Cara Mengurus SKCK Beserta Persyaratannya

Cara Mengurus SKCK

Membicarakan tentang SKCK pasti yang ada dibenak kita adalah salah satu dokumen persyaratan yang harus dilampirkan pada saat melamar pekerjaan. Bagaimana Cara Mengurus SKCK? Apakah membingungkan bagi anda? Artikel ini akan mengulas tentang pembuatan SKCK hingga persyaratan apa saja yang harus anda siapkan.

SKCK adalah singkatan dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian. merupakan sebuah surat atau dokumen yang dapat menjadi bukti penting yang dikeluarkan oleh kepolisian kota yang memuat tentang catatan – catatan tentang perilaku seseorang yang tidak atau belum pernah melakukan tindakan kriminal.

Manfaat SKCK

Selain menjadi salah satu dokumen persyaratan untuk mendaftar di perusahaan swasta, ada beberapa manfaat SKCK lain yang perlu anda ketahui, diantaranya : 

  1. Terbitan dari Polresta :
  • Sebagai syarat calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk masuk Pegawai Pemerintahan,
  • Salah satu syarat untuk mendaftar ke sekolah perguruan tinggi di dalam ataupun luar negeri,
  • Syarat dalam pencalonan diri untuk menjadi Kepala Daerah atau Bupati, DPRD, ataupun sebagai Kepala Desa,
  • Salah satu syarat untuk dapat menikah dengan anggota TNI atau anggota Polri.
  1. Terbitan dari Polda :
  • Membuat paspor,
  • dokumen untuk mencalonkan diri menjadi DPRD atau Walikota.

Cara Mengurus SKCK

Cara Mengurus SKCK

SKCK mempunyai masa berlaku selama 6 bulan. Jika masa berlaku telah habis, anda bisa memperpanjang masa berlaku dengan datang kembali ke polres atau polda. Berikut cara mengurus atau membuat SKCK, yaitu :

  1. Anda dapat mengurus melalui daring atau online
  • Siapkan dokumen – dokumen yang dibutuhkan,
  • Masuk ke laman , akses link resmi polri di https://skck.polri.go.id/ ,
  • Klik “Form Pendaftaran” ,
  • Isi form sesuai dengan dokumen yang anda miliki : satuan wilayah tujuan anda, data pribadi, pendidikan, ciri fisik, hubungan keluarga, keterangan, dan bagian yang wajib diisi lainnya,
  • Untuk bagian Satuan Wilayah atau “Satwil”, anda dapat memilih dengan jenis keperluan untuk “pembuatan SKCK”,
  • Unggah foto anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
  • Bagi yang membuat SKCK baru, harap melampirkan rumus sidik yang telah didapatkan sebelumnya dari kantor Polresta sesuai dengan domisili anda.
  • Setelah formulir selesai anda isi, anda akan mendapatkan slip tanda dan nomor bukti pendaftaran yang dapat digunakan untuk membayar biaya pembuatan SKCK online melalui bank BRI atau dapat secara tunai dengan datang langsung ke loket pembayaran kantor polisi.
  1. Anda dapat mengurus dengan datang langsung ke kantor polisi.
  • datang ke kantor polisi dengan dokumen yang dibutuhkan dan sesuai syarat,
  • isi formulir sesuai dengan data – data dokumen anda,
  • setelah formulir diisi, berikan ke petugas dan selanjutnya petugas akan mengambil sidik jari anda,
  • menunggu diterbitkannya SKCK.

Syarat – syarat pembuatan SKCK

Sebelum anda mengurus SKCK, anda harus menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan sebagai  syarat diterbitkannya SKCK. Berikut diantaranya :

  1. Pembuatan SKCK Online
  • Fotokopi e-KTP dan menunjukkan e-KTP yang asli,
  • Fotokopi paspor (bagi yang punya dan bersifat tidak wajib),
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga),
  • Fotokopi akta kelahiran,
  • Pasfoto yang berwarna dengan ukuran 4x6cm sebanyak 6 lembar dan berlatar belakang warna merah, tampak muka depan , dan tentunya berpakaian sopan.
  1. Pembuatan SKCK langsung ke kantor polisi
  • Surat pengantar yang didapat dari kantor kelurahan setempat,
  • Fotokopi e-ktp atau SIM,
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK),
  • Fotokopi 1 lembar akta kelahiran,
  • Pasfoto yang berwarna background merah berukuran 4x6cm sebanyak 6 lembar dan foto terbaru.
  1. Memperpanjang SKCK
  • Membawa SKCK lama yang telah dilegalisir ataupun yang asli dengan maksimal masa habisnya selama 1 tahun,
  • Fotokopi SIM atau e-KTP,
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK),
  • Fotokopi Akta lahir,
  • Pasfoto terbaru sebanyak 3 lembar berukuran 4×6 dengan background warna merah,
  • Mengisi formulir untuk perpanjangan SKCK . Formulir dapat diambil di kantor polisi.

Biaya Mengurus SKCK

Biaya mengurus SKCK adalah sebesar Rp 10.000,- dan dapat disetorkan ke petugas polri yang sedang  bertugas atau bisa melalui bank yang telah bekerja sama. Saat ini bank yang telah bekerjasama dengan polri adalah Bank BRI.

Biaya mengurus SKCK sudah sesuai dan berdasarkan keputusan :

  • Undang – Undang RI Nomor 20 tahun 1997 mengenai (PNBP) Penerimaan Bukan Pajak,
  • Undang – Undang RI Nomor 2 tahun 2000 mengenai Kepolisian Negara Republik Indonesia,
  • PP Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2010 mengenai Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang telah berlaku di Instansi Polri, serta
  • Surat atau dokumen Kapolri No: ST/1928/VI/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 mengenai Pemberlakuan PP Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2010.

Demikian ulasan mengenai Cara Mengurus SKCK hingga biaya mengurus SKCK. Semoga informasi diatas dapat berguna dan menjadi pengetahuan baru.