Cara Perhitungan Kredit Mobil, Perlu Diketahui Sebelum Mengajukan ke Leasing

perhitungan kredit mobil

Mobil bisa dibilang sebagai aset mahal, menjadi dambaan banyak orang karena menawarkan kemewahan.  Namun belakangan ini, membaiknya kondisi perekonomian Indonesia setelah pandemi Covid-19 membuat pertumbuhan pemilik mobil semakin bertambah. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kemudahan membeli mobil secara kredit.

Sejak jaman dulu, kita tahu bahwa membeli barang apa saja lebih baik dilakukan secara tunai karena tidak menambah beban pengeluaran. Namun penghasilan yang masih terbatas bisa menjadi kendala yang membuat sebagian orang mundur untuk memilikinya. Kalau tak mampu membeli secara tunai namun keinginan Anda sangat besar untuk membeli mobil, silahkan ajukan kredit ke leasing atau bank terpercaya.

Belum tahu cara perhitungan kredit mobil yang benar? Yuk simak pembahasan berikut.

Menghitung Biaya Kredit Mobil, Rumus dan Contoh Kasus

Berikut ini rumus perhitungan biaya kredit mobil sederhana:

  •       Jumlah kredit (plafon) = harga mobil – down payment
  •       Angsuran setiap bulan = cicilan pokok + tarif bunga
  •       Cicilan kredit mobil pokok = jumlah kredit / waktu pelunasan
  •       Cicilan tarif bunga pinjaman setiap bulan = (jumlah kredit x tarif bunga) / 12
  •       Pembayaran awal = down payment + cicilan pertama + provisi pihak pemberi pinjaman + asuransi mobil, administrasi, dan polis asuransi

Kalau rumus di atas diaplikasikan pada kredit mobil, maka hasilnya sebagai berikut:

  •       Asumsikan DP yang harus dibayar 30 persen, maka jumlah kredit = 150 juta rupiah – 45 juta rupiah = 105 juta rupiah.
  •       Angsuran setiap bulan dengan masa pelunasan cicilan 5 tahun = 105 juta rupiah / 60 bulan = 1,75 juta rupiah.
  •       Cicilan tarif bunga setiap bulan 4,8 persen maka = (105 juta x 4,5/100) / 12 = 420 ribu rupiah.
  •       Total angsuran per bulan = 1,75 juta + 420 ribu = 2,17 juta rupiah.
  •       Pembayaran awal dengan DP 30 persen = 45 jta + 2,17 juta + 5% dari 150 juta rupiah yakni 7,5 juta rupiah + 0,5 persen dari 105 juta rupiah yakni 525 ribu rupiah + 700 ribu rupiah + 40 ribu rupiah = 56 juta rupiah.

Dari perhitungan kredit mobil di atas, dapat disimpulkan bahwa jumlah uang yang harus dibayar di awal sebesar 56 juta rupiah dengan masa tenor 5 tahun. Artinya pihak penerima kredit harus membayar cicilan sebesar 2,17 juta sampai waktu pelunasan berakhir. Sebagai tips tambahan, ketika Anda berencana mengajukan pinjaman mobil sebaiknya mencari tahu tentang tawaran suku bunga dari pihak leasing atau bank di awal.

Ini memudahkan Anda dalam menghitung besar pinjaman yang harus dibayar apakah sesuai dengan kemampuan. Pastikan untuk memilih kreditur terpercaya agar tidak terjebak dalam hutang besar. Kalau ingin lebih mudah, Anda bisa menggunakan kalkulator khusus perhitungan kredit mobil. Teknologi tersebut kini beredar luas di internet, jadi tak perlu repot menghitung secara manual yang mungkin terjadi kesalahan.

Kalau Kredit Mobil, Sebaiknya Pilih Baru atau Bekas?          

Membeli mobil secara kredit kini menjadi pilihan sebagian masyarakat, terutama kalangan milenial dan generasi Z yang baru berkarir. Alasan utama kenapa tidak membeli tunai adalah keterbatasan modal yang dimiliki. Kalau memilih kredit mobil sebaiknya yang baru atau yang bekas, ya? Mungkin hal ini membuat Anda dilema karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat disesuaikan dengan budget.

Perimbangan Membeli Mobil Baru Daripada Bekas

Mobil baru sangat identik dengan sebuah mobil yang masih bebas pemakaian sehingga tidak ada kerusakan dan kecacatan yang mengharuskan Anda mengeluarkan lebih banyak uang untuk memperbaikinya. Anda bisa mencari mobil baru di dealer terpercaya. Berikut ini beberapa keuntungan yang menjadi pertimbangan membeli mobil baru daripada bekas:

  •       Promo pinjaman kredit dengan suku bunga rendah. Karena pembayaran akan dilakukan secara cicil per bulan, tentu dapat menghindarkan Anda dari pengeluaran besar dalam satu waktu. Kalau ditambah promo suku bunga rendah maka akan lebih ringan.
  •       Garansi produsen masih lengkap dan premi asuransi yang lebih murah.
  •       Biaya servis masih gratis.

Pertimbangan Membeli Mobil Bekas Daripada Baru

Membeli mobil bekas memberikan beberapa keuntungan. Apalagi kalau Anda berhasil memilih mobil yang dirawat baik. Dengan kekuatan mobil yang bagus, maka Anda dapat memakai uang untuk keperluan lain yang bersifat mendesak. Membeli mobil bekas tentu lebih hemat biaya. Selain itu Anda bisa merasakan keuntungan berikut:

  •       Biaya depresi lebih lambat.
  •       Berbagai varian tipe mobil, tahun produksi, serta tawaran harga yang terjangkau bisa disesuaikan keinginan dan kebutuhan.
  •       Mobil bekas juga bisa dimiliki dengan proses cepat dan dapat dipakai langsung.
  •       Bisa dibeli secara kredit sehingga lebih meringankan beban pengeluaran.

Demikian cara perhitungan kredit mobil dari kami. Semoga membantu memudahkan Anda dalam mendapatkan mobil baru ataupun bekas.