Perkiraan Biaya Bangun Rumah Per Meter dengan Sistem Borongan

biaya bangun rumah per meter

Membangun rumah sekarang ini mungkin menjadi pilihan masyarakat. Walaupun membeli rumah jadi adalah hal yang paling mudah, tapi dengan membangun rumah Anda dapat membuat desain sesuai dengan keinginan. Dalam membangun rumah, ada dua sistem yang dapat Anda pilih yaitu sistem borongan dan sistem harian. Lalu, berapa kira-kira biaya bangun rumah per meter dengan sistem borongan? Berikut ini adalah penjelasannya. 

Apa itu Sistem Bangun Rumah Borongan 

Sebelum mengetahui berapa besaran biaya yang diperlukan untuk membangun rumah dengan sistem ini, maka Anda perlu mengetahui apa itu sebenarnya sistem bangun rumah borongan?

Sistem borongan untuk membangun rumah adalah perhitungan jasa beradasarkan luas proyek yang dikerjakan dalam meter persegi. Semisalnya luas rumah yang akan dibangun adalah 60 meter persegi, maka nanti jasa akan mendapatkan upah per meter yang sudah ditotal. Sistem yang satu ini sendiri juga akan menyediakan material yang dibutuhkan untuk keperluan dari fondasi hingga finishing. 

biaya bangun rumah

Sehingga nantinya ada jalinan kerja sama antara owner dengan penyedia jasa borongan, di mana akan dilakukan pendatanganan kontrak sesuai dengan harga yang sudah disepakati. Tapi sebelum kontrak dibuat, penyedia jasa harus memberikan sample bahan material yang digunakan. Karena ini adalah hal yang sangat penting agar pihak pengguna jasa borongan akan mengetahui jenis bahan apa saja yang digunakan. 

Kelebihan Sistem Borongan 

Setelah melihat apa itu sistem borongan dalam pembangunan rumah, maka selanjutnya Anda harus mengetahui apa saja kelebihan dari sistem ini. Berikut ini adalah kelebihan dari sistem borongan: 

  • Pengawasan tidak perlu dilakukan 

Kelebihan dari sistem borongan ini sendiri adalah Anda tidak perlu melakukan pengawasan di lapangan. Karena sudah ada kontrak yang mengikat serta desain yang sudah ada, maka Anda tidak perlu mengawasi kinerja lapangan setiap hari. Cukup dengan mengawasi setiap beberapa hari dalam seminggu. 

  • Pembangunan biasanya lebih cepat 

Kelebihan lainnya adalah dari pembangunannya lebih cepat. Pihak penyedia jasa borongan sendiri tidak ingin membuang-buang waktu dalam pekerjaan, karena adanya kontrak tadi serta jadwal yang sudah disepakati oleh pihak pengguna dan penyedia jasa. Biasanya pihak jasa borongan akan membuat jadwal terperinci dalam hal pembangunan sehingga owner tinggal menunggu bangunan selesai. 

  • Tidak perlu mencari bahan material 

Kelebihan lainnya adalah sebagai owner, Anda tidak perlu lagi pusing mencari bahan material. Hal ini karena pada jasa borongan, seluruh kebutuhan material akan disediakan oleh pihak kontraktor borongan ini. Sehingga Anda hanya perlu menyiapkan dana saja dan mengetahui bahan apa yang digunakan. 

Dari penjelasan kelebihannya di atas, maka tidak heran jika banyak sekali masyarakat yang memilih menggunakan jasa borongan. 

Kekurangan Sistem Borongan 

Namun, setiap kelebihan sudah pasti aka nada kekurangan yang Anda perlu ketahui. Di mana berikut ini adalah kekurangan dari jasa borongan: 

  • Biaya lebih mahal 

Kekurangan dari sistem borongan sendiri adalah dari biaya yang perlu dikeluarkan biasanya lebih mahal. Mengapa demikian? Karena kontraktor akan membeli bahan material dengan harga yang sudah dinaikian beberapa persen. Hal ini memang terbilang wajar, karena mau bagaimana juga kontraktor harus mencari keuntungan. 

  • Pengerjaan terkadang tidak teliti 

Kekurangan lainnya dari sistem borongan adalah dari pengerjaan yang tidak terlalu teliti. Karena kontraktor menetapkan jadwal seluruh pembangunan, maka agar tidak rugi mereka harus bekerja dengan cepat. Karena itulah mengapa sering terjadi kekurangan dalam pembangunan. Jadi, Anda benar-benar harus berhati-hati dalam memilih kontraktor. 

Kedua kekurangan tersebut adalah yang paling umum, namun tetap bisa diatasi ketika Anda bisa memilih jasa borongan yang sudah sangat terpercaya dan juga tidak pernah ada complain berat. 

Perkiraan Biaya Bangun Rumah Per Meter 

Untuk Anda yang ingin membangun rumah dengan sistem borongan ini, maka harus tahu berapa besaran biaya yang perlu dikeluarkan. Harga pasaran untuk sistem borongan sendiri biasanya antara Rp. 3.000.000,- hingga Rp. 5.000.000,-. Di mana harga tersebut harus Anda konsultasikan terlebih dahulu apakah sudah dengan biaya material atau belum. 

Tapi kisaran harga tersebut biasanya sudah dengan biaya materialnya. Perbedaan biaya yang dikenakan tersebut karena adanya pemilihan bahan material yang Anda gunakan. Biasanya kontraktor akan memberikan sample untuk bahan material yang akan digunakan. Di mana untuk grade paling tinggi sudah pasti biayanya akan lebih mahal. 

Tapi, bukan berarti harga murah menggunakan bahan material yang tidak bagus. Namun, biasanya yang digunakan adalah bahan material yang sudah berstandar SNI. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan masalah kualitas bahan, di mana yang penting adalah mendapatan kontraktor yang sudah terpercaya. 

Jadi, apabila Anda membangun rumah dengan luas 60 meter persegi maka perkiraan biaya yang perlu Anda keluarkan adalah Rp. 3.000.000 x 60 meter persegi = Rp. 180.000.000,-. Perkiraan biaya bangun rumah per meter tersebut adalah perhitungan kasar, di mana untuk mendapatkan biaya yang lebih akurat dapat membuat rancangan anggaran terlebih dahulu.