Pengertian Koperasi, Jenis dan Fungsinya

pengertian koperasi

Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah koperasi, badan usaha ini memiliki perbedaan dengan jenis usaha lainnya. Karena koperasi dikelola dan dimiliki oleh sekelompok orang dengan tujuan untuk kebutuhan bersama, khususnya di bidang ekonomi. Jadi organisasi ini ada karena didasari oleh asas kekeluargaan serta kehidupan berdemokrasi. Namun, untuk lebih jelasnya silahkan simak pengertian koperasi, jenis dan fungsinya berikut.

Pengertian Koperasi

Umumnya koperasi bisa diartikan sebagai sebuah badan usaha yang dikelola dan dimiliki oleh anggotanya. Tetapi ada juga pengertian lain, seperti yang diutarakan oleh Mohammad Hatta (bapak koperasi) bahwa koperasi merupakan usaha bersama untuk meningkatkan dan memperbaiki kehidupan ekonomi yang berlandaskan tolong menolong.

Lalu menurut Arifinal Chaniago, koperasi merupakan wadah bagi sekelompok orang yang saling bekerja sama untuk menjalankan suatu usaha secara kekeluargaan, dengan tujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

Kemudian menurut Mukner, koperasi adalah organisasi yang bergerak atas dasar asas tolong menolong dimana mereka bergerak secara berkelompok untuk mengelola ‘urusniaga’. Tujuan dari dibuatnya perkumpulan tersebut tentunya untuk meningkatkan ekonomi serta membangun kebutuhan yang berhubungan dengan sosial.

Namun, apabila menurut UU No. 25 tahun 1992 mengenai Perkoperasian. Telah dijelaskan pada pasal 1 jika koperasi merupakan sebuah badan usaha dengan beranggotakan seorang atau pun badan hukum berlandaskan kegiatan yang memiliki prinsip koperasi. Gerakan ini dapat mempengaruhi ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Pengkoperasian sendiri adalah semua yang berkaitan dengan kehidupan koperasi.

Tadi sempat disinggung mengenai adanya sebuah prinsip dalam mendirikan sebuah koperasi, pada pasal 5 dijelaskan bila ada 5 (lima) prinsip dasar pelaksanaan koperasi, yakni sebagai berikut :

  1. Keanggotaan yang bersifat sukarela serta terbuka.
  2. Pengelolaan harus dilakukan dengan demokratis.
  3. Pembagian SHU (Pembagian Hasil Usaha) harus adil dan sebanding dengan jasa usaha setiap anggota.
  4. Memberikan balas jasa atas modal
  5. Kemandirian

Di dalam pengembangan koperasi juga harus menerapkan prinsip, seperti kerja sama sesama koperasi dan adanya pendidikan tentang perkoperasian. Karena siapa saja menjadi anggota, maka untuk pengelolaannya selalu mengedepankan demokrasi dan setiap keputusan yang berkaitan dengan koperasi, akan dilakukan secara musyawarah (voting suara).

Jenis-jenis Koperasi

koperasi adalah

Koperasi memiliki peran yang amat penting dalam membantu perekonomian di negara. Melalui badan usaha ini akan diupayakan agar setiap anggota mendapatkan hak dalam segala macam kebutuhan, koperasi sendiri juga bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan dan tidak hanya mencari keuntungan. Berikut dibawah ini adalah jenis-jenis koperasi yang ada di Indonesia :

  • Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan pelayanan simpan pinjam bagi anggotanya. Selain itu banyak juga yang menyebutnya sebagai koperasi kredit, dimana seluruh peserta dapat melakukan pinjaman jangka pendek dan bunga rendah.

  • Koperasi Produksi

Mereka yang tergabung atau menjadi anggota pada koperasi produksi biasanya adalah para produsen, jasa ataupun barang. Semua produk yang tersedia pada koperasi ini biasanya adalah hasil dari para anggotanya sendiri, tidak hanya berupa benda saja tetapi juga layanan jasa.

  • Koperasi Serba Usaha

Koperasi yang satu ini merupakan jenis yang menyediakan beraneka ragam jasa, mulai dari kebutuhan hingga simpan pinjam. Peserta dapat membeli serta menggunakan semua layanan yang ada dan tersedian di koperasi serba usaha.

  • Koperasi Jasa

Koperasi Jasa memfokuskan pelayanannya pada jasa untuk anggota serta masyarakat, pada umumnya jenis ini menyediakan bermacam pelayanan. Contohnya seperti jasa angkutan dan asuransi.

  • Koperasi Konsumsi

Koperasi yang dikhususkan untuk para konsumen, berupa jasa ataupun barang. Umumnya pada koperasi ini disediakan banyak produk yang digunakan bagi kebutuhan harian. Tidak hanya itu, disana juga menyediakan bermacam-macam kebutuhan dengan harga murah, sehingga bisa mengurangi beban konsumen.

Fungsi dari Koperasi

Pada dasarnya, koperasi memiliki sebuah tujuan agar dapat mensejahterakan anggotanya dan masyarakat serta ikut andil dalam membangun perekonomian nasional untuk mewujudkan program masyarakat yang adil, maju dan makmur sesuai dengan Undang-undang 1945 serta Pancasila.

Agar tujuan tersebut dapat tercapai, koperasi wajib menjalankan peran serta fungsinya sebagaimana disebutkan dalam UUD RI nomor 25 tahun 1992 pada pasal 4, yaitu :

  • Mengembangkan dan membangun potensi serta kemampuan ekonomi peserta juga masyarakat.
  • Meningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi.
  • Mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
  • Menguatkan ekonomi rakyat selaku dasar ketahanan dan kekuatan perekonomian nasional melalui koperasi sebagai pusatnya.
  • Mengembangkan serta mewujudkan perekonomian nasional sebagai usaha bersama dengan dasar asas demokrasi dan kekeluargaan.

Setelah membaca mengenai pengertian koperasi, beserta jenis dan fungsinya. Semoga dapat membantu Anda untuk lebih mengenali badan usaha ini. Selain itu agar Anda dapat lebih berhati-hati ketika ingin mendaftar menjadi anggotanya. Pastikan bila koperasi tersebut terdaftar secara resmi pada Kementerian Koperasi dan UKM serta OJK (Otoritas Jasa Keuangan).