Ini dia 10 Jenis Reksa Dana yang Bisa Dibeli Mulai 10 Ribu

Reksadana merupakan salah satu jenis instrumen investasi yang cocok bagi pemula. Alasannya, sebab instrumen investasi ini dapat dimulai dengan modal minim dan mempunyai tingkat resiko beragam. Umumnya jika pemula, ilmu dalam berinvestasinya masih sedikit. 

Selain itu, mereka juga cenderung belum memiliki keahlian menghitung resiko untuk investasinya, sehingga reksadana sangat cocok untuk para pemula. Pada investasi reksadana, Manajer Investasi atau biasa dikenal dengan MI berperan untuk mengelola dana para nasabahnya dan melaporkannya secara periodik. Sehingga, nasabah tidak perlu repot untuk mengurusnya. 

Apa Itu Reksadana? 

Reksadana adalah sebuah wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat yang memberikan modal dan akan diinvestasikan pada portofolio efek oleh MI yang telah memiliki izin dari Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal). 

Itulah pengertian dari reksadana yang harus Anda ketahui menurut Undang-Undang Pasar Modal No 8 tahun 1995 Pasal 1 ayat 27. Saat ini Bapepam mengubah namanya menjadi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Yang berarti, investasi reksadana merupakan sebuah investasi, yang mana pengelolaan dananya diserahkan kepada manajer investasi yang telah memiliki izin dari OJK. 

Rekomendasi Reksadana Terbaik untuk Pemula 

Apabila Anda masih bingung untuk memilih reksadana, berikut ini kami akan rekomendasikan reksadana terbaik untuk Anda. 

  • Reksadana Pasar Uang 

Reksadana Pasar Uang merupakan jenis reksadana yang dana nya akan diinvestasikan ke produk pasar uang dengan resiko lebih rendah, seperti obligasi (surat utang) dan deposito jangka pendek. 

Reksadana pasar uang menjadi instrumen paling aman dari seluruh reksadana yang ada, sebab resikonya yang rendah. Cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi kurang dari 1 tahun atau berjangka pendek. Namun, tidak tepat untuk dana pensiun, karena dana investasi ini tidak dapat berkembang secara maksimal. 

  • Reksadana Pendapatan Tetap 

Reksadana yang satu ini merupakan jenis reksadana yang durasi investasinya 1 tahun hingga 3 tahun. Umumnya dana akan diinvestasikan ke obligasi atau pada produk keuangan yang return nya cukup stabil dan rendah resiko. Tingkat risiko reksadana ini yaitu rendah sampai menengah. 

  • Reksadana Campuran 

Berikutnya adalah reksadana campuran yang dana nya akan diinvestasikan ke berbagai jenis investasi, mulai dari yang resikonya kecil hingga besar seperti saham, deposito dan obligasi. Lamanya investasi sekitar 3 sampai 5 tahun. Mempunyai tingkat resiko yang lebih rendah dibandingkan saham, juga dengan keuntungannya. 

  • Reksadana Saham 

Reksadana saham merupakan jenis reksadana yang mempunyai resiko paling besar daripada jenis reksadana sebelumnya. Namun, keuntungannya juga sangat tinggi, sebab pasar saham sifatnya fluktuatif. Untuk Anda yang berani mengambil resiko, maka investasi ini cocok untuk Anda. 

Reksadana saham bisa dijadikan investasi jangka panjang yaitu diatas 5 tahun. Sangat cocok untuk Anda yang ingin mempersiapkan biaya pendidikan anak atau dana pensiun. Namun, kurang tepat bila tujuan investasi Anda untuk mengumpulkan uang muka rumah. 

  • Reksadana Indeks 

Rekomendasi reksadana berikutnya adalah reksadana indeks dengan portofolio yang mengacu ke indeks tertentu, seperti indeks obligasi atau indeks saham. Indeks tersebut pun dijadikan acuan kinerja dari reksadana indeks. 

Contohnya, manajer investasi mempunyai indeks LQ45 yang isinya 45 saham likuid yang ada di bursa, sehingga isi reksadana tersebut adalah tiruan dari saham-saham yang ada di LQ45. Selain itu, reksadana indeks mempunyai tingkat resiko yang tinggi, cocok untuk investasi jangka panjang. 

  • Reksadana Terproteksi 

Terakhir adalah reksadana terproteksi merupakan jenis reksadana yang bisa memproteksi 100% pokok investasi para investor pada waktu jatuh tempo. Biasanya berinvestasi pada obligasi. Baik obligasi korporasi, obligasi pemerintah atau Surat Utang Negara. 

Reksadana terproteksi mempunyai jangka waktu investasi dan juga masa penawaran, jadi investor hanya bisa membeli reksadana terproteksi selama periode penawaran masih berlangsung. 

Rekomendasi Reksadana Mulai dari Rp 10.000 

  1. Reksadana likuid syariah kelas G (Pasar uang syariah). 
  2. Batavia dana kas syariah (Pasar uang syariah). 
  3. Danareksa seruni pasar uang II (Pasar uang).
  4. Eastspring IDR fixed income fund kelas A (Pendapatan tetap). 
  5. Eastspring investments cash reserve kelas A (Pasar uang). 
  6. Manulife syariah sukuk Indonesia (Pendapatan tetap syariah). 
  7. Setiabudi dana pasar uang (Pasar uang). 
  8. Reksadana BNI AM dana likuid (Pasar uang). 
  9. Manulife dana kas II kelas A (Pasar Uang). 
  10. Manulife obligasi unggulan kelas A (Pendapatan tetap). 

Sesudah mengetahui berbagai jenis reksadana yang bagus untuk para pemula, maka Anda bisa menentukan ingin menggunakan reksadana seperti apa yang resikonya rendah. Apakah Anda tipe orang yang agresif, moderat atau konservatif. 

Hindari untuk memilih reksadana sebab ingin mendapatkan keuntungan yang besar, karena bila Anda sebenarnya bukan tipe yang sanggup mengambil resiko, namun nekat membeli reksadana yang resikonya tinggi, hal tersebut hanya akan menjadi bumerang untuk diri Anda sendiri.