Nama Nama Hewan Langka di Indonesia

nama nama hewan langka

Indonesia adalah salah satu Negara yang sangat sangat kaya akan jenis fauna yang hidup di dalamnya. Dari berbagai jenis yang ada dan hidup di Indonesia, banyak jenis yang sudah masuk kategori langka karena jumlahnya yang sudah sangat terbatas di alam liar. 

Banyak sekali penyebab dari terancam punahnya hewan-hewan yang sudah terbilang langka. Tapi penyebab utama selalu saja karena ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang memburu mereka untuk dijual hidup-hidup ataupun dalam kondisi mati. Kekurang tahuan masyarakat sekitar juga menjadi salah satu penyebab punahnya beberapa hewan-hewan endemic milik Indonesia. berbagai cara konservasi dilakukan oleh pemerintah demi menghindarkan para hewan-hewan langka tersebut dari kepunahan. Mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, penyelamatan hewan-hewan yang tertangkap warga hingga membuat taman nasional pada habitat-habitat hewan endemic langka untuk menjaga hewan-hewan tersebut dari kepunahan.

Beberapa hewan langka tersebut sudah masuk daftar hewan yang dilindungi dan juga ada undang-undang yang mengaturnya. Ada yang masih boleh diperjualbelikan dengan bersyarat, ada juga yang dilarang untuk diperjualbelikan dan bisa terancam hukuman berat bila nekat melakukannya. Hewan apa sajakah yang sudah cukup langka di Indonesia tersebut? Yuk mari kita simak hewan-hewan langka yang ada di Indonesia. 

Nama Nama Hewan Langka di Indonesia

  • Arwana merah

Salah satu ikan arwana termahal yang dimiliki Indonesia. ikan arwana merah atau lebih dikenal dengan arwana super red ini asli perairan Indonesia. walaupun sudah mulai marak ditangkarkan untuk kebutuhan jual beli hewan eksotis, ikan ini sudah sangat langka di habitatnya. Bahkan untuk penjualan ikan eksotis ini ada regulasi khususnya dan harus tercatat dan berchip di setiap ikan yang diperjual belikan.

  • Tarsius

Tarsius adalah salah satu primata dengan ukuran sangat mini dengan mata yang sangat besar. Ukuran tubuh dari tarsius ini hanya berkisar 15 centimeter dan memiliki ekor yang jauh lebih panjang dari tubuhnya. Bulu dari tarsius ini berwarna coklat dan sangat lembut. Tarsius ini hidup di daerah Sulawesi dan masuk dalam hewan nokturnal yang lebih banyak melakukan aktivitas pada malam hari.

  • Elang flores

Salah satu burung pemangsa endemic dari Indonesia, Elang Flores menjadi salah satu hewan yang masuk list hewan dilindungi oleh pemerintah Indonesia.  seperti namanya, spizaetus floris hidup di wilayah pulau flores, Sumbawa hingga Lombok. Panjang tubuhnya bisa mencapai 80 centimeter dengan bulu berwarna kecoklatan dan berkepala putih. Elang flores ini banyak diburu dan diperjualbelikan sebagai hewan eksotis yang membuat jumlahnya di alam liar semakin menurun. 

  • Gajah Sumatra

Habitatnya sudah tergusur oleh pembukaan lahan perkebunan menjadikan gajah Sumatera ini terancam kepunahan. Banyak gajah yang harus terbunuh karena proses pembukaan lahan ataupun dianggap menjadi hama bagi perkebunan. Gajah Sumatera ini mempunyai fisik yang lebih kecil bila dibandingkan dengan jenis gajah asia lain misalnya gajah india. Elephas maximus sumatranus bisa tumbuh hingga setinggi 3 meter dan berat lebih dari 6 ton. Jumlahnya saat ini diperkirakan hanya tinggal sekitar 3000an ekor saja yang hidup di alam liar wilayah Sumatera. 

  • Bekantan

Ciri khas dari hewan langka ini adalah hidungnya yang panjang. Salah satu jenis monyet, bekantan tinggal di hutan wilayah pulau Kalimantan. Berciri khas hidungnya yang panjang dan mempunyai warna bulu kecoklatan biasanya hidup di area dekat perairan seperti rawa, hutan bakau ataupun hutan dekat pantai. Ukurannya cukup besar karena bisa tumbuh hingga seberat 24 kilogram dengan tubuh yang mencapai 75 centimeter. Layaknya monyet-monyet lain, bekantan biasa hidup dalam kelompok dari 10 hingga 30 ekor setiap kelompoknya. 

  • Badak jawa

Penghuni taman nasional ujung kulon, badak jawa ini sudah sangat terancam punah karena populasinya kini hanya berkisar 76 ekor saja di habitatnya. Badak jawa ini adalah hewan endemic Indonesia dengan ciri khas cula kecil yang berada di kepalanya. Walaupun badak jawa termasuk badak terkecil, hewan ini cukup berbahaya karena cukup agresif untuk menyerang karena bersifat territorial.   

  • Merak hijau

Salah satu unggas eksotis yang juga menjadi hewan langka dari Indonesia. walaupun tidak hanya hidup di Indonesia saja, merak hijau tetap dikenal sebagai salah satu hewan langka yang dilindungi di Indonesia. Merak hijau mempunyai habitat di daerah Kediri Jawa Timur. Unggas dengan ekor yang sangat indah ini salah satu komoditi hewan eksotis yang sangat marak diperjualbelikan di pasar gelap. 

  • Penyu

Ada 6 jenis penyu hidup di perairan laut Indonesia. hewan ini sudah sangat langka dan juga jumlahnya sudah sangat terbatas di dunia. Di Indonesia, penyu sudah masuk dalam hewan yang dilindungi oleh pemerintah dan adalah melanggar hukum apabila memperjualbelikan penyu mulai dari telur hingga bagian dari tubuhnya. 

Itulah beberapa hewan-hewan langka yang ada di Indonesia. mari kita bantu untuk melestarikannya dengan tidak memburu atau memperjualbelikan hewan-hewan eksotis tersebut demi kelangsungan hidup dan kelestarian mereka.