Pentingnya Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

surat perjanjian beli mobil

Tidak bisa disamakan dengan transaksi jual beli barang-barang kecil, melakukan transaksi barang yang memiliki nilai tinggi memerlukan yang namanya surat perjanjian jual beli. Dimana upaya ini dilakukan agar menjaga keamanan antara dua belah pihak, baik pihak pembeli atau penjual.

Kemampuan dalam menganalisis dan menyusun surat perjanjian jual beli sangat dibutuhkan oleh para pebisnis. Bila tidak mempunyai keahlian tersebut, seorang pebisnis akan dengan mudah mendapati transaksikan yang merugikan. Jika Anda tidak ingin hal ini sampai terjadi. Maka dari itu Anda perlu menyimak penjelasan secara rincinya pada artikel kali ini sampai habis.

Mengenal Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Bisa dikatakan surat perjanjian jual beli mobil merupakan kontrak perjanjian pembeli dan penjual mobil yang bersifat mengikat. Di dalamnya berisikan pasal-pasal yang berhubungan dengan hak serta kewajiban yang wajib dipatuhi oleh kedua belah pihak. Jika salah satunya melanggar tentu Anda akan mendapatkan hukum sesuai aturan yang berlaku.

Selain pentingnya surat perjanjian jual beli untuk transaksi mobil, Mobil Anda juga perlu dilindungi asuransi. Memiliki asuransi mobil membuat Anda sudah tidak perlu risau lagi dengan mahalnya biaya servis.

Karena surat tersebut mengikat dengan berlandaskan hukum. Sebab terdapat tanda tangan sah dari penjual serta pembeli dan dari saksi masing-masing pihak. Pastinya ada hal-hal yang menjadi perlindungan atas surat perjanjian jual beli ini. Maka dari itu, disarankan untuk tidak melanggar pasal-pasal yang ada didalamnya.

Manfaat Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Jika sudah mengetahui tentang apa itu surat perjanjian jual beli mobil. Kali ini akan dibahas mengenai manfaat dari surat tersebut. Surat perjanjian jual beli mobil sangat penting sebab berfungsi untuk menghindari adanya kesalahpahaman yang dapat saja terjadi antara pembeli dan penjual. Anda tidak pastinya tidak mau jika transaksi telah selesai namun masih saja ada masalah yang tersisa dan mengganggu di kemudian hari.

Khususnya aturan hukum yang diterapkan di Indonesia. Surat jual beli mobil dapat dijadikan kwitansi sebagai bukti pengesahan jika pihak pertama telah memberikan mobil kepada pihak kedua yang merupakan pembeli. Nah, agar Anda semakin paham tentang manfaatnya. Silahkan simak penjelasan lengkap dibawah ini.

Surat tersebut sejati bukan hanya berguna bagi pembeli aja atau penjual aja, keduanya akan memperoleh manfaat. Jadi, bila Anda jadi pembeli atau penjual, jangan sampai melupakan surat tersebut.

1.    Manfaat Bagi Penjual

Ketika menjual mobil, pasti Anda perlu menjelaskan secara detail kondisi mobil tersebut, termasuk kekurangannya yang ada. Nah, jika itu sudah Anda lakukan serta pembelinya sudah sepakat dengan semuanya, surat perjanjian jual beli mobil tersebut dapat menjadi pegangan Anda kalau sesudah dibeli, terdapat komplain dari si pembeli tapi diluar kesepakatan yang sudah dibuat.

Sesudah dibayar lunas, mobil Anda pastinya sudah menjadi hak milik si pembeli. Ini tertera di dalam surat jual beli. Itu berarti, seadanya terjadi sebuah kecelakaan, Anda sudah tidak ikut bertanggung jawab sebab bukan lagi orang dari pemilik mobil tersebut.

Transaksi jual beli pasti dilandasi oleh rasa kepercayaan. Di dalam surat tersebut, telah tercantum mengenai metode pembayaran yang akan dilakukan pembeli berdasarkan kesepakatan agar menghindari aksi penipuan.

2.    Manfaat Bagi Pembeli

Anda bisa tenang sebab surat tersebut jadi pegangan agar memastikan bahwa tidak adanya penipuan jual beli. Selain itu surat tersebut menjadi jaminan jika mobil yang Anda beli sudah sesuai dengan yang dijelaskan. Tapi jika kondisinya tidak sesuai maka Anda berhak komplain.

Lewat surat perjanjian jual beli mobil ini Anda bisa yakin bahwa mobil tersebut merupakan mobil asli milik penjual dan bukan mobil hasil curian.

Fungsi Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Surat perjanjian jual beli mobil dalam transaksi mempunyai sederet fungsi, antara lain:

1.    Menjamin Keamanan Transaksi

Fungsi dari surat perjanjian yaitu menjamin keamanan transaksinya secara hukum. Dengan adanya sebuah kesepakatan tertulis bisa melindungi pihak penjual dan pembeli terhadap risiko-risiko yang harus dihindarkan di masa akan datang. Apalagi transaksi tersebut dilindungi dengan hukum yang berlaku, tentu akan membuat antara dua pihak terikat oleh hukum.

2.    Membuat Kesepakatan Menjadi Lebih Profesional

Fungsi surat perjanjian berikutnya yaitu membuat kesepakatan menjadi lebih profesional. Apabila kesepakatan cuma dilakukan lewat lisan. Tentu akan banyak sekali potensi risiko yang bisa terjadi. Bila ada surat perjanjian, masing-masing pihak bisa dengan mudah untuk sadar dan menjalankan kewajibannya sendiri.

3.    Menjaga Kepercayaan Kedua belah Pihak

Jika sebuah kesepakatan tidak disusun dengan tertulis, besar kemungkinan salah satu dari pihak akan lupa dan melanggar perjanjian. Maka dari itu, adanya surat perjanjian ini berfungsi untuk menjaga kepercayan masing-masing pihak Dengan begitu semua pihak bisa merasa aman serta percaya bahwa antara keduanya akan sama-sama melaksanakan kewajiban yang berlaku.

4.    Menjaga Integritas Bisnis

Fungsi berikutnya yaitu menjaga integritas bisnis dari sudut pandang eksternal. Dimana ketika melakukan transaksi, apalagi berskala besar, maka dengan memiliki surat perjanji tersebut bisa menjaga nama baik perusahaan.