Cara Untuk Mendaftar Kuliah di Luar Negeri

Sebagian besar orang pastinya memiliki keinginan untuk bisa bersekolah di luar negeri. Namun, tidak banyak yang mengetahui cara untuk mendaftarkan dirinya. Proses aplikasi ketika akan masuk ke universitas di luar negeri memang tidak memiliki formula khusus agar memperoleh izin untuk bisa berkuliah di kampus favorit.

Tetapi berikut adalah beberapa aturan yang umumnya harus diketahui dan sebaiknya diikuti, serta tips yang bisa membantu Anda untuk memperoleh izin masuk.

Langkah Daftar Kuliah ke Luar Negeri

1. Pilih progam sesuai keinginan

Tentukanlah terlebih dahulu, dimana Anda akan menempuh pendidikan berserta bidang studi juga tingkatannya. Kemudian pastikan juga bila program studi pilihan mempunyai latar belakang yang memenuhi syarat.

Anda juga harus mempertimbangkan peluang karir serta putuskanlah spesialisasinya. Pilihlah prodi yang memang sesuai tujuan dan cobalah untuk mendaftar pada kampus yang mempunyai peringkat tinggi serta reputasi bagus.

2. Bacalah syarat serta batas waktunya dengan cermat

Selanjutnya adalah dengan memeriksa segala persyaratan. Bila informasi dari situs membuat Anda bingung atau kurang dimengerti. Anda bisa meminta info lanjutan dari sekolah, apabila tidak yakin mengenai apakah dari negara Indonesia bisa diterima disana.

Maka cobalah untuk membuka website resmi dari pemerintahan serta dewan studi. Selain itu perhatikan juga mengenai tenggat waktu guna memastikan bila Anda memang tidak melewatkan waktu pendaftaran serta ujian masuk pada kampus tujuan.

3. Menulis surat motivasi

Untuk mendaftar pada sekolah atau bidang studi tertentu mmerlukan surat motivasi/ lamaran dan harus menunjukkan bila Anda mempunyai kemampuan serta berprestasi baik saat di institusi. Selain prestasi tentunya juga berisi tentang keterampilan yang Anda miliki.

Jadi, jelaskanlah mengenai apa saja minat Anda dan mengapa memilih universitas tersebut untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tulis/ ketiklah surat motivasi ini dengan rapi, bersih, terstruktur sebaik mungkin agar pihak universitas mengerti. Hal terpenting, Anda harus menggunakan bahasa Inggris ketika menulisnya.

4. Mintalah surat rekomendasi

Kemudian, program atau penerimaan di universitas itu ada kala memerlukan surat rekomendasi, bisa satu atau lebih dari sekolah asal dan guru. Jadi, mintalah surat rekomendasi tersebut sedini mungkin agar pihak sekolah tidak terburu-buru.

5. Wajib mengikuti tes IELTS dan TOEFL

Selanjutnya adalah mengikuti tes IELTS atau TOEFL, sekalipun universitas tujuan bukanlah di negara yang berbahasa nasional Inggris. Namun, pada kenyataannya bahasa Inggris masih masuk pada persyaratan ketika Anda akan berkuliah di luar negeri, karena dianggap memudahkan semua orang dalam berkomunikasi.

Beberapa lembaga dimana Anda bisa melakukan tes IELTS dan TOEFL :

  • British Council
  • IDP atau International Education Specialist
  • ITC atau International Test Center
  • ILP atau International Language Program

6. Mendaftar untuk mengikuti ujian masuk

Ada beberapa negara, contohnya India dan beberapa lainnya yang menggunakan ujian masuk guna mengetahui seberapa paham Anda pada program studi pilihan, misalnya seperti progdi bahasa, matematika.

Jadi, pastikan Anda tidak melewatkannya. Periksa kapan serta dimana akan dilaksanakannya ujian tersebut, biasanya dilakukan 2 bulan sebelumnya. Karena itu, persiapkan semua keperluan Anda untuk berangkat ke negara tujuan, guna mengikuti tes ujian masuk tersebut.

7. Harus percaya diri ketika interview

Beberapa kamus, misalnya Oxford serta program elit lainnya akan melakukan tes wawancara/ intervies kepada para kandidat yang memang memenuhi persyaratan. Kegiatan ini umumnya akan dimulai dengan mencari apa yang menjadi alasan Anda memilih kampus dan program tersebut.

Kemudian, mengenai latar belakang pribadi serta rencana masa depan. Karenanya, ada baiknya Anda melatih diri untuk wawancara ini. Anda harus memiliki rasa percaya diri setiap kali menjawab semua yang ditanyakan. Usahakan untuk tenang dan ketika menjawab, pastikan kata-kata yang dikeluarkan mudah dipahami.

8. Jadwalkan untuk pembuatan visa

Supaya bisa memenuhi persyaratan untuk memperoleh visa pelajar, maka sekolah serta program Anda sebaiknya diakreditasi pemerintah dar negara asal. Karena dari banyaknya kasus, setelah menerima surat pemberitahuan jika Anda diterima oleh kampus tujuan.

Maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengajukan pembuatan visa pelajar. Waktu pembuatannya tergantung dengan seberapa banyaknya jumlah pelajar, proses birokrasinya dan lain sebagainya. Karenanya ada baiknya bila Anda membuat janji temu sesegera mungkin.

Dokumen atau berkas yang diperlukan, meliputi :

  • Paspor, masih berlaku setidaknya 6 bulan
  • KK/ KTP/ Akta Kelahiran
  • Formulir untuk pembuatan/ permohonan visa
  • Surat penerimaan dari kampus tujuan
  • Pas photo
  • Bukti dana/ janiman finansial, misalnya sponsor atau beasiswa kuliah. Bila menggunakan biaya pribadi, Anda harus melampirkan bukti atas kesanggupan finansial guna membiayai pendidikan dan kehidupan selama di negara tujuan.
  • Ijazah terakhir
  • Bukti/ slip pembayaran visa
  • Melampirkan skor/ nilai dari ujian bahasa inggris dan negara tujuan

8. Rencanakan biaya

Terakhir yang harus dipertimbangkan jika ingin mendaftarkan diri untuk bersekolah diluar negeri adalah biaya. Karena pastinya membutuhkan dana lumayan banyak, biaya-biaya tersebut meliputi ujian masuk, menerjemahkan dokumen, biaya sekolah, membeli tes berbahasa inggris, serta untuk aplikasi visa.

Jadi, Anda harus benar-benar mempersiapkan dana sedini mungkin. Selain untuk kelangsungan belajar di negara tujuan, tentunya juga untuk hidup disana. Agar tidak kesusahan selama berada di negera tersebut selama menjalankan pendidikan.