Kenali Apa Itu Rencana Bisnis, Sebelum Menjadi Pebisnis

perbedaan rencana bisnis

Bagi Anda pebisnis pemula, sebelum merintis bisnis perlu membuat rencana bisnis. Memang istilah tersebut cukup populer di kalangan pebisnis. Namun, ada beberapa orang yang belum memahami apa itu rencana bisnis? 

Perlu diketahui, rencana bisnis merupakan langkah awal untuk menjalankan suatu bisnis. Umumnya, rencana bisnis ini digunakan untuk menarik investor. Selain itu, pada rencana bisnis berisi rencana jangka pendek bisnis yang akan dijalankan.

Nah, apa sih sebenarnya rencana bisnis itu? Untuk menjawab rasa penasaran Anda tentang pengertian rencana bisnis, berikut akan dijelaskan segala hal yang berkaitan dengan rencana bisnis.

Definisi Rencana Bisnis yang Perlu Dipahami

Istilah yang satu ini memang sering diucapkan di kalangan para pebisnis, namun tidak semua orang memahami definisinya. Adapun definisi rencana bisnis merupakan suatu pernyataan yang bersifat formal berisi tentang misi, tujuan sampai dengan strategi bisnis yang akan dicapai.Pada umumnya, rencana bisnis ini dibuat tertulis dalam bentuk dokumen. Bagi perusahaan baru atau startup, rencana bisnis berisikan rencana jangka pendek saja. Sementara, bagi perusahaan besar, rencana bisnis merupakan dokumen rencana perusahaan dalam jangka panjang.

Tujuan Rencana Bisnis yang Perlu Anda Tahu

Perlu diingat, rencana bisnis merupakan salah satu langkah awal untuk berbisnis dan dinilai penting. Itu karena rencana bisnis dapat membantu tercapainya tujuan dan misi perusahaan.

Adapun tujuan dibuatnya rencana bisnis adalah sebagai berikut.

1. Menjadi Panduan dalam Berbisnis

Tujuan utama dibuatnya rencana bisnis adalah sebagai panduan dalam berbisnis. Tentunya, panduan berbisnis ini dinilai penting supaya Anda fokus pada misi bisnis Anda. Selain itu, kesuksesan akan mudah diraih jika kita fokus dalam menjalankan bisnis sesuai dengan rencana.

2. Mendapatkan Suntikan Dana dari Investor

Selain sebagai panduan, tujuan rencana bisnis lainnya adalah untuk mendapatkan suntikan dana dari investor. Tentunya, suntikan dana dari investor ini sangat dibutuhkan bagi perusahaan startup

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis Anda, disarankan untuk membuat rencana bisnis dengan benar. Tentunya, dengan rencana bisnis yang benar, bisnis Anda dilirik investor.

3. Meminimalisir Resiko Kerugian dan Memaksimalkan Peluang Bisnis

Perlu diketahui, rencana bisnis yang bagus berisikan identifikasi peluang dan risiko bisnis yang akan dijalankan. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir risiko kerugian dan memaksimalkan peluang bisnis. 

Tentunya, dengan identifikasi tersebut risiko kerugian dapat teratasi dengan mudah. Selain itu, Anda dapat memaksimalkan peluang bisnis Anda supaya bisnis yang Anda rintis menjadi lebih berkembang.

5 Komponen Rencana Bisnis yang Harus Ada

Pada umumnya, rencana bisnis yang bagus berisikan informasi beserta analisisnya secara terperinci. Secara lengkap komponen rencana bisnis adalah sebagai berikut.

1. Ringkasan Eksekutif Bisnis

Pada umumnya, ringkasan eksekutif bisnis ini berisi ringkasan tujuan dan misi didirikannya bisnis. Ringkasan yang satu ini dibuat untuk meyakinkan investor supaya berminat melakukan investasi di bisnis Anda. 

Adapun informasi yang harus ada di ringkasan eksekutif, antara lain sebagai berikut.

  • Profil perusahaan.
  • Misi perusahaan.
  • Produk yang akan dijual.
  • Target pasar.
  • Sistem layanan.
  • Lokasi bisnis.
  • Tim dan manajemen.
  • Rencana pertumbuhan bisnis.
  • Informasi keuangan. 

2. Misi Perusahaan

Mendirikan suatu bisnis harus memiliki misi. Tentunya, penetapan misi ini bertujuan supaya perusahaan fokus untuk mencapai apa yang sudah ditetapkan. Umumnya, misi ini berisi tujuan jangka pendek perusahaan di masa depan.

3. Tinjauan Lingkungan Bisnis

Tinjauan lingkungan bisnis ini pada umumnya berisi hal-hal sebagai berikut.

  • Tren pasar.
  • Target konsumen dan market.
  • Ukuran pasar dan target potensial yang ingin dibidik.
  • Ukuran tingkat pertumbuhan pasar.
  • Perhitungan persaingan bisnis yang akan digunakan.
  • Perhitungan keuntungan pasar yang akan diraih.
  • Struktur biaya 
  • Penetapan saluran distribusi yang akan dijalankan.
  • Detail kunci sukses dan faktor penentu kesuksesan bisnis Anda.

4. Tinjauan Operasi Bisnis

Tinjauan operasi bisnis ini berisi informasi secara rinci tentang bisnis yang akan dijalankan. Di bagian ini, umumnya berisi tentang strategi dan taktik bisnis yang akan dijalankan. Selain itu, tinjauan operasi bisnis mencakup hal-hal sebagai berikut.

  • Struktur organisasi dan manajemen bisnis Anda.
  • Produk apa yang akan diproduksi dan ditawarkan kepada konsumen.
  • Sistem penjualan dan pemasaran yang akan dijalankan.
  • Kegiatan produksi apa saja yang akan dijalankan di bisnis Anda. Adapun di bagian ini mencakup hal-hal berikut.
  1. Kegiatan utama yang dijalankan, seperti: jaringan logistik, penyediaan bahan baku, fasilitas produksi, teknologi yang digunakan sampai dengan lokasi produksi.
  2. Kegiatan pendukung, berisi tentang: pengadaan barang, pengembangan tenaga kerja, pengembangan teknologi tepat guna sampai dengan sistem akuntansi.
  3. Mitra kunci, mencakup: media, subkontraktor, distributor sampai dengan pemasok. 

5. Perkiraan Keuangan

Sesuai dengan namanya perkiraan keuangan, di bagian ini berisi hal-hal yang berkaitan dengan keuangan. Adapun secara detil perkiraan keuangan mencakup hal-hal sebagai berikut.

  • Pendapatan.
  • Biaya.
  • Struktur modal target.
  • Laba perusahaan.
  • Arus kas (cash flow) perusahaan.

6. Lampiran

Rencana bisnis juga menggunakan lampiran. Umumnya, lampiran ini berisi dokumen pendukung, seperti: foto lokasi bisnis, bahan baku sampai dengan kantor.

Tersebut adalah pengertian rencana bisnis yang harus Anda pahami sebelum merintis suatu bisnis. Semoga informasi tentang rencana bisnis ini dapat bermanfaat untuk perkembangan bisnis yang akan Anda jalankan. Salam sukses.