Manfaat Kredit Mikro untuk Usaha Kecil

Keberadaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) beberapa tahun terakhir ini sudah ikut berkontribusi menjaga kestabilan harga pasar dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia. Namun para pelaku UMKM tak jarang menemui berbagai kendala yang harus dihadapi di tengah jalan, salah satunya keterbatasan modal.

Untuk itu, pemerintah melalui Bank Indonesia menghimbau ke berbagai pihak bank untuk memberikan solusi atas kendala tersebut. Nah, salah satunya dengan menyediakan layanan kredit mikro untuk membantu para pelaku usaha kecil atau UMKM. 

Pengertian kredit mikro

Kredit mikro merupakan pembiayaan dalam jumlah kecil yang diberikan kepada masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah dan ingin berwirausaha tapi terkendala pada modal. Plafon kredit yang bisa diberikan yaitu sampai dengan Rp 25 juta dengan jangka waktu pengembalian pinjaman maksimal hingga tiga tahun. Kredit jenis mikro ini tidak memiliki banyak persyaratan untuk pengajuannya karena memang ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap maupun memiliki jaminan. Namun sebelum pengajuan, biasanya pihak bank akan meminta bukti kepada para pelaku usaha bahwa sudah menjalankan suatu usaha. 

Manfaat kredit mikro untuk usaha kecil

Kredit Mikro tidak hanya memberikan pinjaman modal tapi juga menyediakan fasilitas menabung, investasi hingga asuransi. Selain itu, manfaat yang diberikan juga sangat banyak terutama bagi para pelaku usaha kecil atau UMKM. Berikut ini manfaat dari kredit mikro :

  • Membiayai modal operasional

Beberapa kredit mikro menyediakan layanan peminjaman modal untuk membiayai operasional usaha. Operasional ini sangat penting bagi keberlangsungan suatu usaha. Jadi wajar apabila para pelaku usaha kecil sangat membutuhkan modal untuk membiayai operasional usaha mereka. Biaya operasional sendiri meliputi pengadaan bahan baku, tagihan listrik, air dan operasional lainnya. 

  • Melakukan ekspansi 

Kredit mikro juga bisa dimanfaatkan untuk membiayai ekspansi atau pengembangan usaha berskala kecil. Dengan melakukan ekspansi, usaha-usaha kecil bisa terus berkembang hingga menjadi bisnis yang besar dan memperoleh keuntungan yang maksimal. Biaya ekspansi meliputi pembukaan cabang usaha, perekrutan karyawan, sewa lahan, melakukan merger dengan perusahaan lain serta pembaharuan teknologi.

  • Ada banyak kemudahan

Kredit mikro memberikan berbagai kemudahan bagi para pelaku usaha berskala kecil untuk mencapai target yang diinginkan. Banyaknya kemudahan yang ada pada kredit mikro ini bisa meminimalisir para pelaku usaha kecil untuk meminjam uang kepada rentenir atau pinjaman online. Seperti yang sudah diketahui bahwa bunga pinjaman di rentenir dan pinjaman online sangat tinggi, belum lagi adanya bunga tambahan apabila pembayaran hutang melewati jatuh tempo.

  • Besaran pinjaman dan jangka waktu pengembalian dapat disesuaikan

Manfaat lain dari kredit mikro yaitu prosedur pengajuan pinjaman yang lebih fleksibel. Bisa dikatakan fleksibel karena para pelaku usaha dapat menyesuaikan besarnya pinjaman dana maupun durasi waktu pengembalian pinjaman. Angsuran yang harus dibayarkan pun bisa disepakati antara pihak bank dan pelaku usaha sehingga disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pelaku usaha.

  • Bunga pinjaman relatif lebih rendah

Bunga pinjaman pada kredit mikro jauh lebih rendah dibandingkan kredit lainnya karena disubsidi oleh pemerintah. Rata-rata bunga yang dikenakan biasanya yaitu 6% per tahun atau setara 0,5% setiap bulannya. Dan kabarnya pemerintah akan menurunkan lagi suku bunga pinjaman di angka 3% per tahun. Dengan bunga yang relatif kecil tersebut, para pelaku usaha kecil tidak akan terbebani bunga pinjaman yang tinggi saat mencicil angsuran kredit. 

  • Membuka lapangan pekerjaan

Dengan adanya kredit mikro untuk usaha kecil atau UMKM, maka semakin banyak masyarakat menengah ke bawah yang mau terjun berwirausaha. Lapangan pekerjaan pun bertambah banyak sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran juga.

  • Meningkatkan kesejahteraan

Setiap pelaku usaha kecil yang membutuhkan suntikan dana untuk keberlangsungan usahanya akan sangat terbantu dengan kehadiran kredit mikro. Kehidupan mereka pun akan lebih baik dan sejahtera karena bisa mendapatkan penghasilan dari berwirausaha.

Setelah mengetahui manfaat dari kredit mikro, mungkin Anda tertarik mencoba mengajukan pinjaman kredit mikro ini. Namun alangkah lebih baiknya untuk memahami dahulu berbagai syarat pengajuannya. Syarat pengajuan kredit mikro secara umum adalah :

  • Jenis usaha yang dijalankan memiliki prospek yang bagus secara jangka panjang dan resiko kerugiannya kecil 
  • Usahanya sudah berjalan minimal selama 6 bulan
  • Menyiapkan syarat administratif berupa Surat keterangan Usaha dari RT/RW dan Kelurahan setempat, Kartu Keluarga serta KTP
  • Saat pengajuan kredit mikro, pelaku usaha tidak sedang mendapatkan pinjaman dari bank lainnya.
  • Jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah. Namun beberapa pihak bank tidak mengharuskan peminjam memiliki jaminan.

Demikianlah manfaat kredit mikro bagi para usaha kecil. Dengan pembiayaan seperti kredit mikro, diharapkan masyarakat yang memang kekurangan biaya untuk berwirausaha bisa menjadikan ini peluang.