Investasi Dengan Gaji 4 Juta, Begini Caranya

atur gaji 4 juta

Mendapat pekerjaan dengan gaji tinggi tentu menjadi impian semua orang. Namun bagaimana kalau saat ini hanya mampu menghasilkan gaji UMR saja? Tak perlu bersedih kawan, Anda masih bisa mewujudkan tujuan keuangan apabila mampu mengelolanya dengan baik. Salah satu cara yang wajib dicoba adalah berinvestasi.

Sebuah kesalahan besar bila Anda menganggap bahwa investasi hanya dapat dilakukan oleh orang-orang berpenghasilan mapan. Karena hal tersebut bukanlah jaminan. Asalkan ada kemauan dan tekad kuat memulai serta disiplin, semua orang dapat mencapai kebebasan finansial walau hanya dengan gaji 4 juta saja! Berikut caranya.

Membuat Pos Pengeluaran

Berapapun penghasilan yang diperoleh setiap bulan sebenarnya dapat disisihkan ke dana investasi. Asal Anda bijak dalam mengelola keuangan, dan tidak menghambur-hamburkan uang untuk pengeluaran di luar kebutuhan seperti belanja konsumtif dan nongkrong di kafe. Memang saat ini kebiasaan tersebut menjadi gaya hidup anak muda yang sulit dihindari, tapi sebaiknya dikurangi demi tujuan keuangan Anda.  

Langkah awal memulai investasi dengan gaji 4 juta adalah membuat pos pengeluaran. Coba bayangkan, bagaimana gaji bisa mencukupi kebutuhan Anda kalau catatan pos pengeluaran saja tidak punya. Padahal ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui mana yang menjadi prioritas dengan yang tidak. Anda dapat mengetahui pos pengeluaran untuk kebutuhan utama dan pos pengeluaran untuk asuransi, tabungan serta investasi. Berikut ini contoh sederhana membagi pos keluaran ke dalam beberapa kategori.

  •       60% untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
  •       20% untuk membayar cicilan yang belum lunas
  •       10% untuk asuransi
  •       10% untuk investasi dan simpanan

Usahakan porsi utang Anda tidak lebih dari 30% penghasilan, malah lebih bagus kalau jumlahnya semakin kecil. Sehingga penghasilan per bulan tidak banyak habis dipakai untuk memenuhinya, karena Anda masih perlu uang tersebut untuk membiayai keperluan lain.  

Memilih Instrumen Investasi yang Tepat

Dalam investasi terdapat tiga jangka waktu return mulai dari jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Masing-masing memiliki risiko yang berbeda, sehingga pilihlah yang sesuai dengan tujuan Anda. Untuk investasi jangka pendek, biasanya untuk beberapa bulan atau tahun saja. Keuntungan yang diberikan terbilang besar kalau Anda mengerti cara mainnya.

Contoh investasi jangka pendek yang paling banyak dipilih saat ini adalah peer to peer lending. Untuk investasi jangka menengah dilakukan dalam kurun waktu 1-5 tahun. Bisa dari sektor rill dan obligasi dari sektor keuangan. Namun risiko yang perlu dihadapi juga besar.

Para pekerja gaji UMR memang lebih cocok dengan investasi jangka panjang karena dapat menjadikannya sebagai simpanan untuk jangka lama. Pilihan ini juga membantu Anda menekan kebiasaan boros, akan lebih memotivasi untuk menyimpan uang demi tabungan di hari tua. Ada banyak produk investasi jangka panjang yang bisa dipilih, mulai dari emas, reksa dana, properti, dan sebagainya.

Mulai dari sekarang biasakan diri untuk menyisihkan gaji. Tetaplah konsisten dan lakukan dengan disiplin setiap bulan. Supaya tidak terpakai untuk kebutuhan lain, Anda harus mengalokasikannya di awal bulan.

Fokus Kejar Mimpi

Investasi memberikan banyak manfaat, salah satunya membantu Anda mewujudkan impian di masa depan. Misal saat ingin membeli mobil atau rumah dalam beberapa tahun lagi, tentu akan lebih mudah dicapai kalau dana sudah terkumpul.

Rencanakan keuangan dengan baik dan mulailah dari sekarang. Apakah hasilnya akan sesuai harapan? Kesuksesan memang tak dapat dijamin, karena semua kembali kepada Anda selaku orang yang menjalaninya. Lebih cepat lebih baik, dan jangan pernah ditunda-tunda. Daripada menggunakan uang untuk kegiatan konsumtif dan tidak bermanfaat, akan lebih menguntungkan kalau dialihkan ke dana investasi.

Tips Sukses Berinvestasi dengan Modal Minim

Cara sukses investasi sebenarnya adalah disiplin dan kemauan kuat dalam mengatur keuangan. Minim modal bukan lah masalah, karena Anda bisa bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan yang layak. Mulailah dari hal-hal berikut:

  •       Memiliki tujuan investasi dan berapa lama waktu yang ditargetkan untuk kegiatan penanaman modal.
  •       Menyesuaikan kemampuan. Kalau saat ini gaji masih UMR, silahkan bagi di awal ke pos-pos pengeluaran utama. Jangan lupa disisihkan juga ke produk investasi.
  •       Tentukan instrumen investasi yang tepat dan sesuai tujuan keuangan.
  •       Melihat perkembangan imbal hasil investasi. Dalam hal ini Anda perlu melakukan pengamatan terhadap kondisi pasar, isu-isu terkini soal ekonomi dan politik, kemudian kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi investasi.
  •       Lakukan dengan disiplin, jangan pelit membuat rencana keuangan untuk investasi karena nanti Anda sendiri yang akan menikmati hasilnya. Disiplin juga untuk tidak mengeluarkan uang ke hal-hal tidak dibutuhkan. Bedakan mana yang menjadi kebutuhan atau hanya keinginan saja.

Itulah beberapa cara investasi dengan gaji 4 juta yang patut dicoba. Tunggu apalagi, mulai investasi yuk! Karena hasil yang diperoleh akan semakin banyak kalau Anda melakukannya dari sekarang.