Sesuai Prinsip Syariah, Berapa Nisbah Deposito Muamalat?

deposito Muamalat

Selain investasi sukuk ritel, masyarakat Indonesia juga mulai melirik prinsip keuangan syariah. Tentu saja, masyarakat yang awalnya menabung dengan menggunakan bank konvensional, kini akan beralih ke prinsip syariah. 

Salah satu produk syariah yang menarik perhatian adalah deposito syariah. Perlu diketahui, muamalat deposito mudharabah ini merupakan simpanan berjangka yang menggunakan prinsip syariah dan diterbitkan oleh Bank Muamalat. Nah, bagaimana perhitungan nisbah deposito muamalat ini? Simak penjelasan berikut ini.

Mengenal Deposito Syariah

Perlu Anda tahu, deposito syariah merupakan salah satu produk simpanan dalam bentuk investasi. Salah satu produk deposito ini adalah Deposito Muamalat yang dikeluarkan oleh Bank Muamalat.

Pada deposito muamalat ini, terdapat perjanjian antara pihak bank dan pemilik deposito atau nasabah. Perjanjian tersebut menyatakan bahwa simpanan tersebut tidak dapat ditarik sewaktu-waktu. Selain itu, dalam perjanjian tersebut juga dicantumkan sistem bagi hasil (nisbah) yang akan disepakati kedua belah pihak.

Syarat Membuka Deposito Muamalat

Bagi Anda yang ingin membuka deposito muamalat, tentunya Anda harus mengetahui terlebih dahulu syarat membuka deposito muamalat. Adapun syarat membuka deposito muamalat adalah sebagai berikut.

  1. Harus memiliki rekening utama, yaitu tabungan dari Bank Muamalat.
  2. Mengisi formulir registrasi untuk pembukaan deposito muamalat.
  3. Melakukan setoran awal. Adapun jumlah setoran awal minimum yang wajib disetor oleh nasabah adalah Rp5.000.000,00.
  4. Melengkapi dokumen yang diminta oleh pihak bank. Umumnya, dokumen yang diminta, berupa: fotokopi eKTP bagi nasabah perorangan. Sementara, nasabah badan usaha atau lembaga, harus melengkapi dokumen, seperti: surat izin usaha, tanda pendirian perusahaan dan legalitas perusahaan atau badan usaha lainnya.

 Daftar Nisbah Deposito Bank Muamalat yang Perlu Anda Ketahui

Tentunya, bagi Anda yang berniat membuka deposito muamalat, Anda ingin mengetahui berapa besar nisbah atau bagi hasil yang akan Anda dapatkan? Berikut akan disajikan rumus dan daftar nisbah deposito Bank Muamalat. 

1. Rumus Perhitungan Nisbah Deposito Muamalat

Seperti yang kita ketahui, prinsip bank syariah adalah tidak memberikan bunga. Tetapi prinsip yang digunakan adalah bagi hasil atau nisbah. Adapun faktor penentu besaran nilai nisbah adalah jenis produk atau jenis simpanan. Selain itu, biaya operasional bank dan perkiraan penghasilan dari investasi dana juga berpangaru terhadap besaran nisbah.

Adapun rumus perhitungan nisbah deposito muamalat adalah sebagai berikut.

 Rumus Nisbah = (rata-rata setoran nasabah per 1000 ) x H1 – 1000 x (nisbah nasabah per 100).

Adapun H1 – 1000 pada rumus tersebut merupakan angka dari hasil investasi yang didapatkan dari penyaluran setiap 1000 rupiah dana nasabah yang diinvestasikan oleh pihak Bank Muamalat. Jadi, setiap harinya nilai nisbah akan mengalami penyesuaian.

2. Daftar Nisbah Deposito Muamalat

Setelah mengetahui rumus perhitungan nisbah deposito muamalat, tentanya Anda ingin mengetahui daftar nisbah deposito muamalat. Berikut akan disajikan daftar nisbah deposito muamalat dari Bank Muamalat dan Bank Syariah lainnya.

  • Bank Muamalat menetapkan nilai nisbah deposito sesuai kesepakatan awal dengan nasabah. Artinya, nilai nisbah disesuaikan dengan surat perjanjian dengan nasabah. Jadi, skema nilai nisbah berdasarkan tenor 1, 3, 6 dan 12 bulan disesuaikan dengan kesepakatan awal antara nasabah sebagai pemilik dana dengan pihak bank.
  • Bank BNI Syariah menetapkan nilai nisbah sebagai berikut.
  1. Untuk deposito tenor 1 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 43 : 57.
  2. Untuk deposito tenor 3 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 44 : 56
  3. Untuk deposito tenor 6 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 45 : 55.
  4. Untuk deposito tenor 12 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 46 : 54.
  • Bank BRI syariah perhitungan nisbah deposito dihitung berdasarkan kesepakatan di awal.
  • Bank Mandiri Syariah perhitungan nisbah deposito dihitung berdasarkan kesepakatan di awal. Sesuai surat perjanjian yang berlaku antara pemilik dana dengan pihak bank.
  • Bank Mega Syariah menerapkan perhitungan nisbah sebagai berikut.
  1. Untuk deposito tenor 1 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 40,12 : 59, 88.
  2. Untuk deposito tenor 3 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 38,41 : 61,59.
  3. Untuk deposito tenor 6 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 36,84 : 63,16.
  4. Untuk deposito tenor 12 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah36,84 : 63,16.
  • Bank BTN Syariah menetapkan perhitungan nilai nisbah sebagai berikut.
  1. Untuk deposito tenor 1 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 40 : 60.
  2. Untuk deposito tenor 3 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 43 : 57.
  3. Untuk deposito tenor 6 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 44 : 56.
  4. Untuk deposito tenor 12 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 44 : 56.
  • Bank Bukopin Syariah menetapkan perhitungan nilai nisbah sebagai berikut.
  1. Untuk deposito tenor 1 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 47 : 53.
  2. Untuk deposito tenor 3 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 46: 54.
  3. Untuk deposito tenor 6 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 45 : 55.
  4. Untuk deposito tenor 12 bulan nilai nisbahnya antara nasabah dan bank adalah 44 : 56.
  • Bank Danamon Syariah menetapkan nilai nisbah deposito muamalat berdasarkan kesepakan di awal antara nasabah dengan pihak bank.
  • Bank CIMB Niaga Syariah menetapkan nilai nisbah deposito berdasarkan surat perjanjian yang telah disepakati antara pihak bank dengan nasabah.

Tersebut adalah daftar nilai nisbah deposito muamalat yang berlaku di Indonesia. Bagi Anda yang ingin beralih menggunakan prinsip syariah, skema dan rumus perhitungan nilai nisbah atau bagi hasil berdasarkan prinsip syariah tersebut patut dipelajari dengan saksama. Semoga informasi ini bermanfaat.