Gaji Anggota DPR Beserta Tunjangannya

gaji anggota DPR

Pernahkan Anda berpikir untuk menjadi seorang anggota DPR? Jika pernah terpikirkan, pasti ingin mengetahui berapa gaji anggota DPR beserta dengan tunjangannya. Pada kenyataannya sendiri banyak masyarakat yang tidak mengetahui seberapa besar gaji yang diterima oleh setiap anggota DPR. Di mana untuk ukuran masyarakat termasuk besar apalagi dibarengi dengan nilai tunjangan yang diberikan. 

Tentang DPR 

Namun, sebelum mengetahui tentang gaji DPR, maka ada baiknya mengetahui terlebih jauh tentang DPR. Di mana masyarakat sendiri hanya mengetahui bahwa DPR adalah perwakilan rakyat yang harus mendengarkan semua aspirasi. Tapi, ternyata tidak hanya sekedar itu saja. Ada pengertian dari DPR yang tercantum dalam Undang Undang. 

DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat adalah lembaga negara dan berkuasa untuk menjalankan urusan legislatif di Indonesia. Di mana DPR sendiri mempunyai susunan, fungsi, tugas serta kewajiban yang harus dilakukan. Dalam pemilihannya sendiri, anggota DPR dipilih secara umum oleh masyarakat dan susunannya telah diatur dalam undang-undang. 

Dalam penyusunan anggota DPR terdiri dari anggota partai politik yang telah dipilih melalui pemilihan umum. Di mana pemilihannya sendiri dipilih dari provinsi, kabupaten atau kota dan gabungan dari kabupaten/kota. Di mana total kursi yang ada adalah 560 dan setiap daerahnya akan diberi jatah paling sedikit adalah 3 kursi dan paling banyak 10 kursi. Jabatan untuk anggota DPR sendiri paling lama adalah 5 tahun semenjak terpilih dan di sumpah di depan Majelis Konstitusi dalam rapat paripurna DPR. 

Tugas DPR 

Setelah mengetahui dasar pengetahuan dari DPR, ada baiknya sebelum berlanjut membahas masalah gaji dan tunjangan DPR, Anda mengetahui tugas apa saja yang diemban oleh perwakilan rakyat ini. Berikut ini adalah tugasnya: 

  • Tugas legislatif 

Tugas DPR yang pertama sendiri memegang wewenang dalam urusan legislatif, di mana adapun tugas spesifik yang wajib dilaksanakan. Berikut ini adalah tugas DPR dalam wewenang legislatif:

  • Menyusun Prolegnas atau Program Legislatif Nasional.
  • Menyusun serta membahas RUU.
  • Menerima Rancangan Undang Undang yang telah diajukan oleh DPD, di mana RUU tersebut berhubungan dengan seluruh aspek seperti otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah serta masih banyak lainnya.
  • Membahas Rancangan Undang Undang yang diajukan Presiden ataupun DPD.
  • Menetapkan atau meresmikan Undang Undang bersama dengan Presiden.
  • Menyetujui ataupun menolak peraturan pemerintah yang berfungsi menjadi Undang Undang, dalam hal ini adalah peraturan yang diajukan oleh Presiden, untuk menjadi UU. 
  • Tugas anggaran 

Selain tugas legislatif, DPR juga memiliki wewenang dalam fungsi keuangan atau anggaran negara. Di mana berikut ini adalah tugasnya: 

  • Memberikan persetujuan kepada Rancangan Undang Undang untuk Anggaran Pendapatan Belanja Nasional. Di mana pengajuannya dilakukan oleh Presiden pada setiap tahunnya. 
  • Melakukan tindak lanjut akan hasil pemeriksaan keuangan negara yang dilakukan oleh BPK. 
  • Menerima pertimbangan dari DPD akan Rancangan Undang Undang yang terkait dengan APBN.
  • Memberikan persetujuan akan pemindahan aset negara dan perjanjian yang sekiranya akan berdampak luas bagi rakyat terkait dengan beban keuangan. 

Dari tugas-tugas di atas, masih banyak lagi tugas spesifik lainnya. Di mana semua tugas yang diwajibkan merupakan hasil dari aspirasi rakyat yang harus mempertimbangkan apa saja dampak yang akan diterima oleh rakyat. Gaji DPR beserta tunjangannya sendiri juga dihitung bersama dan ditentukan dalam rapat yang dilakukan setiap tahun. 

Gaji dan Tunjangan DPR 

tunjangan anggota DPR

Setelah memahami tugas dari DPR, maka pembahasan selanjutnya adalah tentang gaji serta tunjangan DPR yang diterima setiap anggota. Di mana hal ini sendiri jarang sekali diketahui oleh masyarakat luas. Banyak sekali yang berpikir bahwa gaji dan tunjangan yang diterima oleh anggota DPR sendiri terbilang besar. Untuk memperjelasnya, maka akan dirincikan gaji terbaru dari anggota DPR tahun 2019 hingga 2024. 

Gaji DPR mulai dari ketua hingga anggota ditentukan dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan. Di mana untuk Ketua DPR mendapatkan gaji perbulan 60,5 juta rupiah. Sedangkan untuk wakil ketua DPR mendapatkan gaji bulanan sebesar 59 juta rupiah dan untuk anggota masing-masing mendapatkan 56,9 juta rupiah. 

Gaji tersebut belum bersama tunjangan yang akan diterima, di mana untuk tunjangan DPR dibagi beberapa hal. Untuk tunjangan kehormatan, ketua badan atau komisi DPR akan menerima sebesar Rp. 6.690.000,00, lalu untuk wakil ketua DPR akan menerima Rp. 6.460.000,00 dan bagi anggota DPR akan menerima Rp. 5.580.000,00. 

Adapun tunjangan lain yaitu komunikasi intensif di mana untuk ketua badan atau komisi DPR akan menerima sekitar 16,5 juta rupiah, wakil ketua DPR sebesar 16 juta rupiah dan anggota DPR akan mendapatkan 15,5 juta rupiah. 

Adapun tunjangan untuk peningkatan fungsi yang diterima oleh seluruh anggota DPR. Untuk tunjangan yang satu ini Ketua DPR akan mendapatkan sekitar 5,3 juta rupiah, wakil ketua akan mendapatkan 4,5 juta rupiah dan anggota akan mendapatkan sekitar 3,8 juta rupiah. Adapun tunjangan seperti listrik dan telepon yang masing-masing diberikan sebesar 3,5 juta dan 4,2 juta rupiah. 

Itulah penjelasan singkat tentang gaji anggota DPR beserta tunjangannya. Di mana jika dilihat memang sangat pantas mereka mendapatkan gaji besar karena menanggung beban kewajiban kerja yang sangat besar.