Lakukan Ini Agar Pinjaman Modal Usaha di Bank Tidak Ditolak

Terdapat beberapa macam cara agar memperoleh pinjaman modal usaha. Seperti, memakai tabungan pribadi, meminjam dana ke bank, meminjam ke teman atau keluarga, atau lewat institusi teknologi finansial.

Mengajukan pinjaman modal lewat teknologi finansial sangat dibutuhkan oleh para pelaku bisnis akhir-akhir ini. Selain bisa membantu bisnis berkembang, peminjaman dana lewat teknologi finansial tergolong mudah praktis serta bunganya bersaing.

Meskipun begitu, tidak berarti seluruh pengajuan pinjaman modal yang masuk dapat diterima begitu saja. Jika Anda mengajukan pinjaman modal namun ditolak, cobalah untuk mengecek alasannya. Agar menghindari terjadinya penolakan pinjaman dana usaha di kemudian hari, di bawah ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

1.       Mencari Tahu Penyebab Pengajuan Ditolak

Bila pengajuan pinjaman modal Anda ditolak, jangan pernah menyerah. Setelah sudah mencari tahu hal-hal yang menjadi penyebab pinjaman ditolak, itu saatnya agar memastikan langsung penyebab penolakan tersebut ke pihak yang meminjamkan dana. Kondisi ini sangat penting diketahui supaya Anda dapat mempelajari kesalahan serta ketetapan yang ditawarkan oleh pihak peminjam serta kenapa mereka menolak pinjaman Anda.

Ketika terjadi penolakan, pihak peminjam biasanya memberikan penjelasan secara rinci mengenai alasan mereka menolak, data apa saja sekiranya yang dijadikan dasarnya, cara mengoreksi kembali informasi yang belum akurat di dalam laporan, dan informasi terkait bagaimana cara mendapatkan laporan kredit.

2.       Mengumpulkan Seluruh Data  dan Mereview

Cek laporan penjualan Anda dengan menganalisa semua data.  Ikuti prosedur untuk pengecekan pinjaman dana serta tinjau kembali profil keuangan milik Anda. Selain itu jangan lupa mengecek lagi data pinjaman serta pendapatan Anda. Cobalah untuk lebih teliti dalam memeriksa laporan pinjaman. Jika terdapat kesalahan, segera koreksi laporan. Apabila kurang begitu yakin oleh kesalahan yang ada, Anda bisa menghubungi pihak peminjam agar bisa memperoleh penjelasan terkait kriteria yang dibutuhkan.

3.       Membangun Riwayat Kredit yang Baik

Apabila Anda belum memiliki kartu kredit, buat dan gunakanlah dengan baik. Selain itu pastikan juga kartu kreditnya aktif digunakan untuk keperluan pinjaman sewajarnya serta lakukan pembayaran atau pelunasan tepat waktu.Nantinya Anda akan memiliki riwayat kredit yang bagus, memperoleh rate bunga yang lebih besar serta kemungkinan terjadinya penolakan pun akan lebih kecil.

4.       Menjaga dan Meningkatkan Kestabilan Pendapatan

Jika usaha atau bisnis yang Anda jalani sedang dihadapkan dengan situasi penurunan pendapatan, Anda harus bisa meninjau dan meneliti lagi mengenai penyebab terjadinya penurunan pendapatan tersebut, apabila Anda sudah menemukan permasalahannya, segera mencari solusi yang paling tepat agar dapat meningkatan pendapatan pada bisnis Anda kembali, bila perlu pendapatannya bisa lebih besar dari sebelumnya

5.       Mengecek Laporan Keuangan Terkini

Apabila Anda mempunyai pinjaman yang tidak terdeteksi, lakukan pengecekan kembali di laporan keuangan bisnis Anda serta catat supaya Anda mengetahui pinjaman yang harus dilunasi. Kemudian, hubungilah pihak peminjam agar membicarakan rencana pembayaran pinjaman yang ada. Jangan lupa untuk membuat persetujuan secara tertulis agar dapat menghapus riwayat yang kurang baik di dalam laporan kredit milik Anda.

6.       Menyelesaikan Semua Pinjaman yang Ada

Semua pinjaman yang Anda lakukan tentu sangat berpengaruh oleh ketersediaan dalam mengajukan pinjaman dana baru. Pihak pemberi pinjaman bisa mengakses atau memeriksa riwayat pinjaman yang sudah Anda lakukan serta mengukur kemampuan finansial Anda sendiri. Dengan mengurangi jumlah pinjaman dana tentu akan sedikit merubah profil finansial seseorang menjadi lebih baik serta dianggap mampu untuk melunasi pinjaman yang ada.

7.       Kredibilitas Bisnis

Tidak hanya seputar keuangan saja, terkait pinjaman modal usaha yang ditolak oleh bank, kredibilitas bisnis Anda juga akan turut dinilai oleh pihak bank sebelum mereka memberikan pinjaman dana. Kredibilitas yang dimaksud dapat dilihat dari perjalanan perusahaan terhadap mitra bisnis mereka, seperti penyuplai bahan baku, atau lembaga keuangan lainnya.

Maka dari itu, paling penting yakni dengan menjaga kredibilitas bisnis terhadap para mitra bisnis itu sendiri. Hal ini sifatnya wajib sebab usaha tersebut dilakukan untuk jangka waktu yang lama dan bukan sebentar. Oleh sebab itu integritas serta membangun kepercayaan menjadi sangat penting.

Sekarang ini seluruh pebisnis harus mempunyai kredibilitas yang baik. Kondisi ini dikarenakan semua informasi semakin mudah untuk didapatkan, bahkan seputar informasi transaksi bisnis suatu perusahaan, pembayaran pajak dan berbagai aktivitas bisnis lainnya.

8.       Jangan Ragu untuk Mengajukan Pinjaman Modal Kembali

Ketika Anda sering sekali ditolak ketika mengajukan pinjaman modal usaha ke bank. Anda bisa mencobanya terus-menerus, namun dengan melakukan banyak evaluasi terkait beberapa masalah yang mungkin terjadi ketika Anda melakukan pengajuan, seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya. Apabila Anda sudah melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada, percayalah Anda akan tetap memperoleh pinjaman modal usaha dari bank. Ini hanya soal waktu saja, jadi jangan ragu untuk melakukan pengajuan kembali.