Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil

Sekarang mulai banyak bermunculan bisnis-bisnis kecil di setiap sudut daerah, baik di ibukota maupun wilayah lainnya. Namun, sangat disayangkan karena banyak juga pelaku bisnis yang pada akhirnya gulung tikar.

Penyebab bisnis kecil akhirnya gulung tikar

Memang setiap usaha itu pasti akan memiliki kendalanya sendiri-sendiri, begitu pula dengan bisnis kecil. Namun, Anda juga harus mengetahui apa saja problem yang menjadi penyebabnya :

  • Terdapat masalah pada pengelolaan keuangan

Hal utama yang sering kali menjadi masalah adalah keuangan. Biasanya para pelaku bisnis kecil akan kesulitan dalam pengelolaan keuangan, karena sering kali mengambil keputusan terkait finansial yang keliru dan terlalu tergesa-gesa.

Karena itu ada baiknya sebelum terjun ke dunia bisnis, Anda mempelajari terlebih dahulu tentang pengelolaan keuangan agar dapat bisnis tersebut dapat berkembang dengan lebih baik.

  • Manajemen bisnis yang buruk

Selanjutnya adalah manajemen bisnis yang tidak teratur, tidak dapat mengelola keuangan bisnis dengan baik. Sehingga mengakibatkan usaha tersebut tidak dapat berkembang, karena mereka tidak tahu atau memisahkan antara modal dan keuntungan.

Tidak hanya pada masalah keuangan, namun juga pada urusan operasional. Jam buka yang tidak menentu, bahasa yang digunakan saat melayani pelanggan terkadang masih memiliki kesan kasar serta kurang maksimal dalam segala aspek.

  • Tidak memahami tentang pemasaran

Di dunia bisnis itu yang namanya memiliki saingan adalah hal yang biasa, bahkan ketika Anda berjualan sembako di daerah kecil dan hanya membukannya di rumah. Tentu akan ada toko yang lebih besar dan pastinya lebih lengkap dari warung kecil yang Anda miliki.

Namun, bisa bertahan atau tidaknya semua bergantung pada teknik pemasarannya. Inilah mengapa para pelaku bisnis kecil mudah gulung tikar, sebab mereka tidak mengenal atau dibekali dengan ilmu pemasaran.

  • Masih belum mengoptimalkan kecanggihan teknologi

Dengan pesatnya teknologi yang berkembang saat ini tentu akan membawa dampak besar dalam kehidupan manusia, termasuk pada bisnis. Sekarang sudah banyak yang memanfaatkan hal tersebut guna memajukan bisnis yang mereka miliki.

Namun, masih banyak juga diantara pelaku bisnis khususnya usaha kecil yang tidak atau belum mampu mengandalkan kemajuan digital. Salah satunya dalam hal pembukuan, banyak yang masih menggunakan cara manual.

Cara mengelola keuangan sebuah usaha kecil

Kesuksesan dari sebuah bisnis, baik kecil maupun besar. Apabila dapat dikelola dengan baik maka akan berjalan lancar, sebaliknya bila buruk maka akan hancur. Karenanya silahkan untuk menyimak tips-tips dibawah ini :

  • Mengedukasi diri

Dengan mengedukasi diri sendiri akan membantu Anda untuk lebih cermat dalam mengelola keuangan bisnis. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk bisa mengedukasi diri Anda, yaitu dengan :

  • Mempelajari arus kas
  • Mengecek laporanpenghasilan
  • Selalu mengawasi perkembangan (naik-turun) neraca
  • Memeriksa laporan modal

Dengan Anda mempelajari keempat hal diatas, Anda akan memiliki gambaran tentang langkah apa yang selanjutnya harus diambil agar usaha tersebut dapat berkembang lebih baik.

  • Membuat perencanaan

Hal ini adalah salah satu dari sekian banyak cara yang wajib untuk dijalankan, membuat perencanaan bisnis. Anda tentunya harus mempunyai gambaran mengenai bisnis yang akan atau telah dijalankan.

Buatlah perencanaan untuk harian, mingguan hingga bulanan. Bahkan pada perusahaan besar, mereka telah membuat strategi bisnis untuk satu tahun. Dalam rencana bisnis tersebut juga terdapat banyak solusi ketika usaha mengalami kesulitan.

Bila Anda belum mengerti cara pembuatannya, tidak masalah untuk meminta tolong oleh orang-orang yang berkompeten pada bidang marketing.

  • Membuat anggaran rutin

Selanjutnya adalah dengan membuat rencana untuk anggaran bisnis secara rutin. Tujuannya untuk memberikan batasan agar pengeluaran tidak over budgeting dan malah membuat bisnis Anda mengalami kemunduran.

Selain itu dengan membuat anggaran, Anda bisa meningkatkan efisiensi untuk membangun sebuah usaha. Tentunya hal tersebut akan memberikan dampak positif untuk bisnis yang Anda rintis secara jangka panjang.

  • Mengawasi perputaran keuangan kas

Selanjutnya adalah dengan mengawasi arus dari kas. Hal ini bertujuan agar Anda bisa mengetahui apabila ada kebocoran keuangan. Walau tidak mudah melakukan pemantauan, karena memang dibutuhkan ketelitian dan kecermatan yang tinggi.

  • Memisahkan keuangan hasil bisnis dan pribadi

Anda harus bisa memisahkan antara uang hasil usaha dan pribadi, tujuannya adalah agar uang keuntungan tidak terpakai selain untuk kebutuhan pribadi. Karena bila hal tersebut sampai terjadi bisa-bisa usaha Anda akan gulung tikar.

  • Pergunakan keuntungan untuk mengembangkan usaha

Manfaatkan keuntungan yang didapatkan untuk mengembangkan usaha. Jadi, setiap bulannya Anda bisa menyisihkan setidaknya 10% dari keuntungan dan ditambahkan ke dalam modal. Cara ini bisa membuat bisnis yang sedang Anda rintis akan terus berkembang dan semakin meningkat.

Pada dasarnya dalam menjalankan bisnis itu tidak hanya harus memiliki tekad, namun juga strategi yang benar. Karena tanpa adanya strategi bisnis, usaha Anda tidak dapat berjalan dengan baik dan berkembang.