Surat Pinjaman, Pentingnya Surat Perjanjian Utang Piutang

surat pinjaman

Ketika ingin mengajukan utang piutang, maka Anda membutuhkan surat pinjaman. Apalagi dalam utang piutang ini berurusan dengan uang yang sudah pasti sangat sensitive. Maka dari pada itu, adanya surat ini akan memberikan rasa aman bagi kedua belah pihak. Untuk lebih memahami tentang surat perjanjian pinjaman ini, mari simak terus ulasannya dalam artikel ini.

Pengertian Surat Pinjaman Utang Piutang

Dalam aktivitas utang piutang memang sangat riskan sekali akan terjadi penipuan ataupun salah satu pihak bermasalah. Maka itulah, adanya surat utang piutang yang akan meminimalisir hal yang tidak diinginkan. Tapi sebelum membahas lebih jauh tentang surat ini, baiknya Anda mengenal terlebih dahulu pengertian dari surat utang piutang.

Surat utang piutang adalah sebuah surat yang berisikan perjanjian antara penerima dan pemberi utang dengan diberikan keterangan akan jangka waktu yang telah disepakati. Adanya utang piutang ini biasanya karena si penerima membutuhkan sejumlah dana dalam jumlah yang tidak sedikit.

Secara garis besar, surat utang piutang ini sah di mata hukum karena dibuat dengan sadar serta ada tanda tangan di atas materai. Sehingga bila ada hal-hal yang tidak diinginkan bisa dijadikan bukti bahwa memang ada perjanjian yang dibuat atas kesadaran kedua belah pihak. Adanya surat ini pun juga akan menjadi antisipasi jika ada perkara antara dua belah pihak.

Tujuan paling utama dari adanya surat ini adalah memang untuk menghindari adanya perselisihan antara pihak yang meminjamkan dan peminjam. Supaya di masa depan pihak peminjam bisa lebih bertanggung jawab untuk membayarkan kewajiban yang sudah sesuai dengan kesepakatan.

Informasi yang Harus Ada di Surat Perjanjian Utang Piutang

Setelah mengetahui garis besar dari surat utang piutang ini, maka hal selanjutnya yang juga perlu Anda ketahui adalah informasi apa saja yang harus ada pada surat ini. Informasi yang dicantumkan pun sangatlah penting sekali untuk ditulis secara jelas, agar tidak terjadi kesalah pahaman antara kedua belah pihak. Berikut ini adalah informasi yang harus ditulis dalam surat utang piutang:

  • Pasal satu

Pada pasal satu harus berisi tentang perjanjian kerja sama dan kejelasan dari tujuan dari pemberian pinjaman. Tidak hanya itu, dalam pasal satu juga harus tertera tanggal peminjaman uang yang telah disepakati.

  • Pasal dua

Untuk pasal dua harus tercantum informasi kapan waktu pengembalian dari utang yang telah dipinjamkan. Di mana jangka waktu juga tercantum tanggal yang jelas dan sudah disepakati oleh kedua pihak. Tidak hanya itu saja, dalam pasal ini juga harus masuk tenggang waktu keterlambatan yang juga disepakati bersama.

  • Pasal tiga

Memberikan informasi tentang jaminan atau aset apa yang dapat diberikan oleh pihak peminjam. Tidak hanya itu saja, dalam pasal ini juga harus tercantum berapa jumlah kompensasi yang diterima oleh pihak yang meminjamkan. Semisalnya adalah besaran bunga yang ditetapkan per bulan atau per tahun dan sesuai dengan kesepakatan keduanya.

  • Pasal empat

Untuk pasal empat hanya berisi tentang kapan surat utang piutang ini berlaku dan masa kadaluarsanya.

  • Pasal lima

Pada pasal terakhir dalam surat perjanjian ini, harus dijelaskan bagaimana penyelesaian akan masalah yang bisa mungkin terjadi. Di mana pengambilan keputusan  pun harus seadil-adilnya dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Fungsi Utama dari Surat Pinjaman Utang Piutang

syarat pinjaman bri

Dalam pembuatan surat utang piutang ini tentu saja ada fungsinya yang menjadi dasar dibuatnya surat ini. Berikut ini adalah fungsi dari surat perjanjian utang piutang:

  • Bukti adanya utang piutang yang telah terjadi

Sudah jelas fungsi utama dari adanya surat ini adalah untuk menjadi bukti bahwa telah terjadi utang piutang. Sehingga pihak yang memberikan pinjaman pun bisa melakukan penagihan bila sudah melewati waktu pembayaran yang telah disepakati.

  • Sebagai dokumen konfirmasi

Fungsi selanjutnya dari surat ini adalah sebagai dokumen konfirmasi yang sah atau legal dari seluruh pihak yang terkait dalam utang piutang. Data dari kedua belah pihak pun tercantum dengan jelas, sehingga di masa depan tidak mungkin akan kesalahan. Tidak hanya itu saja, dalam surat ini sudah pasti akan tercantum nominal serta waktu pengembalian. Hal tersebut pun akan memperkecil terjadi penipuan di masa depan.

  • Untuk mencegah timbulnya perselisihan

Selanjutnya, adanya surat ini juga akan mencegah timbulnya perselisihan. Karena dalam surat ini akan dicantumkan solusi yang akan diambil salah satu pihak jika terdapat pelanggaran yang dilakukan. Solusi pun akan diputuskan seadil-adilnya.

Itulah penjelasan mengapa surat pinjaman utang piutang sangatlah penting. Hal paling utama adalah agar adanya kejelasan utang piutang dan kedua belah pihak tidak akan merasakan kerugian. Terlebih lagi bagi si pemberi pinjaman yang jumlahnya pun terkadang tidaklah sedikit.