Perkiraan Biaya Membangun Rumah yang Sederhana

Setiap orang pasti menginginkan untuk bisa memiliki rumah sendiri apalagi rumah dengan bangunan yang luas dan desain nan mewah. Tapi banyak orang yang mengurungkan niatnya untuk membangun rumah impiannya tersebut karena budget yang dimiliki terbatas.

Satu hal yang bisa dilakukan yaitu membuat perencanaan yang efektif serta efisien. Kamu bisa mengoptimalkan dana yang dimiliki dengan membangun rumah yang sederhana. Hunian sederhana sangat mungkin kamu miliki dengan modal yang sangat minim. Ikuti langkah berikut ini untuk bisa membangun rumah yang sederhana.

  • Memilih tanah yang ideal

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan yaitu menyiapkan lahan atau tanah untuk membangun rumah. Luas tanah dan lokasi sangat mempengaruhi mahal atau tidaknya biaya untuk membangun rumah.

Nah, untuk membangun rumah sederhana kamu bisa memilih tipe rumah 21 dengan luas tanah 60m² atau 6 x 10 meter. Pilihlah lokasi tanah di pinggiran kota untuk mendapatkan harga yang lebih miring daripada memilih lokasi di perkotaan.

  • Bangun rumah dengan desain minimalis

Budget minim untuk membangun rumah dibawah 100 juta bukan hal yang mustahil. Kamu bisa menggunakan desain minimalis jadi meskipun sederhana tapi rumah yang kamu bangun tetap akan terlihat estetik dan menarik dengan desain ini. 

Saat ini rumah dengan desain minimalis pun kian populer di tengah-tengah masyarakat. Dikarenakan biyang diperlukan untuk membangun rumah menggunakan desain ini sangat minim karena konsepnya memang tidak memiliki banyak sekat ruangan. Kesan yang ingin ditampilkan desain minimalis yaitu agar rumah terlihat lebih longgar. 

  • Pilihlah desain Interior & eksterior yang sederhana

Rumah sederhana dengan dana terbatas bisa kamu dapatkan dengan desain interior dan eksterior yang sederhana. Tidak perlu memaksakan untuk menampilkan rumah dengan desain yang sangat mewah. Dan jangan mudah tergiur untuk membeli perabotan secara berlebihan agar terhindar dari biaya yang membengkak.

  • Membuat perencanaan anggaran dengan rinci

Hal terakhir namun paling penting dilakukan untuk menekan biaya membangun rumah yaitu membuat anggaran dengan detail. Buatlah anggaran yang bisa seefektif dan seefisien mungkin. Nah, salah satu cara yang paling tepat untuk dilakukan yaitu dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaraan secara rinci. 

Perkiraan Biaya Bangun Rumah Sederhana

Selanjutnya kamu bisa memperkirakan biaya untuk membangun rumah sederhana tipe 21 dengan perhitungan seperti di bawah ini :

 

Biaya jasa tukang bangunan

Biaya jasa tukang itu tergantung dengan sistem pembayarannya yang terbagi menjadi 3 jenis yaitu sistem harian, borongan jasa dan borongan penuh.

Sistem harian yaitu pembayaran jasa tukang akan dengan hitungan setiap satu hari kerja berkisar 100 ribu sampai 200 ribu rupiah per hari. Durasi waktu pembangunan biasanya sekitar 1-2 bulan.

Sistem borongan jasa yaitu pembayaran jasa tukang yang dihitung berdasarkan luas bangunan per meter persegi. Harga yang dikenakan berkisar 600 ribu sampai 800 ribu rupiah per meter persegi.

Lain halnya dengan sistem borongan penuh. Perhitungan biaya jasa sudah termasuk tenaga, pengadaan material dan kontraktor. Harga untuk tiap satu meter persegi jauh lebih tinggi yaitu kisaran 3 hingga 5 juta rupiah. Namun kamu tidak perlu menghitung biaya material lagi. 

 Ketiga sistem tersebut bisa kamu sesuaikan dengan budget yang dimiliki tapi untuk membangun rumah sederhana lebih baik menggunakan sistem harian.

Jika diasumsikan kamu akan membuat tipe rumah 21 dengan sistem harian (25 haru kerja) dan jumlah tukang ada 5 orang, maka perhitungannya: 5 orang x 100 ribu x 25 hari = 12,5 juta rupiah

Biaya pembelian material

Material yang dibutuhkan seperti pasir, semen, batu bata, tanah, dan bahan bangunan lainnya asumsikan saja kamu membeli dengan harga termurah.

Saat ini biaya material untuk membangun rumah dengan tipe 21 sekitar 15 juta rupiah.

Biaya instalasi dan perabotan rumah

Biaya instalasi yang dimaksud adalah instalasi listrik, air dan sanitasi atau pembuangan yang normalnya menghabiskan biaya sekitar 5 juta rupiah. Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk membeli perabotan seperti lemari, kursi, meja dan lain-lain yaitu sekitar 10 juta rupiah dengan catatan perabotan yang dibeli benar-benar dibutuhkan. 

Biaya lain-lain atau cadangan

Kamu juga tidak boleh melupakan untuk menyiapkan biaya cadangan untuk mengatasi hal-hal yang diluar dugaan. Kamu bisa menanggarkan biaya sekitar 5 juta rupiah saja untuk cadangan. Jadi misalkan di tengah proses pembangunan, kamu tiba-tiba ingin mengeluarkan biaya untuk penambahan taman atau kolam ikan, dananya sudah disiapkan.

Dari perhitungan di atas didapatkan perkiraan budget yang dibutuhkan untuk membangun rumah sederhana yaitu 50 juta rupiah diluar biaya untuk membeli tanah. Biaya tersebut bisa lebih besar maupun lebih kecil lagi, semua itu tergantung dari banyak hal.