Cara Mengisi e-Filing Pajak Pribadi buat Lapor SPT Pajak

SPT tahunan

Apabila Anda memiliki penghasilan lebih dari Rp 60 juta dalam setahun, jangan merasa bingung tentang cara lapor pajaknya. Sekarang Anda dapat menggunakan aplikasi yang bernama e-filing. Cara menyampaikan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) Pajak penghasilan (PPh) dari WPOP (Wajib Pajak Orang Pribadi) secara online melalui website resmi DJP Online.

Formulir 1170 S sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan 1770 SS, hal ini disebabkan oleh ada beberapa lampiran wajib Anda isi dan karena penggunanya adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang mempunyai penghasilan bruto (kotor) melebihi Rp 60 juta rupiah per tahunnya.

Penghasilan itu didapatkan dari satu atau bisa juga lebih pemberi kerja, misalnya royalti, bunga, sewa, serta keuntungan yang didapat melalui penjualan atau pengalihan harta. Adanya penghasilan yang akan dikenakan PPh final, misalnya surat berharga, bunga deposito dan lainnya.

Siapkan dokumen pendukung

Sebelum melakukan pengisian SPT, ada baiknya Anda menyiapkan beberapa dokumen berikut :

  1. Bukti potong/pemungutan dari 1721 A1 apabila Anda merupakan pegawai swasta atau bagi PNS potongan 1721 A2.
  2. Bukti potong/pemungutan dari 1721 VII bagi pemotongan PPh pada Pasal 21 dan bersifat final.
  3. Bukti potong/pemungutan PPh Pasal 23 tentang penghasilan yang berasal dari sewa diluar tanah serta bangunan.
  4. Bukti potong/pemungutan PPh pada Pasal 4 ayat 2 mengenai sewa bangunan dan tanah.
  5. Daftar penghasilan.
  6. Daftar tanggungan yang ada di keluarga.
  7. Bukti sumbangan atau pembayaran pajak.
  8. Serta dokumen terkait lainnya.

Cara isi dan lapor SPT tahunan pajak 1770 S via aplikasi e-Filing

Apabila Anda ingin membayarkan pajak dengan cara online, maka Anda perlu memiliki nomor E-Filling atau Electronic Filing Identification Number. Nomor e-Filling ini hanya bisa diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan digunakan ketika Anda akan melaporkan STP dan juga kode billing pembayaran pajak. Untuk bisa mendaftarkan e-Filing ini, maka tahapan di bawah inilah yang harus Anda jalani: 

  1. Silahkan membuka website resmi DJP https://www.djponline.pajak.go.id atau bisa juga efilling.pajak.go.id
  2. Masukan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) serta password yang telah Anda miliki ketika mendaftar DJP online.
  3. Masukkan kode keamanan.
  4. Login
  5. Pilihalh layangan “e-Filing”
  6. Klik “Buat SPT’
  7. Kemudian ikutilah panduannya dan jawab beberapa pertanyaan yang diberikan sebelum masuk ke SPT, seperti contohnya :
  • Apa Anda menjalankan bisnis atau melakukan pekerjaan bebas? Silahkan jawab “tidak”
  • Apa Anda merupakan seorang suami/istri dan menjalankan perpajakan secara terpisah? Silahkan jawab “tidak”
  • Apa penghasilan kotor yang Anda dapatkan selama satu tahun adalah kurang dari Rp 60 juta? Silahkan jawab “tidak”
  • Anda bisa menggunakan formulir 1770 S, pilihlah formulir yang Anda akan gunakan. Jika telah mengetahui cara untuk mengisi e-Filling, maka silahkan menjawab “Dengan Bentuk Formulir. Namun, bila belum tahu Anda dapat memilih “Dengan Panduan”
  1. Lakukan pengisian e-Filing
  2. Klik langkah selanjutnya
  3. Isi daftar pemotongan PPh oleh pihak lain serta yang ditanggung pemerintah. Bukti yang telah Anda siapkan hanya tinggal di tambahkan saja.
  4. Isi nama dan juga NPWP pemungut pajak, tanggal dan nomor pemungutan, jumlah PPh dan jenis pajak.
  5. Masuklah pada bagian bukti pemungutan baru.
  6. Jika sudah selesai, silahkan klik “simpan” kemudian nanti akan muncul ringkasan potongan pajak Anda.
  7. Klik langkah selanjutnya
  8. Masukkan nominal penghasilan bersih dalam negeri yang berhubungan dengan pekerjaan
  9. Klik langkah selanjutnya
  10. Masukkanlah penghasilan dalam negeri, jika ada.
  11. Klik langkah selanjutnya
  12. Isi pertanyaan “Apa Anda mempunyai penghasilan luar negeri?” jika ada jawab “ya”, bila tidak silahkan pilih “tidak”
  13. Masukkan nominal penghasilan, tidak termasuk objek pajak
  14. Klik langkah selanjutnya
  15. Masukkan nominal penghasilan yang sudah dipotong PPh final, jika ada. Kemudian klik tambah dan isi.
  16. Klik langkah selanjutnya
  17. Masukkan harta yang Anda miliki, setelah menjawab pertanyaan “Apakah Anda memiliki harta?”
  • Jika ya, silahkan masukkan harta satu demi satu dan klik tambah.
  • Jika sudah pernah mengisi pada daftar e-Filing. Anda bisa menampilkan dengan klik “Harta pada SPT Tahun lalu”
  1. Klik langkah selanjutnya
  2. Tambahan perihal hutang, jika ada.
  3. Tambahkan jumlah tanggungan.
  4. Klik langkah selanjutnya
  5. Isi sumbangan atau zakat keagamaan yang wajib dibayarkan ke yayasan pengelola resmi.
  6. Setelahnya Anda cukup mengikuti seluruh langkah yang ada dan mengikuti petunjuknya.
  7. Jika sudah selesai, SPT akan terkirim via email.

Itulah cara daftar e-Filing di DJP online serta cara mengaktifkan nomor Efin. Anda juga sudah mendapatkan informasi lengkap manfaat apa saja yang akan didapatkan dengan mendaftarkan nomor Efin. Di mana Anda tidak perlu lagi repot lagi untuk datang ke kantor pajak dan mengantri. Anda bisa melaporkan SPT kapan saja, selama memiliki jaringan internet.