Kenali Bahaya Menggunakan Paylater Secara Berlebihan

Pada era dengan teknologi yang semakin canggih seperti saat ini khususnya pada teknologi digital membuat siapapun dapat memperoleh yang mereka inginkan hanya secara online. Apalagi saat ini mulai bermunculan platform digital untuk berbelanja, aplikasi ini sendiri semakin lama tentunya juga semakin berkembang dalam hal pembayaran.

Di mana platform platform tersebut memiliki fitur paylater, dengan menggunakan fitur ini nantinya para pengguna bisa mengaktifkannya dan berbelanja apapun yang mereka inginkan sesuai limit yang diberikan, kemudian melakukan pembayaran sesuai  jangka waktu yang telah ditentukan.

Namun, tahukah kamu bila sebenarnya pengaktifan paylater juga bisa memicu hadirnya masalah-masalah yang berkaitan dengan finansial. Apalagi ketika kamu menggunakan paylater secara berlebihan untuk berbelanja.

Bahaya Menggunakan Paylater

Keberadaan paylater sebenarnya bisa menjadi bantuan tersendiri ketika kamu dapat menggunakannya secara bijaksana. Karena fitur ini mempunyai sistem yang hampir sama dengan kredit card.

Dimana penggunanya dapat menggunakan limit yang disediakan untuk berbelanja kebutuhan mereka dan membayar kan keseluruhannya sesuai dengan jangka waktu yang telah diberikan. 

Namun, seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa ketika kamu menggunakan paylater secara berlebihan tentunya tagihan yang kamu terima pun akan menjadi besar. Karena itu kamu harus mengelola penggunaannya secara benar. Sebab jika tidak dikelola dengan baik kamu akan mengalami hal-hal berikut ini :

  • Menimbulkan perilaku konsumtif

Saking mudahnya memperoleh produk yang diinginkan apalagi bisa dibayar di akhir bulan, membuat banyak orang menjadi tergiur untuk menggunakan paylater. Bahkan banyak juga yang menganggap bila limit kredit atau saldo yang diberikan oleh pihak penyedia, merupakan uangnya sendiri.

Padahal limit yang terdapat pada paylater bukanlah milik kamu tetapi itu merupakan pinjaman, jadi ketika kamu menggunakan limit tersebut tentunya harus mengembalikan kepada pihak penyedia jasa.

Karena itu walaupun mudah memperoleh apapun dengan menggunakan paylater, ada baiknya tidak berlebihan atau mendekati limit yang diberikan. Sebab dikhawatirkan kamu tidak bisa melanjutkan pembayaran hingga lunas.

  • Keamanan dari data pribadi 

ahaya yang berikutnya adalah bahwa data diri yang kamu gunakan untuk mendaftar di fitur paylater memiliki risiko terkena retas atau digunakan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Apalagi ketika kamu melakukan transaksi pembayaran semuanya dilakukan secara online.

Sekalipun pihak platform mengatakan bahwa data diri kamu akan aman tetapi risiko dibobol oleh orang tidak bertanggung jawab tetap ada. Sebab database dari fitur paylater terbilang mudah untuk diretas sehingga data-data dari para pengguna bisa dicuri.

Karena sebagaimana yang mungkin kamu ketahui ketika data-data milikmu bocor, bisa saja ada yang menggunakan dan membuat kamu harus membayar keseluruhan yang telah digunakan oleh orang tersebut.

  • Bisa terkena denda yang cukup tinggi jika telat membayar

Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Contohnya adalah jika kamu tiba-tiba terkena PHK atau terjadi suatu kondisi yang mengharuskan kamu tidak bisa bekerja. Tentunya keadaan ini akan membuat kamu tidak dapat melakukan kewajiban untuk membayar cicilan.

Padahal ketika tagihan paylater ini tidak segera dibayarkan, hal yang paling mungkin terjadi adalah kamu terkena sanksi atau denda keterlambatan dan membuat riwayat kredit yang kamu miliki menjadi buruk. 

Karena itulah selalu disarankan ketika kamu menggunakan paylater gunakanlah fitur ini untuk memenuhi kebutuhan hidup bukan membeli produk yang sifatnya konsumtif. Jadilah seorang pengguna yang bijaksana agar nantinya besaran tagihan tidak menjadi beban karena sebelumnya telah diperhitungkan secara matang.

  • Bisa memunculkan sifat ketergantungan

Bahaya terakhir yang bisa kamu rasakan ketika terlalu Jihan menggunakan paylater adalah munculnya rasa ketergantungan untuk selalu menggunakan fitur tersebut. Biasanya ini dikarenakan gaya hidup kamu yang terlalu serampangan dan tidak dapat membedakan mana kebutuhan dan keinginan.

Sehingga akan selalu muncul rasa ingin membeli produk-produk yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Sebagian dari mereka yang terjerat dengan hutang paylater merasa bila dengan adanya fitur tersebut mempermudah kehidupan ketika ingin memiliki sesuatu. 

Padahal mempunyai hutang dalam jumlah yang besar itu tidak bagus, baik untuk kesehatan finansial maupun kehidupan dan mental. Karena ketika seseorang terlalu memiliki banyak hutang nantinya akan membuat dirinya tidak tenang karena seperti dikejar-kejar oleh sesuatu yang tidak disukainya.

Nah itulah tadi beberapa bahaya ketika kamu menggunakan paylater secara berlebihan, pernah ada satu kasus di mana orang ini tidak sadar bahwa sudah menggunakan limit kredit yang ada pada paylaternya dalam jumlah yang besar.

Sehingga ketika ia memperoleh tagihan yang harus dibayarkannya setiap bulan, ternyata nominalnya sangatlah besar dan membuat dirinya kewalahan. Sebab jumlah dari tagihan tersebut tidak hanya ratusan ribu.

Tetapi sudah masuk pada puluhan juta. Karena itu berhati-hatilah dalam penggunaan paylater di platform manapun supaya kamu tidak terjerat hutang yang besar dan membuat kamu menjadi depresi.