Cek Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1, Fasilitas, dan Minimal Gaji Pesertanya

cara daftar BPJS

Fasilitas BPJS Kesehatan untuk Kelas I tentu akan berbeda dengan Kelas II dan Kelas III. Sejak awal diresmikan tahun 2014, iuran bulanan untuk mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan Kelas I memang lebih tinggi bila dibandingkan II dan III.

Namun, tujuan di balik tingginya iuran tersebut, ada keunggulan yang dapat dinikmati peserta BPJS Kelas I jika dibandingkan dengan kelas-kelas dengan biaya yang lebih murah. 

Apa saja keuntungan yang akan didapatkan jika Anda memilih BPJS Kesehatan Kelas 1?

Iuran BPJS Kesehatan Kelas I

Iuran BPJS Kelas I, II dan III sudah diatur pada Peraturan Presiden No. 64/2020 mengenai Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden No. 82. Perpres ini berlaku sejak 1 Juli 2020.

Berikut ini iuran BPJS Kesehatan Kelas I, II dan III.

  • Kelas I dengan besaran iuran Rp150.000
  • Kelas II dengan besaran iuran Rp100.000
  • Kelas III dengan besaran iuran Rp35.000

Fasilitas BPJS Kelas I untuk rawat inap

Pada bagian pelayanan rawat inap, BPJS Kesehatan Kelas I memberikan ruang perawatan bagi peserta dengan kapasitas pasien antara 1 hingga 2 orang. Bila dibandingkan untuk peserta BPJS Kelas II dengan ruang perawatan berjumlah pasien 3 hingga 5 orang dan BPJS kelas III kapasitas pasien antara 4 hingga 6 orang, bahkan dapat lebih banyak. 

Keunggulan lainnya dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan Kelas I , yaitu bisa mendapatkan fasilitas untuk naik kelas menjadi VIP.

Caranya, Anda hanya perlu membayarkan selisih tarif fasilitas VIP yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan Kelas I melalui layanan tarif Indonesia Case Base Group (INA-CBGS). 

Tarif INA-CBGS bisa diartikan sebagai sebuah sistem pembayaran dalam bentuk paket berdasarkan pemeriksaan hasil penyakit serta prosedur pengobatan yang dialami oleh pasien. biaya ini  nantinya akan dibayarkan BPJS Kesehatan kepada rumah sakit. Perhitungannya menggunakan standar biaya pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan yang tercantum pada Permenkes No. 52/2016.

Fasilitas BPJS Kelas I untuk melahirkan

BPJS Kesehatan akan menanggung biaya melahirkan normal untuk pesertanya. Berikut rincian limit BPJS Kelas I untuk melahirkan :

  • Pemeriksaan ANC (Antenatal Care) sebesar Rp 200.000
  • Persalinan normal sebesar Rp 600.000
  • Pemeriksaan PNC (Post Natal Care) sebesar Rp 25.000
  • Pelayanan tindakan setelah persalinan di Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar) sebesar Rp 750.000
  • Layanan pra-rujukan pada pasien komplikasi neonatal dan kebidanan sebesar Rp 125.000
  • Persalinan pervaginam yang mengharuskan adanya tindakan darurat dasar di Puskesmas sebesar Rp 750.000
  • Layanan KB pemasangan IUD sebesar Rp 100.000 dan suntik Rp 15.000
  • Penanganan komplikasi KB setelah melahirkan sebesar Rp 125.000
  • Vasektomi sebesar Rp 350.000
  • Sementara itu, untuk operasi caesar menggunakan BPJS Kelas I tidak dapat Anda lakukan atas keinginan sendiri. Dimana tindakan hanya ditanggung apabila terdapat gangguan saat proses melahirkan sehingga tindakan tersebut diperlukan.

Operasi caesar dapat dilakukan di rumah sakit rujukan BPJS Kesehatan, berikut biaya yang ditanggung untuk Kelas 1, sebagai berikut :

  • Operasi caesar ringan sebesar Rp 7.333.000
  • Operasi caesar sedang sebesar Rp 8.092.000
  • Operasi caesar berat sebesar Rp 11.081.400

Fasilitas BPJS Kelas I untuk kacamata

Jika memiliki BPJS Kelas I, Anda akan bisa mendapatkan subsidi untuk melakukan pembelian kacamata lensa spheris min 0,5 dioptri dan silindris min 0,25 dioptri sebesar Rp150.000. Walau begitu, pengajuan klaim untuk pembelian kacamata tersebut hanya dapat Anda dilakukan 2 tahun sekali.

Untuk mengajukan klaim kacamata BPJS Kelas I, berikut cara yang harus Anda dilakukan :

  • Meminta surat rujukan terlebih dahulu kepada fasilitas kesehatan pertama.
  • Periksakan mata Anda pada dokter spesialis dengan membawa surat rujukan. Di sini Anda akan mendapatkan resep agar dapat beli kacamata.
  • Melegalisasikan resep tersebut ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.
  • Mendatangi optik terdekat dan bawalah serta fotokopi KTP dan kartu BPJS Kesehatan, jangan lupa untuk membawa resep kacamata dari dokter.
  • Anda hanya perlu menunggu hingga kacamata yang Anda selesai dikerjakan.

Fasilitas BPJS Kelas I untuk perawatan gigi

Anda juga dapat memanfaatkan fasilitas BPJS Kelas I untuk melakukan perawatan gigi berdasarkan Peraturan BPJS Kesehatan No. 1/2014 /Pasal 52/ayat 1, tentang :

  • Administrasi pelayanan.
  • Pemeriksaan, konsultasi medis dan pengobatan.
  • Premedika.
  • Kegawatdaruratan oro-dental.
  • Pencabutan gigi sulung (topikal dan infiltrasi).
  • Pencabutan gigi permanen.
  • Obat pasca-ekstraksi.
  • Tumpatan gigi komposit atau Glass Ionomer Cement (GIC).
  • Pembersihan karang gigi (scaling gigi).

Pemasangan gigi palsu merupakan layanan tambahan sehingga nantinya akan ada penyesuaian tarif bagi peserta. BPJS Kesehatan akan memberikan pelayanan tersebut berupa dana subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Itulah sekilas informasi mengenai fasilitas yang bisa Anda dapatkan apabila menjadi peserta BPJS Kesehatan Kelas I. selain itu Anda haruslah memenuhi satu persyaratan penting sebelum mendaftar untuk Kelas I, yakni penghasilan minimal Rp 4.000.000.