Inilah 7 Cara Menabung Efektif untuk Pergi Umroh

Umroh menjadi salah satu bentuk ibadah yang memerlukan dana yang tidak sedikit. Hakikat umroh itu sendiri adalah sunnah. Artinya, jika dilakukan, itu akan menjadi pahala. Jika tidak, itu bukan dosa. Namun, seperti halnya haji, umrah disarankan untuk mereka yang  sanggup. 

Kapan Anda merasa sanggup? Tentu saja, jika Anda dapat membayar biaya pergi ke “Mekkah” dan memiliki cukup uang untuk membiayai hidup Anda saat umroh. Yang berarti, Anda tidak harus menunggu sampai memiliki harta yang banyak untuk melakukan ibadah umroh. Untuk Anda yang hidup nya pas pasan juga tetap dianjurkan untuk melakukan ibadah umroh. Cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menabung seperti berikut ini. 

  • Survey travel umroh dan biaya yang dibutuhkan 

Sebelum menyiapkan dana untuk umroh, perlu dilakukan survey untuk menentukan dana yang diperlukan untuk melaksanakan umroh. Anda dapat mengunjungi keluarga dan teman-teman yang telah pernah bermain umroh. Catatlah secara rinci seluruh informasi yang diberikan, mulai dari biaya persiapan sebelum berangkat umroh, biaya yang dikeluarkan selama Anda tinggal di “Tanah Suci”, dan biaya lainnya yang perlu Anda persiapkan. 

Jangan lupa untuk menanyakan agen travel umroh yang mereka gunakan dan kesannya ketika memakai agen travel tersebut. Usahakan mendapatkan informasi dari orang-orang netral yang tidak memiliki hubungan langsung dengan biro perjalanan umroh yang menjadi pilihan Anda. Lalu, pergi ke agen perjalanan umrah yang telah ada di daftar untuk diselidiki. Minta informasi lebih lanjut tentang prasyarat dan biaya yang diperlukan. Seluruh informasi ini wajib Anda catat secara rinci untuk pertimbangan.

  • Sisihkan 20% gaji 

Langkah kedua untuk menabung untuk umroh yaitu menabung sekitar 20% dari gaji bulanan.  Hasil dari tabungan ini bisa Anda gunakan sebagai setoran DP untuk membayar perjalanan umroh. Sebab, jika dilihat dari berbagai sumber biro perjalanan umroh, diketahui bila dana untuk umroh cukup mahal. 

Untuk paket umroh yang biasa saja, dikenakan biaya mulai dari Rp 25 juta sampai Rp 35 juta per orang. Tetapi, ada lagi biaya bahan yang perlu disiapkan sebagai bekal. Sehingga, di kisaran 10% sampai 20% setiap bulannya Anda harus menabungkan gaji Anda agar keinginan untuk umroh segera terwujud.

  • Terapkan sanksi jika gagal menabung

Upaya menabung untuk biaya umroh ini tentu tidak mudah. Anda mungkin tergoda untuk menggunakan uang yang telah Anda simpan untuk membeli produk atau  tujuan lain.  Oleh sebab itu, untuk melatih diri, kita harus berjanji untuk menggunakan hukuman jika Anda tidak bisa mencapai tujuan keselamatan Umrah. 

Jika Anda tidak mencapai tujuan ini, Anda mungkin dapat menerapkan penalti dengan menggandakan tabungan umroh Anda pada bulan berikutnya atau dengan menambahkan amalan sunnah lainnya. Hal ini dilakukan hanya untuk mendidik Anda agar konsisten dan disiplin. 

  • Ajak kerabat untuk menabung bersama

Sulit untuk menjaga semangat menabung untuk umroh seorang diri. Di sisi lain, jika Anda mempunyai kerabat untuk menabung atau dengan istri Anda maupun saudara Anda, Anda tentu lebih termotivasi. Jadi, jika Anda berencana untuk umrah, tidak ada yang salah dengan itu. Anda perlu mengajak mereka  untuk  berkomitmen mulai menabung bersama.

  • Cari pendapatan tambahan 

Cara lain untuk menabung untuk umroh juga bisa dengan mencari pekerjaan tambahan selain pekerjaan utama Anda. Seperti yang Anda ketahui, biaya umroh sangat mahal, dan umroh pun mempunyai waktu yang jelas untuk jamaahnya. 

Untuk itu, jika Anda ingin mewujudkan keinginan Anda dengan cepat, pertimbangkan untuk menggandakan pekerjaan Anda dengan bisnis sampingan lain dan menetapkan tujuan tabungan Anda sebesar 10-20% atau lebih setiap bulan.  Ada banyak pekerjaan yang dapat Anda coba seperti penulis blog, penerjemah, jualan online hingga barista.

  • Kurangi pengeluaran bulanan 

Anda harus bisa membatasi pengeluaran Anda hingga persentase tertentu untuk lebih cepat mencapai tujuan tabungan umroh Anda. Misalnya, biaya per hari untuk listrik, makan, air,  hidup, dan lainnya harus kurang dari 40% per bulan. 

Selanjutnya, biaya tabungan dana darurat dan investasi kurang dari 10% per bulan, sedekah dan zakat 10% per bulan, asuransi 10% per bulan dan terakhir 10% bisa bisa Anda tabungan untuk umroh. Hingga Anda bisa menabung 20% per bulan untuk umroh. 

  • Beli barang sesuai kebutuhan 

Penting untuk membeli barang yang hanya dibutuhkan saja. Jika Anda membeli apa yang Anda inginkan, Anda mungkin tidak bisa menabung dengan baik. Harap hati-hati mengevaluasi kebutuhan barang yang Anda butuhkan sebelum membeli. 

Apakah Anda benar-benar memerlukan barang tersebut saat ini? Atau bisakah Anda mengganti fungsinya dengan barang lain? Cara paling pasti untuk berhenti membeli produk yang tidak Anda dibutuhkan yaitu dengan mengingat target Anda untuk segera pergi umroh.

Demikianlah, cara-cara untuk menabung umroh secara efektif yang bisa Anda coba mulai sekarang. Semoga berhasil!