Perkiraan Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 8×15

Membangun rumah adalah impian dari banyak orang. Tidak heran jika banyak yang bekerja keras dan menabung sebanyak mungkin untuk mewujudkannya. Tapi, sebelum membangun rumah, hal pertama yang harus dipikirkan tentu saja soal biayanya. Walaupun sudah punya lahan, tapi kalau tidak tahu berapa rincian biaya juga sudah jelas akan kewalahan. 

Bagi Anda yang ingin membangun rumah dengan ukuran 8X15 juga pasti akan membutuhkan perkiraan biayanya. Dalam artikel ini sendiri akan dijelaskan kira-kira berapa besaran biaya yang akan dibutuhkan untuk membangu rumah dengan luas tersebut. Ikuti terus, ya. 

Poin Penting Dalam Menentukan Biaya Bangun Rumah 

Sebelum Anda tahu berapa perkiraan biaya untuk membangun rumah, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan untuk menentukan dana yang dibutuhkan. Karena sudah pasti semua poin ini akan masuk dalam perhitungan biaya. Berikut ini adalah poinnya: 

Dana tenaga kerja 

Poin pertama adalah dengan menyiapkan dana untuk tenaga kerja. Tentu saja hal ini sangatlah penting, karena tanpa adanya tenaga kerja tidak akan ada yang membangun. Untuk biaya atau upah tenaga kerja ini sendiri harus diperhitungkan dengan matang agar tidak terjadi kekurangan dana. 

Ada dua tipe tenaga kerja bangunan ini, pertama adalah tukang bangunan harian dan yang kedua adalah borongan. Untuk tenaga harian, Anda akan membayar upah dengan hitungan per hari. Jika rumah dibangun selama kurun waktu 6 bulan dan dalam perbulan tukang bekerja selama 6 hari, maka tinggal dikalikan saja. 

Sedangkan untuk tenaga borongan sendiri akan dihitung dari luas rumah yang akan dibangun. Nanti upah yang dibayarkan adalah permeter persegi. Jadi, kalau luas bangunan yang dibangun adalah 8×15 meter, maka Anda harus menghitung total luas dan kemudian bisa menemukan berapa besaran biaya yang diperlukan.

Tidak hanya dari upahnya, tapi Anda juga harus memperhatikan berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Bahkan tenaga kerja ini tidak hanya untuk tukang saja, jika Anda menggunakan jasa arsitek dan desain interior, maka jelas Anda juga harus memasukan ke dalam dana yang dibutuhkan. 

Dana bahan material 

Poin yang juga sangat penting tentu saja adalah dengan menyediakan dana untuk bahan material yang dibutuhkan. Tentu saja, bahan material ini tidak hanya seputar batu bata, semen dan pasir. Anda juga harus menghitung seperti genteng, lantai, kayu usuk, kusen jendela, pintu dan lain sebagainya. 

Termasuk untuk urusan cat dinding juga harus masuk dalam perhitungan. Tapi, untuk bahan material juga harus memperhatikan konsep dari rumah yang akan dibangun. Karena setiap konsep sendiri biasanya akan membutuhkan bahan material yang berbeda. Contoh paling gampang adalah rumah minimalis natural, dimana jelas akan membutuhkan material kayu dan bahan berbau alam lainnya. 

Jadi, pada poin ini sendiri Anda tidak hanya menghitung biaya material pokok, tapi juga harus disesuaikan dengan konsep yang akan dipakai. Untuk memudahkan Anda memang menyewa jasa kontraktor adalah hal yang tepat. Dimana biasanya mereka akan membantu pembangunan dari awal hingga akhir dengan harga yang lebih terjangkau. 

Dana IMB dan Instalasi 

Selanjutnya Anda juga perlu menyiapkan dana untuk mengurus IMB dan instalasi listrik serta air. Ketiganya sangatlah penting sekali jika Anda ingin membangun rumah. Apalagi untuk IMB juga harus diurus karena ini sesuai dengan peraturan pemerintah. Selain itu IMB juga dibutuhkan agar tidak terjadi sengketa di masa depan. Untuk listrik dan air sudah pasti berhubungan dengan kebutuhan pokok Anda sehari-hari. 

Dana lain-lain 

Tidak hanya dua dana itu saja yang masuk menjadi poin, ada juga dana lain-lain yang harus Anda siapkan. Contoh dari dana ini adalah biaya darurat. Dimana ini sangat diperlukan jika ternyata ada perhitungan yang meleset dalam harga material atau lainnya. 

Karena terkadang harga material bisa berubah sewaktu-waktu. Sehingga bisa menyebabkan selisih biaya yang mungkin terjadi. Untuk biaya lain-lain ini sendiri juga setidaknya Anda menyiapkan 10% hingga 15% dari total dana yang pokok yang diperlukan. 

Perkiraan Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 8×15 

Untuk rumah 8×15, maka Anda sekiranya membutuhkan tanah dengan luas 150 meter persegi. Jadi, pastikan Anda memiliki tanah dengan luas tersebut. Jika tidak, maka Anda harus menyediakan dana untuk membeli tanah. 

Kita asumsikan bahwa harga tanah per meternya adalah Rp. 2,5 juta x 150 meter persegi = Rp. 375 juta. Kemudian untuk biaya jasa bangun, akan diambil jasa borongan. Dimana biasanya akan termasuk dengan biaya material. Untuk per meternya jasa borongan beserta dengan material adalah sekitar Rp. 3 juta x 120 meter persegi = Rp. 260 juta rupiah. 

Sehingga total biaya bangun beserta tanahnya adalah Rp. 635 juta rupiah. Ini sendiri belum dengan biaya instalasi dan IMB. Demikianlah perkiraan biaya pembangunan untuk rumah ukuran 8×15 untuk Anda.