Content Writer: Tugas, Gaji, Jenis dan Kualifikasi 2021

gaji content writer

Pergeseran konsumsi masyarakat dari konvensional menjadi serba digital membuat informasi dan media pun berubah menjadi serba digital. Dahulu, masyarakat cenderung mencari informasi melalui media cetak, saat ini masyarakat mendapatkan informasi dari media online berbasis internet.

Perlu diketahui, informasi yang ada di media online tersebut merupakan hasil kerja content writer. Nah, apa sih yang dimaksud dengan content writer itu? Apa saja tugasnya dan kualifikasinya? Jika Anda penasaran dengan jawaban dari pertanyaan tersebut, berikut disajikan informasi seputar content writer.

Definisi Content Writer

Tentunya, Anda sering mendengar content writer, namun Anda belum memahami betul apa itu content writer? Definisi content writer merupakan profesi yang berkaitan dengan kegiatan tulis menulis atau bisa dikatakan penulis profesional yang bertugas untuk membuat konten tulisan di media online.

Jadi, konten tulisan yang ada di media online itu merupakan hasil karya content writer. Adapun bentuk dari konten tulisan dapat berupa: artikel, tulisan blog pengalaman pribadi, konten grafis tulisan di media sosial sampai dengan caption tulisan di media online.

Memang membuat caption atau tulisan di media sosial terlihat sangat mudah. Namun, kenyataannya tulisan tersebut menggunakan kata kunci yang berfungsi untuk mendatangkan penghasilan melalui adsense atau iklan di media sosial. 

Tugas Content Writer yang Perlu Anda Ketahui

Setelah mengetahui definisi content writer, tentunya Anda penasaran apa saja tugas content writer itu? Adapun tugas content writer adalah sebagai berikut.

1. Menulis dan Mengelola Tulisan di Media Online

Tentunya, tugas utama content writer adalah menulis dan mengelola tulisan yang ada di media online. Selain menulis artikel, content writer juga mengelolanya, seperti melakukan up date tulisan terbaru yang enak dibaca. 

Tidak heran, jika artikel, tulisan atau caption yang ada di media online selalu up date. Hal tersebut dilakukan oleh content writer.

2. Mengatur Publikasi Konten di Media Sosial

Selain melakukan publikasi di media online, seperti website atau portal berita, content writer juga melakukan publikasi di media sosial. Hal tersebut dilakukan content writer supaya pergerakan atau traffic pada media sosial meningkat. 

3. Melakukan Riset Secara Online

Adapun tugas content writer lainnya adalah melakukan riset secara online. Tujuan dilakukannya riset ini untuk membuat tulisan yang up date dengan berita terkini di masyarakat. Selain itu, riset yang dilakukan content writer juga dapat membantu divisi atau tim lain untuk bekerja, seperti: riset yang dilakukan content writer dapat membantu marketing affiliate untuk melakukan promosi.

 4. Memahami Penggunaan Search Engine Optimization (SEO)

Selain menulis berdasarkan riset dan perkembangan terkini yang terjadi di masyarakat, content writer juga memiliki tugas memahami penggunaan SEO. Adapun tujuan penggunaan SEO dalam tulisan adalah untuk memberikan kata kunci (keyword) yang bisa dibaca oleh mesin pencari.

Perlu diketahui, penulisan berdasarkan SEO ini dinilai menguntungkan karena dapat mendatangkan penghasilan. Jadi, tidak heran jika seorang content writer dituntut untuk memahami dasar-dasar SEO.

5. Melakukan Penyuntingan Terhadap Tulisan Supaya Enak Dibaca

Tugas content writer lainnya adalah melakukan penyuntingan terhadap tulisan supaya enak dibaca. Tugas penyuntingan yang dimaksud ini hampir sama dengan tugas seorang redaksi atau editor buku. Misalnya, memeriksa ejaan yang sesuai dengan bahasa Indonesia sampai dengan memperbaiki tulisan supaya enak dibaca.

Nominal Gaji Content Writer

Setelah melihat tugas content writer, tentunya Anda bertanya-tanya berapa besaran gaji content writer? Perlu diketahui, besaran gaji content writer tidak sama tergantung dari jenis content writer. Selain itu, gaji content writer juga ditentukan oleh kebijakan perusahaan.

Berikut adalah perkiraan daftar gaji content writer.

  1. Content writer freelance, sesuai dengan namanya freelance, gaji content writer jenis ini tergantung pada kesepakatan dengan pihak owner. Umumnya, content writer freelance di kisaran gaji Rp2.000.000,00 – Rp4.000.000,00. Gaji tersebut tergantung dengan jumlah konten yang dibuat.
  2. Content writer mandiri atau disebut dengan pemilik blog, atau disebut blogger, umumnya content writer ini menerima penghasilan yang besar tergantung dari traffic blog yang dikelola.
  3. Content writer full time, umumnya digaji kisaran Rp5.000.000,00 – Rp7.500.000,00. Content writer jenis ini biasanya bekerja tetap di perusahaan atau cooperate. Perlu diketahui, dengan kisaran gaji tersebut, ada target konten baik di website maupun media sosial perusahaan yang harus dicapai.

Beberapa Jenis Content Writer yang Wajib Anda Tahu

Pada dasarnya, content writer memiliki spesifikasi yang terbagi menjadi beberapa jenis. Adapun beberapa jenis content writer yang wajib Anda tahu adalah sebagai berikut.

  1. SEO Content writer merupakan content writer yang menulis konten berdasarkan aturan SEO.
  2. Content writer generalist merupakan content writer yang memiliki tugas menulis banyak konten tanpa spesifikasi. Artinya, content writer jenis ini harus bisa membuat beragam konten tanpa tema.
  3. Technical content writer merupakan content writer yang membuat konten tentang panduan seperti tulisan pada manual guide book. Jadi, tugas content writer ini membuat konten yang bersifat teknik menjadi konten yang mudah dipahami oleh orang yang membacanya.
  4. Content writer specialist media social, sesuai dengan namanya content writer jenis ini bertugas membuat konten khusus untuk media sosial. Umumnya, content writer jenis ini berkaitan dengan produk.

2021 Ingin Menjadi Content Writer? Ketahui Kualifikasinya Di Sini

Nah, bagi Anda yang beralih profesi menjadi content writer, tentunya Anda harus mengetahui terlebih dahulu kualifikasi content writer dan skil yang harus dimiliki.

  1. Memiliki kemampuan untuk menulis berbagai macam gaya kepenulisan (writing style).
  2. Hindari menulis secara asal-asalan tanpa riset yang benar. Hal tersebut supaya konten yang Anda buat memiliki informasi yang benar dan tidak menjerumuskan si pembaca.
  3. Pastikan, membuat konten yang original. Artinya, konten yang Anda buat harus karya sendiri bukan plagiat karya orang lain.
  4. Selalu mengikuti perkembangan zaman. Artinya, sebagai seorang content writer, Anda harus peka terhadap tren.
  5. Mau terus belajar teknologi baru. Bukan rahasia lagi, di era yang serba digital ini banyak sekali bermunculan perangkat teknologi baru. Jadi, seorang content writer haru terus belajar hal-hal baru supaya konten yang dibuat up to date.

Selain itu, sebagai content writer harus terus belajar menggunakan tool atau perangkat website berbasis CMS, seperti: penggunaan wordpress, HTML sampai dengan tool SEO

Selalu aktif di media sosial. Perlu diketahui, untuk melakukan riset traffic atau mengetahui trend traffic konsumsi masyarakat di dunia online. Sangat disarankan bagi seorang content writer untuk aktif bermedia sosial supaya wawasannya luas.

Bagaimana menurut Anda, apakah Anda berminat beralih profesi sebagai content writer? Perlu diketahui, salah satu keuntungan profesi content writer ini adalah bisa melakukan kegiatan tulis menulis di mana saja dan kapan pun tanpa terikat oleh ruang dan waktu.