Jenis Income yang Harus Kamu Ketahui dalam Bisnis

Aktivitas bisnis akan mengusahakan mendapat laba yang melebihi target. Usaha tersebut dibangun dari setiap sumber daya manusia yang memiliki keahlian khusus di bidangnya dalam kesatuan bisnis. Laba yang diperoleh oleh perusahaan akan menjadi upah bagi karyawan pada tiap bulannya. 

Laba yang diperoleh dapat dilihat berdasarkan income statement atau laporan keuangan suatu bisnis untuk mengetahui kondisi keuangannya pada periode tertentu. Melalui income statement ini kamu akan mengetahui bagaimana kinerja perusahaan dan apa yang harus dievaluasi. Salah satu komponen yang ada dalam income statement itu sendiri adalah pendapatan. 

Pendapatan atau income tersebut hanya sebagian penghasilan yang bisa kamu dapatkan dari aktivitas bisnis. Salah satu yang rutin kamu terima setiap bulan adalah upah atau gaji. Setiap orang memiliki nominal yang berbeda saat menerima gaji. Biar finansialmu dalam keadaan yang sehat, baiknya kamu bisa menambahkan beberapa jenis income lainnya. Dengan mempelajari dan memanfaatkan jenis income yang lain, kamu bisa menambah pendapatan dalam perusahaan. 

Ada beberapa jenis income yang bisa kamu ketahui dalam bisnis. Perhatikan bersama-sama untuk mendapatkan pemahaman yang baik. 

Komisi

Dalam pengertian bisnis, ada yang disebut sebagai komisi. Jika kamu seorang karyawan atau pekerja di sebuah perusahaan tidak asing dengan istilah ini. Perusahaan akan menargetkan kepada karyawannya untuk menyelesaikan sebuah tantangan yang akan berdampak pada perkembangan perusahaan. Tantangan ini jika berhasil akan diberikan komisi. Nilai komisi yang didapat berdasarkan performa yang ditunjukkan oleh karyawan. Walaupun tidak semua perusahaan memberikan komisi. 

Ketika karyawan atau sebuah tim berhasil memasarkan produk melebihi target yang ditentukan oleh karyawan, akan ada bonus yang diperoleh oleh karyawan atau tim. Berusaha untuk memberikan performa terbaik dalam menjalankan kerjaan akan sangat memungkinkan bagi kamu mendapatkan komisi yang besar.

Keuntungan Modal

Ketika memperoleh keuntungan dengan harga yang kamu tetapkan lebih tinggi dari harga saat membeli maka kamu mendapatkan keuntungan modal. Harga yang ditetapkan bisa berupa produk saham selain barang atau produk. Sangat mudah untuk kamu pahami, jika barang yang kamu beli seharga 15 juta rupiah, kemudian pada jangka waktu tertentu kamu menetapkan harga dua kali lipat dari itu. Keuntungan yang kamu dapatkan itu bisa disebut sebagai keuntungan modal. 

Tentu untuk mendapatkan nilai terbaik dari menjual produk tersebut tidak saat yang berdekatan dengan waktu pembelian. Ada jangka waktu yang harus direncanakan. Bisa jangka waktu pendek atau jangka waktu panjang. Angka atau nilai dari produk yang kamu beli akan perlahan naik dan memberikan keuntungan modal yang sudah bisa kamu prediksi. Kamu bisa mempraktekkan keuntungan modal ini di jual beli saham atau aset
Pada aktivitas saham, kamu bisa membeli satu lembar saham dengan harga yang berlaku saat itu. Begitu pula dengan reksa dana. Bedanya jika kamu menginginkan profit jangka pendek sebaiknya berinvestasi di reksa dana. Begitu juga jika kamu mempersiapkan investasi untuk jangka panjang, kamu bisa memilih saham.
Selain itu ada aset yang bisa kamu jadikan sebagai keuntungan modal. Pada saat ini harga tanah dan bangunan, misalkan masih berkisar di angka 500 juta rupiah. Beberapa tahun ke depan nilainya sudah naik menjadi 1 miliar rupiah. Tentu ini sangat menguntungkan buat kamu dalam berbisnis. 

Dividen

Jenis income berikutnya yang bisa kamu dapatkan adalah dari dividen. Ada perbedaan antara dividen dengan modal usaha. Dividen merupakan pendapatan yang diperoleh oleh sebuah perusahaan. Besaran yang didapat sudah ditetapkan oleh jajaran direksi. Pembagian dividen ini juga dilakukan dan disahkan saat rapat yang diisi oleh para pemilik saham. Hal ini yang menjadi tujuan utama berbisnis untuk membagikan dividen kepada pemegang saham. Pada jangka waktu tertentu, dividen dapat diperoleh dengan hanya menunggu profit perusahaan. 

Untuk mendapatkan dividen, kamu harus terlebih dahulu terdaftar atau melakukan pembelian investasi sebelum akhir dari cum date. Yaitu perolehan dividen bagi investor. Kamu juga harus tercatat sebagai kepemilikan saham sebelumnya. Jadi tidak serta merta kamu mendapatkan dividen. 

Pendapatan Sewa Aset

Jenis income yang satu ini sepertinya sudah familiar di kalangan masyarakat. Bisnis penyewaan aset dan properti ini merupakan passive income yang bisa kamu andalkan di luar dari pendapatan utama. 

Bisnis ini masih mendapat tempat di masyarakat. Kebutuhan rumah di suatu daerah ketika seseorang atau keluarga pindah tempat menjadi sasaran untuk bisnis ini. Kamu bisa membangun beberapa rumah yang akan dikontrak. Setiap bulan kamu akan menerima income dari penyewaan rumah tersebut. Jika kamu memiliki lima rumah yang disewakan dengan masing-masing rumah ditetapkan harga satu juta rupiah, dalam sebulan kamu bisa memperoleh lima juta rupiah. 

Tidak hanya berbentuk rumah, kamu juga bisa membangun rumah toko, yang memberikan kapasitas pemiliknya untuk membangun usaha. Hitungannya bisa per bulan dan per tahun sesuai kesepakatan. Harga dapat ditentukan berdasarkan lokasi bangunan yang strategis akan lebih tinggi ketimbang lokasi yang jauh dari keramaian. 

Sebagian pendapatan yang kamu peroleh dari bisnis aset dan properti ini sebaiknya juga kamu sisihkan untuk biaya perawatan.

Royalti

Kamu bisa memperoleh pendapatan dari royalti. Semisal kamu suka menulis, hobi ini bisa mendatangkan royalti ketika buku kamu banyak peminatnya. Jika kamu memiliki keterampilan khusus seperti bermusik, royalti ini bisa kamu dapatkan. Memang usaha untuk mendapatkan royalti cukup menyita waktu. Sebabnya kamu harus membuat sebuah karya yang akan didistribusi ke publik untuk dinikmati dengan tujuan komersial.

Jika kamu lihai dan telaten, semua jenis income di atas bisa kamu dapatkan. Tetapi sebaiknya fokus pada satu atau dua jenis income yang menurut kamu mampu dijalankan.