Siapkan Dana Pendidikan Anak hingga Sarjana dengan Strategi Ini

Biaya pendidikan di Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan, terlebih untuk perguruan tinggi. Kalau mau kuliah di kampus terkenal yang cukup elit, mau tidak mau para orang tua perlu menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini. Bukan karena tidak ada sekolah lain yang kualitasnya sama namun dengan biaya lebih terjangkau, tapi kondisi ini telah menyadarkan kita bahwa dana pendidikan anak tidak bisa lagi ditunda.

Setiap orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal pendidikan yang menjadi gerbang awal kesuksesan. Lalu apa yang harus dilakukan? Sebenarnya, ada beberapa pilihan simpanan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, seperti tabungan bank pada umumnya, tabungan khusus untuk pendidikan anak, hingga produk asuransi pendidikan.

Agar tidak stres di awal, Anda dapat menggunakan strategi berikut untuk membantu mempersiapkan biaya.

Melakukan Survei Terhadap Institusi Pendidikan

Sekolah mana yang Anda inginkan untuk sang anak?  Saat ini pilihan institusi pendidikan di Indonesia sangat banyak, baik swasta maupun negeri memiliki kualitas bersaing. Apabila berencana menyekolahkan anak di sekolah non negeri, tentu Anda harus menyiapkan dana pendidikan yang lebih besar dari sekolah negeri. Biaya sekolah swasta memang lebih mahal karena tenaga pendidik yang dipekerjakan berkualitas dan fasilitas yang disediakan pun lengkap.

Para orang tua juga perlu membuat pilihan pendidikan anak sejak awal. Mulailah dari menentukan spesifikasi sekolah impian, kurikulum dan metode pembelajaran, kegiatan yang diadakan, jarak sekolah dari rumah, fasilitas, serta biaya pendidikan. Survei ini dapat dilakukan secara offline datang langsung ke tempat atau melalui online. Temukan sekolah terbaik untuk anak tercinta, kalau perlu sesuaikan kebutuhan dan prestasi mereka. Hal ini krusial agar para orang tua memiliki gambaran sekolah yang akan dituju nantinya.

Membuat List Estimasi Biaya Kebutuhan Lainnya

Saat menyekolahkan anak, orang tua bukan hanya membayar biaya masuk dan urunan setiap bulan saja. Anda masih perlu membayar tarif tambahan di luar aktivitas sekolah, seperti biaya buku, les, hingga beberapa fasilitas pendidikan yang memang perlu dibeli sendiri. Anggaran perlu dipersiapkan di awal meskipun belum dapat menetapkannya secara detail. Lakukan ini setelah mengetahui sekolah tujuan, lalu masukan dalam biaya pendidikan anak.

Membuka Tabungan Pendidikan atau Memilih Asuransi Pendidikan

Pahami bahwa jenis tabungan pendidikan berbeda dengan produk tabungan konvensional. Umumnya, produk ini memiliki sistem berjangka yang tidak dapat digunakan sampai batas waktu tertentu. Beberapa penyedia produk menawarkan keuntungan berupa bunga yang lebih tinggi, berikut dengan fasilitas tambahan seperti asuransi jiwa atau kesehatan, sampai dengan biaya administrasi yang lebih kecil dari tabungan bank biasa.

Supaya tidak merasa diberatkan, maka anggaplah tabungan tersebut sebagai tempat untuk mengamankan uang. Setiap bulan Anda dapat mendebet dari rekening utama ke rekening tabungan tersebut selama jangka waktu tertentu.  Hasil menabung akan lebih banyak terkumpul jika dimulai sejak dini. Selain tabungan pendidikan, ada produk simpanan lain dalam bentuk asuransi pendidikan. Apa bedanya?

Untuk asuransi pendidikan bisa dibilang instrumen investasi yang nilainya fluktuatif, sewaktu-waktu bisa naik turun. Sehingga lebih bermanfaat sebagai simpanan dana pendidikan jangka panjang. Sementara tabungan pendidikan cocok untuk digunakan dalam jangka waktu pendek. Jadi, silahkan pilih produk simpanan sesuai kebutuhan anak.

Memilih Instrumen Investasi yang Tepat

Harus diakui memang menyiapkan tabungan pendidikan saja tidak cukup menjamin dana tersebut dapat membiayai sekolah anak hingga sarjana. Apalagi setiap tahun terus terjadi inflasi, membuat para orang tua tidak punya pilihan lain selain menginvestasikan uangnya. Investasi dapat menjadi pilihan terbaik karena bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan dan profil risiko masing-masing.

Ada beberapa produk investasi aman dan cocok untuk biaya pendidikan anak. Mulai dari properti, saham, emas, deposito hingga reksadana. Produk paling aman ada emas, properti, dan deposito yang menawarkan bunga kompetitif. Untuk investasi emas memang sudah dilakukan sejak zaman dahulu karena nilainya yang liquid dan harga relatif stabil.

Sementara untuk investasi properti sangat berpotensi menghasilkan keuntungan besar jangka panjang. Silahkan tanam modal pada salah satu produk investasi saja agar Anda tidak mengalami kerugian saat terjadi sesuatu dengan investasi tersebut.

Mengajukan Pinjaman Dana

Jika sudah sampai pada waktu anak sekolah namun dana yang tersedia belum tercukupi juga maka langkah satu-satunya adalah mengajukan pinjaman dana pendidikan. Anda dapat mengajukan pinjaman ke bank konvensional atau lembaga keuangan terpercaya. Cermatlah terhadap iming-iming bunga maupun tawaran lainnya yang belum tentu meringankan. Jangan sampai terjerat hutang dan tidak mampu membayar.

Menabung Sejak Dini adalah Keharusan Bagi Orang Tua

Jika ingin memastikan kebutuhan biaya pendidikan anak terpenuhi hingga sarjana, maka pastikan Anda sudah menyiapkan tabungan atau melakukan investasi sejak dini. Kalau tidak dari sekarang, terus kapan lagi? Segera praktekan strategi dari kami, semoga menjadi solusi pembiayaan ringan untuk pendidikan.