Cara Ternak Lele Beserta Perkiraan Modalnya

ternak lele

Sebelum membahas tentang ternak lele, kita berkenalan dulu tentang Ikan lele yang  merupakan salah satu lauk yang nikmat, dan juga kemungkinan besar banyak dari Kita menyukainya. Karena sangat digandrungi banyak masyarakat, maka tidak ada salahnya untuk menjadikannya sebagai peluang bisnis.Sebenarnya, tidak Cuma rasa ikannya yang nikmat, banyak juga manfaat yang didapatkan jika mengonsumsi ikan tersebut, seperti untuk kesehatan jantung maupun otak manusia, dikarenakan kandungan dari omega 3 dan 6. Selain itu juga fosfor pada ikan akan membantu kita untuk menjaga kesehatan tulang dan juga gigi. Banyaknya manfaat dari ikan lele, maka dari itu target pemasarannya sangat baik, dari kalangan anak kecil, remaja, sampai dewasa. Maka sekarang saatnya Kita untuk menganalisa usaha dan modal Ternak lele ini. 

Perkiraan Modal Ternak Lele

Jika hanya berangan-angan menjadi pengusaha sukses akan tetapi tidak berusaha, maka mulailah untuk berbisnis. Dengan cara mulai menganalisa usaha Cara budidaya ikan lele

Jika hanya terus bermimpi menjadi orang kaya tanpa melakukan hal yang berarti, maka mimpi Anda hanyalah tinggal mimpi. Dengan adanya analisa usaha yang akan kami bahas berikut, diharapkan Anda akan terbangun dari mimpi dan mulai meniti usaha dari sekarang.

Sekarang Kita akan menghitung modal ternak lele. Modal alat dan bahan yang diperlukan seperti, sewa lahan selama satu tahun sebesar Rp 1.000.000, membuat Kolam dari terpal sebesar Rp.500.000 , Jadi total modal tetap yang diperlukan adalah Rp 1.500.000 apabila Anda mempunyai lahan sendiri, akan menjadi suatu keuntungan.

Untuk modal ternak lele dalam biaya operasionalnya yaitu,  pertama tentu saja dengan benih ikan lele sekitar Rp 200 x 5000 ekor maka untuk benih ikan seharga Rp 1.000.000, kemudian pakan untuk 3 bulan kisaran Rp 500.000, untuk vitamin seharga seratus ribu, dan peralatan tambahan sekitar Rp150.000 Jadi Total biaya operasional sebesar Rp 1.750.000

Potensi Keuntungan  dari Budidaya Ikan Lele

Disini kita akan membahas perhitungan kasar keuntungan dari budidaya ikan lele. Pada umumnya ikan yang dipanen tidak akan sama dengan bibit dikarenakan terdapat penyusutan jumlah. Contohnya jika terjadi penyusutan sebesar 10 persen dari 5.000 ikan, maka total pendapatan yang dipanen berkisar 4.5000 ikan. Jika 6 ekor ikan berbobot 1 kg, kemungkinan total panen tersebut mencapai 750 kg.

Beberapa Tips Sukses Menjalankan Usaha

peluang ternak lele

1.   Menggunakan kolam terpal

Terpal merupakan material yang efektif dengan harga yang terjangkau. Selain itu, Keuntungan jika menggunakan terpal yaitu ikan tidak berbau tanah (lumpur), pembersihan kolam pun sangat mudah dan cepat.

2. Memilih bibit unggul suatu keharusan

Berbagai macam budidaya pasti mempunyai hasil yang maksimal jika Kita memakai bibit yang unggul. Untuk jenisnya yang banyak dibudidayakan biasanya lele dumbo atau sangkuriang.

Bibit yang ditebar pada kolam haruslah mempunyai ukuran yang sama untuk menghindari dari kanibalisme. Ukuran untuk satu kolam dan total bibit berkisar kurang lebih 250 ekor setiap meter persegi. Untuk ukuran air sekitar 40 atau 50 cm saja. 

3. Memperhatikan pemberian pakan

Memberi pakan biasanya 3 kali sehari yaitu, pagi, siang dan malam. Memberikan pakan saat pagi hari sekitar jam 9,jangan terlebih dahulu memberikan sebelum waktunya, dikarenakan nafsu makan ikan belum maksimal. Dan juga, air kolam masih terdapat zat negatif yang terbawa oleh udara. Maka dari itu memberi pakan sebelum tepat waktunya akan mengakibatkan banyak ikan yang mati. Agar pendapatan maksimal, gunakanlah pakan alternatif seperti usus atau jeroan ayam dan bisa juga unggas mati. Jika ikan lapar tepat sebelum waktu, maka cara mengatasinya dengan cara memakai daun pepaya dan batang pisang muda yang dicincang untuk pakan cemilan. 

4. Memperhatikan kualitas air

Jika bisa gunakanlah mata air dari tanah untuk air kolam atau air dari PDAM pun bisa Anda gunakan dengan tambahan catatan dilakukan dalam penampungan seminggu untuk digunakan. Perhatikan ketinggian air agar tetap terjaga,  jika air berkurang maka tambahkanlah air lagi. Bagusnya kolam ditutup jaring agar terhindar dari predator dari luar.

5. Mengendalikan hama dan penyakit

Hama dan penyakit sangat merugikan bagi peternak lele dan juga mengakibatkan kematian hingga gagal panen. Hama dibagi menjadi 3 kelompok yaitu hama pengganggu seperti belut, hama pesaing seperti ikan mujair, dan juga hama predator seperti kucing, ular maupun musang. Untuk menghindari dari hal tersebut cukup mudah jika Anda telah mengetahui Cara budidaya ikan lele, yaitu dengan memagar area kolam, menyaring keluar masuk air dan juga menutup kolam dengan jaring. Kemudian untuk mencegah penyakit diperlukan perhatian ekstra, jangan biarkan penanganan yang lambat. Penyakit biasanya yang timbul ialah, bintik putih,bakteri,kutu ikan, maupun jamur.

6. Pemasaran Ikan Lele

Memasarkan panen ikan terbilang cukup mudah, Dikarenakan rata-rata orang menyukainya. Bisa dijual ke pasar, ditawarkan di tempat makan maupun restoran.  Ikan lele bisa meningkatkan penghasilan dengan cara diolah menjadi kerupuk,abon, maupun nugget. Tawarkan kepada keluarga maupun tetangga dan juga teman anda sekalian untuk mempromosikan hasil panen dari ternak lele.

Mungkin saja ada teman, keluarga, maupun keluarga Anda yang ingin belajar Cara budidaya ikan lele melalui Anda dan menjadi partner bisnis.