Daftar Tarif Dasar Listrik Terbaru

biaya listrik

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan peraturan tentang tarif dasar listrik terbaru melalui siaran pers. Dalam siaran pers yang diadakan oleh Kementrian ESDM tersebut tidak terdapat perubahan atau tetap besaran bagi pelanggan nonsubsidi. Peraturan ini juga berlaku untuk golongan bersubsidi, seperti kegiatan sosial, industri kecil, bisnis kecil, dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Untuk Anda yang penasaran berapa tarif listrik saat ini dapat mengeceknya secara langsung. Dengan demikian, Anda bisa lebih menghemat pengeluaran listrik setiap bulannya. Tagihan listrik yang membengkak tentu sedikit banyak mempengaruhi kesehatan keuangan Anda, bukan? Supaya semua pengeluaran berjalan baik, sebaiknya Anda simak informasi tentang harga listrik per kWh yang ditetapkan Kementerian ESDM di bawah ini.

Tarif Listrik Per kWh Terbaru

penentuan tarif listrik

Anda bingung dengan cara menghitung harga listrik terkini? Jika ingin biaya listrik terukur dengan baik, perhatikan informasi harga listrik per kWh terbaru di bawah ini. Seperti yang kita tahu, penerapan tarif listrik di Indonesia untuk setiap golongan bisa berbeda-beda. Hal ini ditentukan oleh Kementerian ESDM melalui siaran pers.

Di tahun 2021 ini, tarif listrik per kwh untuk 13 pelanggan nonsubsidi dan 25 pelanggan subsidi tidak berubah, itu berarti besarnya sama seperti di tahun sebelumnya. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tagihan listrik membengkak, ya!

Berdasarkan keputusan Menteri ESDM tentang 12 golongan besaran tarif listrik dalam peraturan nomor 31 tahun 2014 dan nomor 9 tahun 2015 adalah sebagai berikut:

  •       Layanan khusus atau TT, TM, L/TR.
  •       Penerangan jalan umum atau P-3/TR.
  •       Kantor pemerintahan besar atau P-2/TM (>200 kVA).
  •       Industri besar atau I-4/TT (>30000 kVA).
  •       Industri skala menengah atau I-3/TM (>200 kVA).
  •       Bisnis besar atau B-3/TM (>200 kVA).
  •       Bisnis sedang atau B-2/TR (5501 VA -> 200k kVA).
  •       Rumah tangga besar R-3/TR (>6600 VA).
  •       Rumah tangga menengah R-2/TR (3500-5500 VA).
  •       Rumah tangga kecil R-1/TR (2200 VA).
  •       Rumah tangga kecil R-1/TR (1300 VA).

Penyesuaian tarif listrik per kWh di atas dilakukan berdasarkan nilai tukar rupiah dengan dollar USD, inflasi, dan harga minyak mentah. Menurut kementrian ESDM dan PLN, berikut ini harga listrik terbaru yang telah disesuaikan:

  •       Golongan P-2/TR dengan batas daya >200 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.035,78/kWh.
  •       Golongan P-1/TR dengan batas daya 5501 VA – 200 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.467,28/kWh.
  •       Golongan P-1/TR dengan batas daya 2200 – 5500 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.076/kWh.
  •       Golongan P-1/TR dengan batas daya 1300 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.049/kWh.
  •       Golongan P-1/TR dengan batas daya 451 – 900 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 600/kWh.
  •       Golongan P-1/TR dengan batas daya 0 – 450 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 575/kWh.
  •       Golongan I-4/TT dengan batas daya >2000 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 996,74/kWh.
  •       Golongan I-3/TM dengan batas daya >200 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.035,78/kWh.
  •       Golongan I-3P/TM dengan batas daya >200 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.035,78/kWh.
  •       Golongan I-2/TR dengan batas daya 14001 VA – 200 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 972/kWh.
  •       Golongan I-1/TR dengan batas daya 3500 – 14000 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.112/kWh.
  •       Golongan I-1/TR dengan batas daya 1301 – 2200 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 960/kWh.
  •       Golongan I-1/TR dengan batas daya 900 – 1300 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 930/kWh.
  •       Golongan I-1/TR dengan batas daya 451 – 900 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 315/kWh.
  •       Golongan I-1/TR dengan batas daya 0 – 450 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 160/kWh.
  •       Golongan B-3/TM dengan batas daya >200 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.035,78/kWh.
  •       Golongan B-2/TR dengan batas daya 5501 VA – 200 kVA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.467,28/kWh.
  •       Golongan B-1/TR dengan batas daya 1301 – 5500 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.100/kWh.
  •       Golongan B-1/TR dengan batas daya 901 – 1300 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 966/kWh.
  •       Golongan B-1/TR dengan batas daya 451 – 900 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 420/kWh.
  •       Golongan B-1/TR dengan batas daya 0 – 450 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 254/kWh.
  •       Golongan R-3/TR dengan batas daya >5501 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.467,28/kWh.
  •       Golongan R-2/TR dengan batas daya 2201 – 5500 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.467,28/kWh.
  •       Golongan R-1/TR dengan batas daya 1301 – 2200 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.467,28/kWh.
  •       Golongan R-1/TR dengan batas daya 901 – 1300 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.467,28/kWh.
  •       Golongan R-1M/TR dengan batas daya 451 – 900 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 1.325/kWh.
  •       Golongan R-1/TR dengan batas daya 451 – 900 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 274/kWh.
  •       Golongan R-1/TR dengan batas daya 0 – 450 VA akan dikenakan biaya pemakaian sebesar Rp. 169/kWh.

Itulah daftar tarif dasar listrik terbaru dari Kementerian ESDM. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.