Program BPJS Ketenagakerjaan Ada 4, Simak Ulasannya Di Sini

BPJS Ketenagakerjaan

Pemerintah Indonesia terus memperhatikan ketenagakerjaan di Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk mensejahterakan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia, terutama pekerja. Pada dasarnya, program BPJS ketenagakerjaan ini bertujuan untuk melindungi jaminan sosial tenaga kerja baik formal maupun informal.

Ada beberapa program BPJS Ketenagakerjaan yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia. Apa saja program tersebut? Ikuti penjelasan berikut ini supaya Anda memahami betapa pentingnya mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

Mengenal Program BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia

Perlu diketahui, terbentuknya program BPJS Ketenagakerjaan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992. Dalam undang-undang tersebut menjelaskan bahwa Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) harus disosialisasikan demi kesejahteraan pekerja.

Selain itu, undang-undang tersebut juga didukung dengan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 1995 yang ditetapkan oleh PT Jamsostek yang merupakan badan resmi penyelenggaraan jaminan sosial tenaga kerja. Adapun manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ini adalah sebagai berikut.

  1. Sebagai perlindungan dasar kepada tenaga kerja Indonesia dalam usaha memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga.
  2. Memberikan kepastian jalannya arus penghasilan keluarga. Artinya, penghasilan tenaga kerja dapat berhasil guna di masa depan.
  3. Mengurangi resiko hilangnya penghasilan. Jadi, dengan adanya program BPJS Ketenagakerjaan, tenaga kerja memiliki uang pensiun.

4 Program BPJS Ketenagakerjaan yang Ada

Tentunya, layanan program BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada tenaga kerja diperuntukkan sesuai dengan nama jaminannya masing-masing. Adapun 4 program tersebut adalah sebagai berikut.

1. Program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja)

Program BPJS Ketenagakerjaan JKK atau jaminan kecelakaan kerja ini merupakan program BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan saat bekerja atau menjalankan tugasnya. Adapun manfaat JKK adalah sebagai berikut.

  • Memberikan pelayanan kesehatan.
  • Memberikan santunan dalam bentuk uang.
  • Program JKK juga memberikan pendampingan kepada peserta program dari masuk rumah sakit sampai dengan bekerja kembali.

2. Program JKm (Jaminan Kematian)

Program BPJS Ketenagakerjaan JKm ini merupakan jaminan kematian yang diberikan kepada ahli waris pekerja. Adapun manfaat JKM adalah memberikan santunan kepada ahli walis jika peserta program BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia.

3. Program JHT (Jaminan Hari Tua)

Sesuai dengan namanya, yaitu program JHT atau jaminan hari tua merupakan program BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada peserta BPJS sebagai jaminan di hari tua. Salah satu manfaat program BPJS Ketenagakerjaan akan menerima uang tunai sebesar uang akumulasi dari iuran per bulan. 

Uang tersebut sudah ditambah dengan uang pengembangan program. Uang tunai ini akan diberikan kepada peserta ketika peserta berusia 56 tahun. Selain itu, peserta program BPJS Ketenagakerjaan juga bisa menerima fasilitas pembiayaan perumahan bersubsidi. 

4. Program JP (Jaminan Pensiun)

Berbeda dengan program BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Hari Tua, program jaminan pensiun ini diberikan kepada peserta BPJS Tenaga Kerja ketika peserta memasuki usia pensiun. Adapun usia pensiun yang dimaksud adalah berumur 56 tahun.

Keuntungan program BPJS Ketenagakerjaan yang satu ini adalah mempersiapkan peserta BPJS untuk mendapatkan penghasilan bulanan meskipun sudah pensiun. Artinya, Anda bisa mendapatkan penghasilan bulanan dari program ini. 

4 Jenis Kepersetaan Program BPJS Ketenagakerjaan yang Tersedia di Indonesia

Perlu diketahui, peserta program BPJS Ketenagakerjaan dapat secara langsung menikmati hasilnya. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pemerintah, yaitu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Adapun 4 jenis kepersetaan program BPJS Ketenagakerjaan adalah sebagai berikut.

1. Program untuk Pekerja Penerima Upah (PU)

Sesuai dengan namanya, pekerja penerima upah (PU) merupakan orang yang bekerja untuk mendapatkan imbalan berupa gaji atau upah dari pemberi kerja. Program BPJS Ketenagakerjaan untuk PU menerima 4 fasilitas program, antara lain:

  • Program JKK, yaitu jaminan kecelakaan kerja.
  • Program JKm, yaitu jaminan kematian.
  • Program JHT merupakan jaminan hari tua.
  • Program JP, yaitu program jaminan yang diberikan saat usia pekerja memasuki masa pensiun.

2. Program untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU)

Bagi pekerja bukan penerima upah atau BPU, fasilitas program BPJS Ketenagakerjaan berbeda dengan PU. Perlu diketahui, BPU yang dimaksud adalah pekerja yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonominya di mana pekerjaan tersebut dilakukan secara mandiri. 

Artinya, BPU ini mendapatkan upah atau gaji tidak pada institusi lembaga atau perusahaan, melainkan bekerja mandiri. Adapun fasilitas program BPJS Ketenagakerjaan yang diterima BPU, antara lain: JKK, JKm dan JHT.

3. Program untuk Pekerja Jasa di Bidang Konstruksi

Ternyata pekerja yang bekerja di bidang konstruksi juga bisa mendaftarkan diri di program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk pekerja jasa di bidang konstruksi ini, fasilitas program BPJS Ketenagakerjaan yang diterima adalah JKK dan JKm.

Perlu diketahui, pekerja jasa di bidang konstruksi yang dinaksud adalah pekerja yang bekerja di bidang layanan jasa konstrukti. Contohnya: pekerja di jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan konsultan pengawas konstruksi sampai dengan pekerja pelaksana konstruksi.

4. Program untuk Pekerja Migran

Selain program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja jasa di bidang konstruksi, pemerintah juga mengembangkan program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja migran. 

Adapun pekerja migran yang dimaksud adalah setiap pekerja dari Indonesia dan berwarganegaraan Indonesia yang sedang atau melakukan pekerjaan dan menerima upah di luar negeri. Umumnya, fasilitas program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa diterima oleh pekerja migran adalah JKK, JKm dan JHT. 

Itulah program BPJS Ketenagakerjaan yang perlu Anda ketahui. Pastinya, untuk mengikuti program ini, Anda harus mendaftar sebagai peserta dan membayar iuran bulanan. Untuk informasi lebih jelas tentang program BPJS Ketenagakerjaan, Anda dapat mengunjungi website BPJS Tenaga Kerja. Semoga informasi ini bermanfaat.