Ini Perbedaan Giro dengan Tabungan dan Cara Cairkannya

pengertian giro

Apa itu rekening giro? Jadi apa bedanya antara rekening giro dan rekening tabungan? Artikel ini menjelaskan tentang pentingnya kedua produk deposito bank dan perbedaan di antara keduanya. Rekening giro nampak seperti rekening tabungan,  produk deposito bank. Lalu, kedua produk mempunyai bentuk yang kurang lebih sama dan tersedia untuk individu dan bisnis. 

Untuk hal ini, bank pun akan menentukan saldo minimum kedua simpanan dan biaya pengelolaan bulanan.Bank akan memberikan bunga ke kliennya pada tabungan dan saldo rekening giro. Bunga ini dihitung dari saldo rekening bulanan rata-rata Anda. Tabungan dan giro, meskipun mempunyai banyak kesamaan, memiliki fungsi yang beda-beda, khususnya ketika digunakan untuk banyak transaksi non-tunai oleh nasabah non-bank. 

Mari kita lihat deskripsi rekening tabungan dan detail rekening giro di bawah ini. 

Pengertian dari giro 

Pada bank menurut Pasal 1 butir 6 Undang-Undang Nomor 10, simpanan giro yaitu instrumen keuangan berbentuk simpanan dari nasabah perorangan atau korporasi yang penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan kartu debit, cek, atau giro. 

Selisih Rekening Giro antara nasabah Giro dan Bilyet Giro antara lain: 

  • Sebuah cek adalah permintaan tanpa syarat untuk membayar jumlah tertentu, yang bisa ditarik dengan nama atau disajikan dan diubah sebagai surat berharga yang bisa dinegosiasikan. 
  • Bilyet giro mentransfer dana di rekening giro ke rekening penerima yang ditunjuk dalam urutan nasabah-ke-bank. 

Rekening giro cocok untuk klien dengan sejumlah besar aktivitas keuangan. Faktanya, jumlah transaksi dari bank ke pelanggan dengan rekening giro tidak terbatas. Dengan dana yang cukup, Anda  bebas untuk melakukan transaksi keuangan untuk jumlah besar. 

Selain itu, nasabah menerima rekening giro setiap bulan dan bank mengirimkannya ke rumah atau kantornya secara teratur. Oleh karena itu, Anda tidak harus datang ke bank hanya untuk mencetak rekening giro seperti yang Anda lakukan pada rekening tabungan tradisional.

Hal ini berbeda dengan tabungan, di mana nasabah harus pergi ke kantor bank terdekat untuk mencetak buku tabungan mereka untuk rincian transaksi. Bank tidak akan memberikan laporan langsung, tetapi cek yang bisa diakses dengan internet atau mobile banking serta ATM.

Pengertian dari tabungan 

Menurut Undang-Undang Perbankan No. 10 Tahun 1998, tabungan yaitu simpanan yang pengambilannya hanya bisa dilakukan dengan syarat-syarat tertentu yang disepakati dan tidak dapat ditarik menggunakan cek atau rekening transfer pos. 

Selain itu, penawaran tabungan ditujukan ke para nasabah yang nilai transaksinya tidak terlalu tinggi. Sebagai aturan umum, bank akan menyediakan buku tabungan yang isinya  informasi tentang semua transaksi dengan kartu ATM  dan memasukan nomor identifikasi pribadi (PIN) sehingga dapat ditarik setiap saat.

Pada perkembangannya sekarang ini, ada sejumlah jenis tabungan yang tidak lagi memakai rekening tabungan, melainkan mobile banking atau internet banking. Fitur lain dari Rekening Tabungan adalah bahwa diperlukan setoran minimum saat membuka rekening baru. Besarnya nominal ditentukan oleh masing-masing bank. 

Untuk produk tabungan tabungan pelajar (SimPel), minimal setoran awal di website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Rp 5.000 untuk SimPel tradisional dan Rp 1.000 untuk SimPel iB Syariah. Tabungan dapat digunakan sebagai sarana untuk berinvestasi dalam kekayaan dan pendapatan serta untuk mendukung banyak transaksi keuangan dan bisnis. 

Perbedaan giro dan tabungan 

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai perbedaan dari giro dan tabungan, simak penjelasannya di bawah. 

  • Giro 

Media penarikan : bilyet giro, cek dan kartu ATM.

Jumlah penarikan : Jumlah transaksi lebih besar dari tabungan. 

Laporan penarikan : Diberikan rekening koran. 

Pengguna : Korporat atau nasabah individu. 

Tanggal terbit dan efektif : Terdapat ketentuan tanggal terbit dan efektif untuk   transaksi.

 

  • Tabungan 

Media penarikan : Buku tabungan dan kartu ATM 

Jumlah penarikan : Jumlah transaksi kalah besar dengan giro. 

Laporan penarikan : Cek buku tabungan ke bank. 

Pengguna : Nasabah individu. 

Tanggal terbit dan efektif : Transaksi dapat dilakukan kapan saja. 

Cara mencairkan bilyet giro dan cek 

Cek dapat diuangkan langsung di bank yang tertera pada lembar cek sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD). Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) memungkinkan cek dikliringkan selama peserta yang mengeluarkan cek mempunyai perwakilan peserta di daerah tersebut. 

Sementara itu, pembayaran Bilyet giro dilakukan dengan cara mentransfer uang dari rekening giro nasabah  ke rekening penerima atau dengan melakukan reservasi setelah Bilyet diserahkan ke bank. Transfer pos Biglietto sesuai dengan aturan wajib diberikan ke bank dalam kurun waktu 70 hari sejak tanggal pembayaran. Dari peraturan ini, bank mentransfer dana dari rekening pembayaran ke rekening penerima.

Nah, itu tadi perbedaan giro dengan tabungan dan juga cara untuk mencarikannya yang harus Anda ketahui.