan. Usahakan untuk tidak melebihi masa tempo supaya anda terhindar dari penalti. Kemudian, sisihkan setidaknya 10% dari pendapatan Anda untuk ditabung. Jika Anda mengikuti trik budgeting 50-30-20 serta 80-20, Anda dapat menyisihkan setidaknya 20% untuk ditabung atau berinvestasi.

4.       Memisahkan Pos-Pos Pengeluaran

Sesudah memisahkan uang untuk melunasi kewajiban serta disisihkan ke dalam tabungan, Anda dapat memisahkan sisa dana Anda ke pos-pos pengeluaran berdasarkan budgeting yang Anda buat. Anda dapat memanfaatkan berbagai layanan elektronik seperti kartu debit untuk pengalokasian pos pengeluaran, seperti e-Card untuk berbelanja kebutuhan, x-card untuk hobi dan hiburan dan masih banyak lagi.

Serupa dengan alokasi untuk  tabungan, dimana Anda tidak perlu membuat akun atau rekening bank yang banyak untuk beberapa keperluan yang ada.

5.       Selalu Siapkan List Barang Ketika Belanja

Menyiapkan list belanja dapat dikatakan sebagai hal yang sepele, tapi mampu menjaga agar Anda tidak belanja kelewatan. Ketika berbelanja kebutuhan pokok, harian, mingguan ataupun bulanan, upayakan untuk fokus ke barang-barang yang tercatat di list belanjaan, Jangan mudah tergiur untuk membeli barang lain. Jika Anda menginginkan barang yang tidak tercantum di daftar belanja Anda, pastikan dulu bahwa barang tersebut memang sedang dibutuhkan.

6.       Peka dengan Promo

Tidak ada salah seseorang memantau promo yang ada, entah itu ketika berbelanja offline atau online. Ketika belanja offline, Anda bisa melihat pajangan atau tulisan yang menampilkan bahwa barang yang dijual sedang diadakan promo, apalagi jika barang-barang yang Anda butuhkan terdapat didalamnya, tentu hal ini bisa menjadi penghematan bagi pengeluaran Anda per bulannya.

7.       Menghemat Biaya Konsumsi

Jika dibayangkan, tentu memasak makanan sendiri terasa cukup merepotkan. Akan tetapi terdapat banyak sekali keuntungannya jika mengkonsumsi masakan Anda sendiri, dimana Anda lebih bisa mengontrol semua bahan masakan yang akan digunakan, seperti minyak, MSG, garam dan Anda juga dapat menghemat cukup banyak uang dengan memasak sendiri. Mungkin dengan uang 50 ribu Anda bisa membeli makan 2 kali, jika dibelanjakan dan memasak sendiri uang 50 ribu tersebut bisa untuk makan dua hari.

8.       Bijak Penggunaan Kartu Kredit

Anda perlu ingat bahwa kartu kredit bukanlah uang tambahan, melainkan sebuah alat pembayaran. Apabila Anda menggunakan kartu kredit, tidak berarti Anda memiliki uang tambahan untuk berbelanja, Anda perlu membayar uang sudah digunakan lewat kartu kredit tersebut. Maka dari itu, sebaiknya gunakanlah kartu kredit Anda dengan cerdas dan bijak kemudian selalu sisakan sejumlah uang untuk melunasi tagihan dari kartu kredit Anda.

9.       Menentukan Tujuan Keuangan dan Berani Berkomitmen

Memiliki impian dan tujuan tentu akan membuat seseorang lebih konsisten ketika menjalankan sesuatu. Seperti itu juga dalam hal mengatur finansial. Anda harus menentukan apa tujuan yang akan Anda raih dalam jangka waktu terdekat, menengah dan di masa depan.

Motivasi tersebut nantinya dapat membantu Anda untuk rutin menabung serta menahan nafsu untuk tidak tidak membeli keperluan konsumtif yang sebetulnya tidak begitu dibutuhkan. Misalnya dapat memiliki dana darurat, menabung untuk membeli rumah dan masih banyak lagi. Maka dari itu, Anda harus berkomitmen supaya dapat mengelola gaji Anda meski tergolong kecil.